Desak Munaslub Golkar, GMPG Harap Setnov Selesai Agustus
Diskusi berjudul "Hak angket DPR dan Komitmen Pemberantasan Korupsi" di Puri Denpasar, Sabtu (7/5). (MP/Fadhli)
Kader muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mendesak agar pimpinan daerah Partai Golkar segera menggelar munaslub penggantian kepemimpinan.
Ia mengatakan, langkah ini diambil untuk menjaga citra Golkar dari stigma buruk partai koruptor.
"Citra Golkar rusak karena Fahd A Rafiq sudah tersangka, ada Mus sudah terdakwa juga mark up pembangunan masjid, Fayakun kasus Bakamla, ini kan memperburuk citra Golkar yang kalau dilihat dari rekomendasi munas dan pakta integritas ini semua harus diberhentikan, tapi gak mungkin karena ketumnya punya masalah kalau diberhentikan sama saja menembak diri sendiri. Oleh karena itu, pimpinan saat ini sudah sangat identik dengan pemimpin yang korupsi dan tidak punya legitimasi lagi," ujar Doli saat mengisi diskusi berjudul "Hak angket DPR dan Komitmen Pemberantasan Korupsi" di Puri Denpasar, Sabtu (7/5).
Ia pun menegaskan akan segera mengambil langkah konkret untuk mempersiapkan munas. "Konsennya segera mempersiapkan munas. Makin cepat lebih bagus," ucap Ketua Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) itu.
Alasannya, pertama karena kita tidak mau Golkar terus merosot citranya, kemudian agar segera dapat melakukan konsolidasi menjelang event politik 2018 (pilkada), Pileg dan Pilpres 2019.
"Proses pentahapannya kan semakin cepat, jadi kalau bisa sebelum masuk pentahapan verifikasi sudah selesai lah, sekitar Agustus selesai," tandasnya.
Terkait calon di munas nanti? Doli mengatakan belum berani mengira-ngira. "Belum, gak boleh menerka-nerka," tuntasnya.
Baca juga berita lainnya: Politisi Muda Golkar Sebut Citra Partai Anjlok Gara-Gara Setnov
Bagikan
Berita Terkait
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Bahlil: Adies Kadir Sudah Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Hakim MK
Eks Golkar Adies Kadir Jadi Hakim MK, Bahlil: Kami Wakafkan ke Negara
Dipilih Jadi Hakim MK, Golkar Umumkan Adies Kadir Bukan Lagi Kader
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil
PKB Sentil Golkar Ngomong Koalisi Permanen di Tengah Derita Warga Akibat Bencana
Bahlil Dorong Pilkada Dipilih DPRD Agar UU Tak Diobrak-Abrik
Viral Bupati Aceh Tenggara Sebut ‘Prabowo Presiden Seumur Hidup’, Golkar: Bentuk Ekspresi Kegembiraan