Di Hadapan Megawati, Akademisi di Yogyakarta Deklarasi Dukung Ganjar

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 22 Agustus 2023
Di Hadapan Megawati, Akademisi di Yogyakarta Deklarasi Dukung Ganjar

Temu Kebangsaan yang dihadiri Ganjar Pranowo dan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri di Yogyakarta. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah guru besar dan akademisi mendeklarasikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden di Pilpres 2024.

Deklarasi dukungan itu disampaikan dalam sebuah acara bertajuk “Temu Kebangsaan” yang dihadiri Ganjar Pranowo dan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

Tampak juga Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Acara dilaksanakan di Pendopo Agung Ambarrukmo, Yogyakarta, Selasa (22/8).

Baca Juga:

Demokrat Tolak Mentah-Mentah Wacana Pasangkan Ganjar dengan Anies

“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa dengan ini kami, komunitas intelektual DI Yogyakarta dan sekitarnya, alumni perguruan tinggi dan seluruh sekolah di Yogyakarta dan sekitarnya, juga warga masyarakat yang berasal dari berbagai elemen bangsa menyatakan mendukung kepada Saudara H Ganjar Pranowo sebagai calon presiden RI pada pemilu 2024,” ungkap Moch Isnaeni dari Universitas Airlangga, yang mewakili pembacaan deklarasi.

Ia didampingi Heroewati Poesaka dari Universitas Jember saat membacakan deklarasi.

Prof Isnaeni melanjutkan, relawan yang mayoritas adalah guru-guru besar kampus nasional itu akan siap berjuang bersama-sama untuk memenangkannya, dengan tulus dan sukarela.

Baca Juga:

Cak Imin Tak Kunjung Jadi Cawapres Prabowo, PKB Pertimbangkan Gabung Koalisi Ganjar

“Dan dukungan ini kami berikan kepada Saudara Ganjar Pranowo karena Bapak adalah sosok pemimpin yang bernyali tanpa membenci, yang teguh mempertahankan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Serta sosok pemimpin yang tak kenal lelah merawat keberagaman Indonesia.”

“Semoga Saudara Ganjar Pranowo dan kita semua senantiasa dilindungi Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.

Sebelum deklarasi, dilakukan dialog kebangsaan yang diisi oleh orasi dari akademisi UGM dan Mantan Mensesneg Bambang Kesowo, Ganjar Pranowo, dan Megawati Soekarnoputri. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan budaya berupa tari-tarian daerah. (Pon)

Baca Juga:

Ganjar Tak Didukung PAN dan Golkar, Megawati: PDIP Tidak Panik

#Ganjar Pranowo #Pilpres #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Komisi II DPR juga tetap memperhatikan sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilu hingga masukan-masukan dari akademisi dan masyarakat sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Dunia
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Seusai menang besar dalam pemilu di negara bagian Sachsen-Anhalt, Jerman bagian timur, partai kanan ekstrem Alternatif untuk Jerman (Alternative Fur Deutschland/AfD) kini mengincar kemenangan dalam pemilu federal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Indonesia
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Para ibu setempat melantukan lirik lagu yang menyentuh hati, nada senduh dan teduh menenangkan perasaan.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Indonesia
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Ganjar Pranowo merespons rencana Kaesang Pangarep yang maju di Pileg Solo 2029. Ia mengatakan, siapa pun boleh maju.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Bagikan