Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Deretan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpopuler dan Berpengaruh di Media

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Desember 2021
Deretan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpopuler dan Berpengaruh di Media

Gubernur Anies Baswedan. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perusahaan Intelijen Media dengan menggunakan piranti lunak Artificial Intelligence (AI), Indonesia Indicator (I2) mencatat ada 10 nama gubernur/wakil gubernur yang dinobatkan sebagai Terpegah dan Paling Berpengaruh.

Ke-10 nama itu, dihimpun dari 28.779.574 berita yang dimuat 6.470 media online Indonesia mulai 1 Januari hingga 19 Desember 2021. Data ini diambil secara real time dengan menggunakan sistem Intelligence Media Analytics (IMA) yang berbasis artificial intelligence.

Baca Juga:

Anies Beri Hibah Aset Senilai Rp 97 Miliar kepada Polda Metro dan Kejati DKI

Indonesia Indicator menobatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai gubernur terpegah (terpopuler) dan paling berpengaruh pada 2021. Anies didapuk sebagai Gubernur Terpegah karena sosoknya paling banyak diberitakan media massa di Tanah Air.

Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2) Rustika Herlambang mengatakan, sebagai Gubernur Paling Berpengaruh 2021, Anies adalah figur yang pernyataannya paling banyak dikutip media.

"Gubernur Paling Berpengaruh merupakan top influencer di media," ujar Rustika dalam keterangan persnya yang memaparkan hasil riset bertajuk "Gubernur Terpegah dan Paling Berpengaruh 2021".

Sebagai Gubernur Terpegah 2021 Anies Baswedan muncul dalam 127.677 berita. Kebijakan Anies yang mendapat sorotan pada tahun 2021 berkaitan dengan aksi demo buruh yang meminta kenaikan UMP DKI Jakarta.

"Isu lain yang menjadi atensi media adalah bencana banjir di Jakarta pada bulan Februari, kebijakan saat terjadi lonjakan kasus COVID-19 di DKI Jakarta pada bulan Juni, dan pemanggilan oleh KPK terkait dengan pengadaan lahan di Munjul pada bulan September," kata Rustika.

Posisi kedua Gubernur Terpegah 2021 diduduki Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 85.158 berita. Figur Ganjar mendapat sorotan saat penanganan COVID-19 di beberapa wilayah, terutama saat ada ledakan COVID-19 di Kudus hingga akhirnya berakhir.

Kebijakan banjir di Semarang pada bulan Februari lalu juga menjadi atensi ketika Ganjar meminta Kali Babon dinormalisasi. Selain itu, media juga menyorot Ganjar saat membanggakan penunjukan Indonesia sebagai Presidensi G20, kehadiran di Papua untuk menyemangati atlet-atlet Jateng saat PON, isu konflik dengan PDI Perjuangan, serta ramai soal deklarasi sukarelawan Ganjar untuk Pilpres 2024.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) di posisi ketiga Gubernur Terpegah 2021 dengan 73.567 berita. Kang Emil disorot media soal aksi demo buruh memprotes kenaikan UMP. Selain itu, RK terlibat pro kontra penetapan Bandara Kertajati menjadi bengkel pesawat.

RK juga terpantau ramai diberitakan soal penerapan PPKM di Jawa Barat, terutama saat lonjakan kasus COVID-19 pada bulan Juni lalu, serta isu pencalonannya untuk capres 2024.

"Kang Emil juga sempat disorot media karena mengkritik impor beras," kata Rustika.

Peringkat keempat Gubernur Terpegah diduduki Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan 51.830 berita. Khofifah, kata Rustika, disorot media terutama saat berduka karena tenggelamnya KRI Nanggala 402 dan penanganan bencana erupsi Gunung Semeru.

"Yang menarik dari keempat Gubernur Terpegah itu, baik Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, maupun Khofifah, kerap diberitakan sebagai pihak yang memiliki potensi maju pada gelaran Pilpres 2024, berdasarkan ragam rilis survei elektabilitas yang beredar," papar Rustika.

Peringkat kelima ditempati Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Politikus Partai Gerindra itu tampil dalam 39.648 berita. Peringkat keenam hingga sepuluh masing-masing ditempati oleh Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi dengan 28.273.

Baca Juga:

Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo dan Ganjar Seimbang

Lalu, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru dengan 24.866 berita, Gubernur Riau Syamsuar 23.442 berita, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman 21.863 berita, dan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad 18.562 berita.


Anies Baswedan di posisi pertama dengan 252.148 pernyataan. Ganjar Pranowo menguntit di belakang dengan 234.991 pernyataan. Ridwan Kamil yang berada di posisi ketiga, jumlah pernyataannya dimuat media online selama setahun mencapai 181.248. Sementara itu, total pernyataan Khofifah yang diekspose media mencapai 140.294.

Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria di posisi kelima dengan 136.302 pernyataan. Peringkat keenam hingga sepuluh masing-masing ditempati Herman Deru 77.622 pernyataan, Edy Rahmayadi 69.914 pernyataan, Andi Sudirman Sulaiman 61.030 pernyataan, Ansar Ahmad 58.678 pernyataan, dan Syamsuar 54.078 pernyataan.

"Lima posisi teratas Gubernur Paling Berpengaruh 2021, masih ditempati oleh figur yang sama dengan Gubernur Terpegah," ujarnya. (Knu)

Baca Juga:

Tak Ikuti Jejak Anies, Ganjar Tegaskan UMP Jateng Sesuai Peraturan Pemerintah

#Anies Baswedan #Ganjar Pranowo #Ridwan Kamil #Media Siber #Media Massa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Represi Terhadap Media Terus Terjadi, Serangan Digital Lebih Sulit Dilacak
Kini, tekanan lebih sering muncul dalam bentuk serangan DDoS, doxing, maupun tekanan terhadap ruang redaksi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 Juli 2026
Represi Terhadap Media Terus Terjadi, Serangan Digital Lebih Sulit Dilacak
Indonesia
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Sejak awal berdiri, DKPP memang menghadapi tantangan untuk memperkenalkan keberadaannya kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Indonesia
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Media memiliki peran penting dalam membangun transparansi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses penegakan kode etik penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Ganjar menambahkan bahwa media seni dan budaya penting untuk melatih kepekaan agar para pemimpin dan masyarakat selalu sadar terhadap realitas.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Indonesia
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Masyarakat yang bekerja memiliki kontribusi penggunaan internet terbesar dengan penetrasi mencapai 84,9 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Dunia
China Gelar Operasi Qinglang, Targetkan Konten Pamer Harta dan Konten Dianggap Sampah
CAC melabeli konten ini sebagai "sampah digital" dan "konten berkualitas rendah" hanya demi meningkatkan jumlah penonton.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Februari 2026
China Gelar Operasi Qinglang, Targetkan Konten Pamer Harta dan Konten Dianggap Sampah
Indonesia
Iwakum Soroti Ancaman AI terhadap Media: Krisis Ekonomi, Martabat, hingga Demokrasi
AI kini dinilai menjadi ancaman terhadap media. Iwakum menilai, fenomena ini memicu tiga krisis sekaligus.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Iwakum Soroti Ancaman AI terhadap Media: Krisis Ekonomi, Martabat, hingga Demokrasi
Bagikan