Di Hadapan Pendukung, Jokowi: Ma’ruf Amin Profesor yang Paham Ekonomi Keumatan

Thomas KukuhThomas Kukuh - Jumat, 10 Agustus 2018
Di Hadapan Pendukung, Jokowi: Ma’ruf Amin Profesor yang Paham Ekonomi Keumatan

Presiden Jokowi (Foto: JAY/Humas)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pendukung calon presiden Joko Widodo- Ma’ruf Amin memadati gedung Joeang 45 Menteng, Jakarta sejak, Jumat (10/8) pagi. Di tempat, itulah pasangan calon presiden Jokowi-Ma’ruf akan menemui para pendukungnya untuk kemudian mendaftarkan diri ke KPU.

Jokowi tiba di Gedung Joeang 45 menteng sekitar pukul 08.50. Dia turun dari mobil Toyota Innova hitam bersama Ma’ruf. Dengan langkah meyakinkan, Jokowi menggandeng tangan Ma’ruf. Para pendukung pun langsung menyerbu pasangan tersebut untuk bersalaman.

Jokowi yang mengenakan pakaian putih lantas berjalan masuk ke gedung juang. Di sana sejumlah ketua umum partai pendukung telah menunggu kedatangan Jokowi.

Di antaranya adalah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum Nasdem Surya Paloh, Kertum Hanura Oesman Sapta Odang, Ketum PPP Romahurmuziy, Partai Perindo Harry Tanoe.

Tepat pukul 09.05, Jokowi-Ma’ruf berdiri di depan hadapan para pendukungnya didampingi para ketua umum partai.

“Di pagi yang cerah ini, saya beserta bapak Maruf amin dari Gedung Joeang 45 ini akan mendaftarkan diri ke KPU,” kata Jokowi.

Dia lantas menjelaskan apa alasannnya memilih Gedung Joeang 45 ini sebagai titik berkumpulnya. “Di masa lalu gedung juang ini adalah tempat dimana para pejuang politik kita seperti Bung Karno, Hatta, Adam Malik di gembleng dari sisi politiknya. Gedung Joeang 45 ini mewakili perjauangan para pemuda yang menyala untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan,” serunya diiringi tepuk tangan ribuan pendukungnya.

Dalam pidato singkatnya itu, Jokowi menyinggung bahwa dirinya berkeinginan untuk melanjutkan keberhasilan pemerintah yang dipimpinnya selama empat tahun ini. Nah, karenanya itu dia memilih Ma’ruf amin sebagai pendampingnya di Pilpres 2019.

maruf
Rais Aam PBNU KH Ma'ruf Amin. (MP/Rizki Fitrianto)

“Saya yakin kiai Maruf adalah figur yang tepat mendampingi saya untuk melanjutkan pemerintahan,” kata dia.

Kata Jokowi, Ma’ruf adalah sosok yang lengkap. Dia adalah ulama bijaksana, ulama yang dihormati umat Islam dan memiliki pengalaman panjang mulai dari menjadi anggota DPRD, DPR, dan eksekiutif. Apalagi kini Ma’ruf adalah Ketua MUI dan Rais am PBNU. “Artinya beliau memiliki rekam jejak dan pengalaman lengkap,” kata dia.

Selain itu, Jokowi juga menjelaskan soal kepiawaian wakilnya di bidang ekonomi. Kata Jokowi, Ma’ruf mendapatkan gelar profesor dalam bidang Ilmu Ekonomi Muamalat. “Beliau mengerti ekonomi juga,” ujarnya.

Seperti diketahui, Ma’ruf menyandang gelar tersebut dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang berdasarkan Keputusan Menristekdikti No. 69195/A.23/KP/2017. (mas)

#Jokowi #Ma'ruf Amin #Pilpres 2019 #Joko Widodo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Tujuh teman sekolah Jokowi di SMAN 6 Solo akan menjadi saksi sidang kasus ijazah palsu. Mereka tinggal menunggu panggilan.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Indonesia
Ijazah Gibran Digugat ke MK oleh Denny Indrayana, Jokowi: Masak Disuruh Paket C Lagi
Wapres Gibran sudah menempuh pendidikan SD 16 Surakarta, SMPN 1 Surakarta, SMA di Orchid Park Secondary School di Singapura, dan kemudian di O-Level.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ijazah Gibran Digugat ke MK oleh Denny Indrayana, Jokowi: Masak Disuruh Paket C Lagi
Bagikan