Demo Buruh di MPR/DPR Sempat Ricuh, Polisi dan Mahasiswa Saling ‘Pukul Mundur’
Demo di MPR/DPR ricuh. Foto: Dok. CCTV Bali Tower
MerahPutih.com - Unjuk rasa masyarakat dan mahasiswa di depan Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, makin memanas serta diwarnai kericuhan, Kamis (28/8) siang.
Massa aksi demo menembakkan beberapa petasan ke arah polisi. Kemudian, polisi memukul mundur massa dengan kendaraan taktis dan tembakan gas air mata. Mobil water cannon juga dikerahkan.
Lalu, massa sempat bertahan di depan Gedung DPR/MPR.
Baca juga:
Demo Buruh di Gedung MPR/DPR, Polisi ‘Sekat’ Akses Masuk Jakarta
Dikarenakan polisi terus menekan, massa mulai mundur ke belakang gedung parlemen, bahkan ada yang masuk ke Tol Dalam Kota. Mereka menghindari aksi represif aparat.
Aksi tersebut membuat lalu lintas di Tol Dalam Kota tersendat.
Sementara di titik lain, yakni di sekitar Jalan Palmerah Timur atau Pejompongan, pasukan hura-hura sedang memukul mundur massa.
Baca juga:
Kendaraan taktis turut disiagakan petugas. Water cannon ditembakkan ke arah pendemo agar mereka membubarkan diri.
Massa di titik ini melempar batu, botol-botol, hingga bambu ke arah polisi. Para aparat pun menahan serangan massa tersebut. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Demo Ojol Hari Ini, Polisi Turunkan 1.541 Aparat dan Imbau Warga Jauhi Ring 1 Monas
DPR Anggap Kritik KUHP Baru Sebagai Bagian Penting Demokrasi, Persilakan Publik Uji Materi ke MK
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Pidato Ketua DPR Puan Maharani dalam Rapat Paripurna DPR Perdana Tahun 2026
Wacana Pilkada Tidak Langsung Masih 'Jauh Panggang dari Api', DPR Pilih Fokus UU Pemilu
Jangan Asal Angkut! Kayu Sisa Banjir Sumatra Ternyata Masuk Kategori Sampah Spesifik