Di Kaltim, 508 Anak Yatim Piatu Akibat Pandemi COVID-19
Pemakaman jenazah COVID-19. (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur mencatat 508 anak telah kehilangan orang tuanya baik ayah, ibu maupun keduanya karena COVID-19 hingga Agustus 2021.
Gubernur Kaltim Isran Noor meminta dan mengingatkan para bupati/walikota agar aktif mendata warganya (anak yatim, piatu dan yatim piatu) didaerahnya untuk menyampaikan ke instansi Pemprov Kaltim.
Baca Juga:
Kemensos Usulkan Rp 11 Triliun Dana Untuk Perlindungan Anak Yatim Piatu
Ke-508 anak itu tersebar di Kabupaten Kutai Kartanegara 56 anak, Bontang 88 anak, Kutai Barat 14 anak, Berau 80 anak, Samarinda 46 anak, dan Balikpapan 224 anak.
Dari jumlah itu terdapat empat kabupaten belum memasukan data anak yatim, piatu dan yatim piatu di daerahnya. Yakni, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Paser dan Kabupaten Mahakam Ulu.
"Santunan bagi anak yatim, piatu dan yatim piatu diberikan merata di seluruh wilayah Kaltim, tidak ada bedanya," kata Gubernur Isran Noor di Samarinda, Minggu.
Namun yang diprioritaskan saat ini menurut orang nomor satu di Kaltim ini, anak yang orangtuanya meninggal karena COVID-19.
"Ada juga anak yatim, piatu atau yatim piatu yang orangtuanya meninggal bukan sebab corona, tapi karena dimasa pandemi, maka kita masukkan juga berhak menerima santunan," jelasnya.
Gubernur Isran Noor meminta Dinas Sosial selalu mengupdate data dari kabupaten dan kota, sebab data dinamis dan selalu berubah karena wabah corona masih terjadi.
Mantan Bupati Kutai Timur ini, sebelum wabah corona melanda, bagi anak-anak tidak mampu telah dipelihara Pemprov Kaltim melalui panti-panti asuhan Dinas Sosial khusus anak, hingga pendidikan mereka dijenjang SMA/SMK/MA.
"Kita siapkan rumah-rumah lengkap fasilitas bagi mereka, bukan karena anak telantar, tetapi anak-anak yang dalam kesusahan, seperti pandemi ini," ungkapnya dilansir Antara. (*)
Baca Juga:
Gusdurian Peduli Jadi Jagoan Negri Aing Dalam Misi Menyelamatkan Anak Yatim Piatu Terdampak COVID-19
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Kaltim Raih Penghargaan Penurunan Stunting Terbaik di Rakornas 2025, Gibran: Kuncinya Sinergi Pusat dan Daerah
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
KPK Duga Putri Mendiang Eks Gubernur Kaltim Awang Faroek Kerap Minta Suap
KPK Tahan Putri Eks Gubernur Kaltim Awang Faroek Terkait Suap Tambang Rp 3,5 M
KPK Tetapkan Ketua Kadin Kaltim Donna Faroek sebagai Tersangka
Negara Salurkan Rp 354,09 Buat Kebutuhan Hidup Anak Yatim Piatu, Diberikan ke Anak di Bawah 18 Tahun
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat