Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Dekan FMP Unhan Beri Kuliah Umum di Rumania National Defence University

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 22 November 2017
Dekan FMP Unhan Beri Kuliah Umum di Rumania National Defence University

Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan (FMP) Universitas Pertahanan (Unhan), Laksda TNI Amarulla Octavian. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan (FMP) Universitas Pertahanan (Unhan), Laksda TNI Amarulla Octavian menegaskan, Indonesia memiliki peran penting dalam meredam eskalasi konflik di Laut Cina Selatan dengan mengutamakan diplomasi berdasarkan hukum internasional.

Hal tersebut disampaikan Amarulla saat memberikan kuliah umum 'The South China Sea Dispute and Indonesia’s Maritime Defense Management' di The Carol I National Defence University, Bukares, Rumania, Selasa (21/11) waktu setempat.

"Peran sentral Indonesia di dalam keanggotaan Asean juga sejalan dengan visi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia sesuai kepentingan nasional yang ingin dicapai," tegasnya.

Kuliah umum itu, sebagaimana dalam siaran pers yang diterima MerahPutih.com Rabu (22/11), disampaikan Amarulla di hadapan puluhan mahasiswa dari Program Studi (Prodi) S2 dan S3 ilmu kemiliteran serta kajian keamanan dan intelijen.

Kuliah umum berjudul The South China Sea Dispute and Indonesia’s Maritime Defense Management mendapat sambutan baik dan apresiasi dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan baik oleh mahasiswa maupun para profesor.

Kesempatan selanjutnya diisi pembandingan (benchmarking) Prodi S-3 dan menyusun tahapan penelitian bersama kedua universitas. Pasalnya, Unhan berencana membuka Prodi S-3 pada tahun depan.

Selain itu, Amarulla bersama Duta Besar RI untuk Rumania Diar Nubiatoro sempat bertemu Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri Rumania. Mereka membahas kerja sama pendidikan pertahanan, karena selaras dengan kebijakan umum Uni Eropa terhadap Asean, khususnya Indonesia.

Kerja sama pendidikan pertahanan antara kedua universitas dapat dimanfaatkan Unhan untuk memahami lebih mendalam bagaimana militer Rumania berkontribusi terhadap Angkatan Bersenjata Uni Eropa sekaligus NATO. (Pon)

#Laut China Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Beijing Tersinggung, Menhan Filipina dan Keluarganya Diblacklist Masuk China Termasuk Hong Kong
China melarang Gilberto Teodoro Jr, istri, dan anaknya memasuki wilayah China daratan, Hong Kong, maupun Makau.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Beijing Tersinggung, Menhan Filipina dan Keluarganya Diblacklist Masuk China Termasuk Hong Kong
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Pimpin Negara ASEAN Rebut Laut China Selatan
Beredar informasi yang menyebut Indonesia pimpin negara ASEAN untuk mengambil alih Laut China Selatan. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Pimpin Negara ASEAN Rebut Laut China Selatan
Dunia
Sengketa Kepulauan Spratly Memanas, Patroli Filipina Usir 4 Kapal China
Kepulauan Spratly merupakan salah satu titik panas sengketa maritim di kawasan Asia Tenggara, yang diperebutkan Filipina, China, Vietnam, Malaysia, hingga Brunei
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Sengketa Kepulauan Spratly Memanas, Patroli Filipina Usir 4 Kapal China
Dunia
China Tahan Kapal Milik Filipina, Bakal Bangun Cagar Alam 3.500 Hektare di Laut China Selatan
Kapal-kapal China kerap berpatroli dan terkadang bersitegang dengan kapal Filipina di dekat beting yang disengketakan di kawasan itu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
China Tahan Kapal Milik Filipina, Bakal Bangun Cagar Alam 3.500 Hektare di Laut China Selatan
Dunia
ASEAN Tengah Bahas Kode Etik Luat China Selatan, Tekan Konflik Regional
Hal itu termasuk hubungan antara CoC dan Deklarasi Perilaku (DoC) yang tidak mengikat di Laut China Selatan;
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 Juli 2025
ASEAN Tengah Bahas Kode Etik Luat China Selatan, Tekan Konflik Regional
Indonesia
Bakamla Tepis Isu Kapal Penjaga Pantai China Kembali Terobos Natuna Utara
Irvansyah memastikan kapal-kapal Bakamla secara bergantian terus berpatroli di Laut Natuna Utara setiap harinya.
Wisnu Cipto - Senin, 18 November 2024
Bakamla Tepis Isu Kapal Penjaga Pantai China Kembali Terobos Natuna Utara
Indonesia
Legislator PDIP Kritik Joint Statement RI-China Bisa Perkeruh Situasi Laut China Selatan
Isi dari poin sembilan joint statement antara Prabowo dengan Xi Jinping terkait kerja sama maritim.
Wisnu Cipto - Rabu, 13 November 2024
Legislator PDIP Kritik Joint Statement RI-China Bisa Perkeruh Situasi Laut China Selatan
Indonesia
Kapal China Ganggu Kegiatan Survei Pertamina di Laut Natuna Utara
Kapal tersebut, terdeteksi berada di baringan 125 derajat dengan jarak 7,3 nautical miles (nm), masuk dalam landas kontinen Indonesia di Laut Natuna Utara.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 Oktober 2024
Kapal China Ganggu Kegiatan Survei Pertamina di Laut Natuna Utara
Indonesia
Indonesia Butuh Kerja Sama Regional Jaga Keamanan Laut
Menjaga stabilitas kawasan menjadi salah satu fokus yang penting.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 September 2024
Indonesia Butuh Kerja Sama Regional Jaga Keamanan Laut
Indonesia
Indonesia Lolos dari Ancaman Siklon Yagi di Laut China Selatan
Siklon Yagi memiliki kecepatan maksimum 50 knot atau 95 kilometer per jam dan tekanan udara minimum 990 hPa.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 September 2024
Indonesia Lolos dari Ancaman Siklon Yagi di Laut China Selatan
Bagikan