Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Demokrat Sebut Parpol Mulai Bahas Ambang Batas hingga Dapil untuk RUU Pemilu

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
Demokrat Sebut Parpol Mulai Bahas Ambang Batas hingga Dapil untuk RUU Pemilu

Gedung DPR RI. (Foto: MerahPutih.com/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEKRETARIS Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron mengungkapkan pembahasan informal terkait dengan revisi Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu telah berlangsung di kalangan partai politik, meskipun pembahasan resmi di DPR belum dimulai. Menurut Herman, sejumlah isu strategis sudah mulai didiskusikan secara tidak formal oleh partai-partai politik, termasuk mengenai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.

“Ya ada beberapa yang dibicarakan informal ya, karena secara formal kan belum dibahas. Secara formal belum dibahas, tapi secara informal tentu kami ada komunikasi,” kata Herman di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4).

Sosok yang akrab disapa Kang Hero itu menjelaskan salah satu isu yang mengemuka dalam pembicaraan tersebut yakni mengenai besaran ambang batas parlemen. Menurut dia, terdapat sejumlah pandangan yang berkembang dari berbagai pihak terkait dengan angka ideal parliamentary threshold.

“Misalkan dengan batas ambang parliamentary threshold. Berapa ini yang harus dibicarakan, ya tentu isu-isu dan opininya sudah berkembang lah, ada yang 5 persen, 6 persen, ada yang menetapkan pilihan sesuai dengan ketetapan Mahkamah Konstitusi,” ujarnya.

Baca juga:

Golkar Minta RUU Pemilu Segera Dibahas, Tahapan Awal Sudah Dekat


Selain itu, Herman juga mengatakan pembahasan informal juga menyentuh soal besaran daerah pemilihan atau district magnitude. Sejumlah opsi yang dibahas antara lain penetapan jumlah kursi per daerah pemilihan sebanyak 4 hingga 6 kursi, 4 hingga 8 kursi, atau tetap pada skema 4 hingga 10 kursi.

Meski demikian, Herman menegaskan seluruh keputusan resmi terkait dengan substansi revisi UU Pemilu baru akan ditentukan dalam forum formal DPR, baik melalui panitia khusus (pansus), panitia kerja (panja), maupun Badan Legislasi. “Nanti formalnya kita tunggu sampai pembahasan dalam panja ataupun dalam pansus, ataupun di Badan Legislasi,” katanya.

Terkait dengan belum dimulainya pembahasan resmi RUU Pemilu, Herman menilai waktu yang tersedia masih cukup panjang karena pemilu berikutnya baru akan digelar pada 2029. Menurut dia, tahapan pemilu biasanya baru dimulai sekitar satu setengah hingga dua tahun sebelum pelaksanaan. “Kalau dengan persiapan, taruhlah dua tahun, 2029 ya 2027 lah sebetulnya,” ujar Herman.

Ia menambahkan fokus utama saat ini seharusnya diarahkan pada proses rekrutmen penyelenggara pemilu seperti anggota KPU, Bawaslu, dan DKPP. Selain itu, Herman juga menekankan revisi UU Pemilu harus mengedepankan prinsip efisiensi anggaran, efektivitas, serta keadilan dalam sistem pemilu.

“Rasa keadilan di dalam Undang-Undang Pemilu ini penting supaya mengakomodasi semuanya,” pungkasnya.(Pon)

Baca juga:

Puan Sebut RUU Pemilu Masih Dibahas dengan Ketum Parpol, Belum Masuk DPR


#RUU Pemilu #DPR RI #UU Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Desak Putusan MK yang Larang Sentuh Anggaran Pendidikan Harus Dijalankan, Program MBG jangan Sampai Terganggu
Pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipatif agar perubahan skema pendanaan tidak menghambat keberlangsungan program yang menyasar jutaan penerima manfaat.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
DPR Desak Putusan MK yang Larang Sentuh Anggaran Pendidikan Harus Dijalankan, Program MBG jangan Sampai Terganggu
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
MBG tak Boleh lagi dari Dana Pendidikan, DPR Usul Pemerintah Terbitkan Perpres Tata Kelola Pemenuhan Gizi Nasional
Perpres tersebut perlu menempatkan Program MBG sebagai bagian dari kebijakan pemenuhan gizi nasional yang lebih komprehensif dengan pendekatan siklus kehidupan.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
MBG tak Boleh lagi dari Dana Pendidikan, DPR Usul Pemerintah Terbitkan Perpres Tata Kelola Pemenuhan Gizi Nasional
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Indonesia
DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Dokter Zahra, Evaluasi Total Program Magang
Pengungkapan fakta secara utuh sangat penting agar tidak muncul spekulasi di tengah masyarakat sekaligus memberikan keadilan bagi keluarga korban.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Dokter Zahra, Evaluasi Total Program Magang
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Sikapi Pengunduran Diri Gubernur BI
Ketidakpastian kepemimpinan bank sentral dinilai berpotensi memperbesar tekanan terhadap pasar keuangan.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Sikapi Pengunduran Diri Gubernur BI
Indonesia
Cegah Konflik Horizontal, DPR Minta Pemerintah Libatkan Ormas
Jatuhnya korban jiwa dalam konflik horisontal yang terjadi menjadi indikator bahwa mekanisme resolusi konflik di tingkat masyarakat masih perlu diperkuat.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Cegah Konflik Horizontal, DPR Minta Pemerintah Libatkan Ormas
Indonesia
DPR Minta Penyelidikan Kematian Sutrimo Diusut Tuntas
Jika ada indikasi tindak pidana, seret pelakunya ke proses hukum tanpa kompromi.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
DPR Minta Penyelidikan Kematian Sutrimo Diusut Tuntas
Indonesia
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Ganjar Pranowo merespons rencana Kaesang Pangarep yang maju di Pileg Solo 2029. Ia mengatakan, siapa pun boleh maju.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Indonesia
ICW Wanti-Wanti DPR: Penunjukan PAW Anggota Ombudsman Harus Transparan dan Akuntabel
ICW meminta DPR berpegang pada hasil seleksi yang telah dilakukan sebelumnya serta mengutamakan integritas calon.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
ICW Wanti-Wanti DPR: Penunjukan PAW Anggota Ombudsman Harus Transparan dan Akuntabel
Bagikan