MerahPutih.Com - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Koalisi Indonesia Adil Makmur (KIAM) Dahnil Anzar Simanjuntak menjalani pemeriksaan terkait kasus hoaks Ratna Sarumpaet.
Seusai diperiksa selama delapan jam oleh penyidik Plda Metro Jaya, Dahnil menegaskan tidak pernah bertemu dengan Ratna Sarumpaet untuk menyampaikan pengeroyokan yang akhirnya diketahui bohong.
Bukan hanya itu, melalui kuasa hukumnya Hendarsam Marantoko, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah ini mengungkapkan secara pribadi dirinya tertipu Ratna Sarumpaet.
Hendarsam mengungkapkan kliennya belum pernah bertemu Ratna Sarumpaet seusai Ratna mengakui bahwa kasus pengeroyokan terhadap dirinya adalah hoaks.
"Di satu sisi bahwa saudara Dahnil belum pernah ketemu dengan tersangka Ratna Sarumpaet. Namun apabila penyidik mempunyai kewenangan memanggil Pak Dahnil, maka kita hormatilah," kata Hendarsam, di Mapolda Metro Jaya, Selasa, (16/10) malam.
Menurut Hendarsam, pemanggilan Dahnil Simanjuntak sebagai saksi Ratna Sarumpaet tidak relevan, sebab posisi saksi adalah orang yang melihat kejadian yang sebenarnya. Sementara Dahnil bukanlah orang yang menyaksikan kasus Ratna Sarumpaet secara langsung.
Makanya, lanjut dia, pemeriksaan kliennya sebenarnya hanya berlangsung lima jam namun harus menunggu sampai delapan jam karena penyidik ingin mengkonfirmasi berkas pemeriksaan kepada atasannya.
Secara keseluruhan pemeriksaan anggota BPN Prabowo-Sandi itu berlangsung dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
"Di dalam (ruang penyidikan) suasana sangat baik dan ramah, ada 43 pertanyaan yang penyidik tanyakan kepada Pak Dahnil secara baik, lugas dan tegas. Kita dikasih makan dan dikasih minum, diberi waktu untuk Ishoma pada pukul 11.15 WIB dan kita lanjutkan lagi pukul 12.10 WIB," tutupnya.(Gms)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin Ditahan KPK Terkait Suap Proyek Meikarta

