Di Surabaya Ada New Man Lawan COVID-19

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 06 Januari 2021
Di Surabaya Ada New Man Lawan COVID-19

Ikon New Man yang berbentuk mural di salah satu kawasan jalan utama di Surabaya. (Foto: ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NEW Man, ikon yang biasa berbentuk foto atau video, muncul sebagai bentuk kampanye pencegahan penyebaran COVID-19 ini, kini live langsung menemui warga Surabaya. Kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya atau Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya, ikon New Man kini langsung beraksi ke lapangan.

New Man ini diperankan langsung Camat Sawahan M. Yunus yang berkeliling di Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan Mal Tunjungan Plaza (TP) Surabaya, sejak Jumat (01/01/2021) kemarin. Dengan ciri-ciri kepala plontos, perut buncit, dibalut pakaian hijau dan kaos tangan serta sepatu oranye sembari memakai masker. Para warga tampak kaget dan langsung mengabadikan sosok New Man itu.

Baca Juga:

Menutup Tempat Makan Outdoor Bisa Membantu Meredakan COVID-19?

surabaya
New Man yabg diperankan Camat Sawahan M. Yunus. (Foto: Jp)

Di KBS, ia juga memberikan dan memakaikan masker kepada anak-anak yang nampak tidak menggunakan masker. Ia juga selalu mensosialisasikan protokol kesehatan dengan menggunakan pengeras suara.

“Ayo dulur-dulur, tetap dijaga protokol kesehatannya, maskernya jangan diplorot, jaraknya dijaga, cuci tangan dengan sabun, sebab COVID-19 ini belum selesai. Ayo kita lawan COVID-19 ini bersama-sama,” ajaknya.

Usai keliling KBS, New Man pun melanjutkan perjalanannya menuju Mall TP 5 Surabaya. Banyak yang tertuju pandangannya kepada New Man terutama para pengunjung mall. Mereka pun tampak menyimak sosialisasi yang disampaikan New Man.

Lalu menuju area food court TP 5. New Man tak henti-henti menyosialisasikan para pengunjung untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Bahkan, ia meminta pengunjung agar menutup maskernya saat sudah selesai makan.

“Ayo dipakai lagi maskernya kalau sudah selesai makan, jaga jaraknya juga. Mari kita bersama-sama lawan COVID-19 ini,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, New Man juga menyampaikan jika Ikon New Man sebenarnya ide Bu Risma. Pada saat itu dia meminta jajarannya di Pemkot Surabaya untuk membuat ikon agar masyarakat selalu ingat kepada protokol kesehatan. Ide itu kemudian diterjemahkan Wakil Sekretaris IV Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya yang sekaligus Kepala BPB Linmas, Irvan Widyanto, dengan membuat ikon New Man.

“Yah kebetulan saat ini yang dipilih oleh Pak Irvan saya, sebab perut saya buncit dan kepala saya botak. Mungkin ini unik, sehingga saya wakafkan diri saya ini untuk terus mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat, supaya COVID-19 ini cepat selesai di Surabaya. Apalagi, jika hanya penertiban terus saya kira warga bosen ya, makanya beliau bikin ini,” tutur Yunus.

Baca Juga:

Kisah Inspiratif Survivor Kasus 01 COVID-19 Sita Tyasutami Menghadapi Perundungan

surabaya
Ikon New Man yang mensosialisasikan prokes di Kota Surabaya. (Foto: ist)

Ia menambahkan, saat ini sudah ada Perwali 67 yang memberlakukan denda bagi pelanggar protokol kesehatan sebesar Rp 150 ribu.

“Jadi, bagi pengusaha dan masyarakat sebagai individu akan didenda Rp 150 ribu jika melanggar protokol kesehatan, dan itu tidak perlu sidang. Makanya ayo kita sama-sama disiplin,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris IV Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya yang sekaligus Kepala BPB Linmas, Irvan Widyanto mengaku sengaja berkolaborasi dengan New Man ke KBS dan Mal saat ini karena momennya tepat, yakni momen New Year dan ada New Man. Target sasaran saat ini adalah tempat-tempat yang banyak dikunjungi warga pada saat libur tahun baru ini.

“Rencananya nanti kami juga akan sasar pasar-pasar tradisional dan tempat kerumunan lainnya,” ungkap Irvan.

Ia menjamin selain sosialisasi protokol kesehatan, ia juga dengan jajaran Linmas juga membagikan masker kepada para pengunjung KBS dan Mal TP 5 Surabaya.

“Ya kami tadi bagi-bagi sekitar 1000 masker, baik untuk anak-anak maupun dewasa. Semoga warga tidak kendor menjaga protokol kesehatan. Menurut kami, vaksin terbaik merupakan perubahan perilaku dengan biasakan yang tidak biasa, dengan cara itu, insya Allah COVID-19 di Surabaya bakal segera selesai,” jelas Irvan. (Andika Eldon/Surabaya)

Baca Juga:

BioNTech Yakin Vaksinnya dapat Mengatasi Varian Baru COVID-19

#Surabaya #COVID-19 #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Jersey Anniversary Seabad Persebaya: 99 Tahun dalam Satu Cerita
Persebaya Surabaya merayakan 99 tahun dengan meluncurkan anniversary jersey bersama AZA. Simbol ikatan emosional Bonek–Bonita, desain elegan, dan tema “99 Alasan Mencintai Persebaya”.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Jersey Anniversary Seabad Persebaya: 99 Tahun dalam Satu Cerita
Indonesia
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Masalah sosial pendidikan di kalangan masyarakat juga bisa terselesaikan tanpa harus menunggu lama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Tradisi
15 Tahun Batik Wistara Konsisten Berdayakan Disabilitas Lewat Batik Khas Surabaya
Batik Wistara menawarkan enam motif khas Surabaya.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 September 2025
15 Tahun Batik Wistara Konsisten Berdayakan Disabilitas Lewat Batik Khas Surabaya
Indonesia
Situasi Surabaya dan Jawa Timur secara Umum Relatif Kondusif dan Terkendali Pasca-Demonstrasi yang Memanas, Sebut Polda
Sejak Minggu (31/8) malam, Polri dan TNI melakukan patroli skala besar untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Frengky Aruan - Senin, 01 September 2025
Situasi Surabaya dan Jawa Timur secara Umum Relatif Kondusif dan Terkendali Pasca-Demonstrasi yang Memanas, Sebut Polda
Indonesia
Sisi Barat Gedung Grahadi Dibakar Tidak Lama Setelah Khofifah Indar Parawansa Temui Massa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menemui massa demonstran di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, sekitar pukul 21.00 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 30 Agustus 2025
Sisi Barat Gedung Grahadi Dibakar Tidak Lama Setelah Khofifah Indar Parawansa Temui Massa
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Bagikan