Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Bekerja di Pergudangan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 03 November 2022
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Bekerja di Pergudangan

Gudang tempat bekerja terduga teroris di kawasan Pergudangan Mutiara Margomulyo Permai, Surabaya. (Foto: MP/Don)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Densus 88 Antiteror diinformasikan menangkap seorang terduga teroris di Surabaya, berikut penggeledahan di Pergudangan Mutiara Margomulyo Permai, Blok A 44, Tandes, Surabaya, Rabu (2/11).

Mengonfirmasi melalui Ketua RT setempat, Agus mengungkapkan, pihaknya diajak petugas kepolisian menjadi saksi, saat melakukan penggeledahan di sebuah gudang, di mana tempat terduga teroris bekerja, sekitar pukul 13.30-15.00 WIB.

"Ya informasinya sudah ditangkap dulu. Mungkin tadi penangkapannya setelah zuhur. Penangkapannya itu di lokasi, iya di gudang itu. Itu gudang barang-barang rumah tangga," tuturnya.

Baca Juga:

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sumenep

Ia menegaskan, sekumpulan berseragam dengan logo burung hantu itu menggeledah gudang dengan membawa sekitar lima kendaraan jenis SUV dan minibus. Dari situ, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang disimpan dalam tas ransel dan sejumlah ponsel.

"Tadi ada ya 4-5 mobilan. Setahu saya satu tas gitu saja (diamankan). Sama HP. Mobilnya itu jenis SUV dan minibus," tandasnya.

Menurut Agus, sebelum melakukan penggeledahan di gudang penyimpanan barang rumah tangga tersebut, petugas sempat menangkap seorang terduga teroris. Hanya saja ia tidak mengetahui persis kapan dan di mana terduga teroris tersebut diamankan.

"Kalau diamankan saya enggak paham. Ya karyawan situ sih. Saya hanya menyaksikan saat penggeledahan. Iya tadi mengamankan orang. Tapi kronologi jelasnya saya enggak tahu," ucapnya.

Baca Juga:

Guru dari Perempuan Penerobos Istana Jadi Tersangka Kasus Terorisme

Menurut informasi yang dihimpun, terduga teroris tersebut baru bekerja di gudang sekitar dua minggu.

Selain itu, Densus 88 juga berkunjung ke salah satu kosan di Jalan Kendung III, Surabaya. Namun, petugas tidak sempat melakukan penggeledahan di sana, sebab pemilik kos sedang tidak di lokasi. Petugas yang tiba hanya membawa 3 mobil, di antaranya mobil Inafis. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Baca Juga:

Ketua MPR Minta Usut Tuntas Guru SDN Terlibat Jaringan Terorisme

#Teroris #Penangkapan Teroris
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Pelaku menggunakan akun email milik mantan pacarnya dan mengaku sebagai dirinya. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar identitas aslinya tak terlacak.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Dunia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
AS juga menuding para pemimpin Ikhwanul Muslimin telah lama memberikan dukungan material kepada Hamas.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Indonesia
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Densus 88 Anti Teror mengungkapkan fakta mengejutkan ada 110 anak yang diduga direkrut ke dalam jaringan teroris sepanjang 2025 lewat permainan game online.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Para tersangka itu merekrut anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, mulai dari media sosial, gim online, aplikasi pesan hingga situs tertutup.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Indonesia
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
Yusril menyebut pemerintah tidak menetapkan target waktu penyelesaian, karena hal ini tidak termasuk prioritas yang harus segera dirampungkan.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Oktober 2025
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
Indonesia
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Mereka diketahui aktif menyebarkan propaganda serta ajakan melakukan aksi teror melalui media sosial, baik dalam bentuk unggahan tulisan, gambar, maupun video yang mengarah pada dukungan terhadap Daulah ISIS.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Indonesia
785 Korban Terorisme Telah Terima Kompensasi Dari Negara, Tertinggi Rp 250 Juta
Pada tahun 2025, jumlah korban yang masih aktif dalam layanan LPSK tercatat sebanyak 30 terlindung per Agustus,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Agustus 2025
785 Korban Terorisme Telah Terima Kompensasi Dari Negara, Tertinggi Rp 250 Juta
Indonesia
ASN Kemenag Jadi Tersangka NII, Wamenag Minta Densus 88 Tidak Gegabah Beri Label Teroris
Densus 88 saat ini menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan keras (hard approach) dan pendekatan lunak (soft approach)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Agustus 2025
ASN Kemenag Jadi Tersangka NII, Wamenag Minta Densus 88 Tidak Gegabah Beri Label Teroris
Indonesia
Terungkap, Penghubung Teroris dengan Penyedia Dana dan Logistik Selama Ini Bersembunyi di Bogor
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap terduga pelaku terorisme berinisial Y di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Frengky Aruan - Senin, 21 Juli 2025
Terungkap, Penghubung Teroris dengan Penyedia Dana dan Logistik Selama Ini Bersembunyi di Bogor
Bagikan