Densus 88 Sita Ratusan Kotak Amal di Sumut Diduga untuk Pendanaan Kelompok Teroris

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 28 Maret 2021
Densus 88 Sita Ratusan Kotak Amal di Sumut Diduga untuk Pendanaan Kelompok Teroris

Ilustrasi Densus 88 Antiteror (MP/Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyita ratusan kotak amal dari terduga teroris di Sumatera Utara.

Densus 88 juga menyita sejumlah senjata tajam. Ada beberapa senjata tajam seperti berjenis samurai, kemudian busur, panah dan lainnya.

Baca Juga

18 Terduga Teroris Diciduk Densus, Puluhan Kotak Amal Disita Sebagai Barang Bukti

"Semua sudah diamankan di gudang barang bukti," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi di Jakarta, Minggu (28/3).

Dia mengatakan barang bukti itu ditemukan saat Densus 88 melakukan penggeledahan. Selain itu, Hadi menyebut petugas Densus 88 juga menyita puluhan kotak amal di daerah Kisaran, Asahan.

"Puluhan dan itu di rumah makan, minimarket, swalayan itu yang sudah kita amankan. Jadi diduga pendanaan itu dilakukan dari kotak kotal amal itu," sambungnya.

Ilustrasi kotak amal

Hadi mengatakan senjata tajam itu merupakan hasil pengembangan petugas saat melakukan penggerebekan di beberapa tempat di Sumut. Dia tak menjelaskan detail berapa total senjata tajam yang disita.

"Ini dari hasil pengembangan dari teman-teman Densus pada saat di Belawan dan beberapa tempat di Medan," ujar Hadi.

Hadi mengimbau masyarakat Sumut untuk waspada. Dia meminta warga melapor ke aparat jika melihat aktivitas yang mencurigakan.

"Itu upaya-upaya preventif masyarakat yang bisa mencegah terkait dengan bahaya terorisme maupun bahaya-bahaya yang lainnya," ujar Hadi.

Hadi belum mengetahui pasti kaitan ratusan kotak amal ini dengan jaringan terorisme tertentu.

"Terkait jaringan mana, kelompok dan sebagainya ini akan disampaikan oleh Mabes Polri karena sampai saat ini Densus masih terus kerja untuk mendalami dari hasil temuan yang pertama," kata dia.

Pekan lalu, anggota Densus 88 bersama Polda Sumatera Utara meringkus total delapan orang terduga teroris dari sejumlah lokasi di Sumatera Utara, Jumat (19/3).

Rinciannya, dua orang ditangkap di Kota Tanjungbalai dan enam orang lainnya di Kota Medan. Polri menyebut jaringan terorisme di Sumut terkait dengan Jamaah Islamiyah (JI). (Knu)

Baca Juga

Densus 88 Usut Penggunaan Kotak Amal Minimarket untuk Aktivitas Terorisme

#Densus 88 #Teroris
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Densus 88 Buru Gerombolan Pelaku Pembakaran Warung Mi Babi Tepi Sawah Sukoharjo
Densus 88 dan Jatanras turun tangan mengusut kasus pembakaran warung mi babi di Sukoharjo. Simak kesaksian mencekam korban di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Densus 88 Buru Gerombolan Pelaku Pembakaran Warung Mi Babi Tepi Sawah Sukoharjo
Indonesia
Eks JI 28 Provinsi Gabung NKRI, tak Ada Ruang Kebangkitan Kelompok Ekstremis
Densus 88 Antiteror Polri mencatat seluruh struktur keanggotaan JI di 28 provinsi di Indonesia telah melaksanakan deklarasi pembubaran diri secara total.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Eks JI 28 Provinsi Gabung NKRI, tak Ada Ruang Kebangkitan Kelompok Ekstremis
Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Ledakan diduga bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 menyebut pelaku merupakan siswa berinisial R (17).
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Indonesia
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah Hoaks, Pelaku Terancam Pidana Terorisme
Penyidik kini menelusuri nomor telepon yang digunakan untuk mengirim pesan WhatsApp serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar sekolah.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah Hoaks, Pelaku Terancam Pidana Terorisme
Indonesia
SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Dapat Teror Bom, Polda Metro Jaya Minta Warga Tidak Termakan Hoaks
Warga agar tidak turut menyebarkan informasi yang belum dapat diverifikasi kebenarannya guna mencegah timbulnya keresahan di ruang publik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Dapat Teror Bom, Polda Metro Jaya Minta Warga Tidak Termakan Hoaks
Indonesia
Densus 88 Lacak Nomor Pengirim Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan terpaksa harus dihentikan, karena adanya ancaman bom.
Frengky Aruan - Senin, 13 Juli 2026
Densus 88 Lacak Nomor Pengirim Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
Indonesia
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Bagikan