Kesehatan

Dampak Besar Kekerasan Seksual terhadap Kesehatan Fisik

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 11 Juli 2023
Dampak Besar Kekerasan Seksual terhadap Kesehatan Fisik

Penyebabnya, faktor kekebalan dan inflamasi yang meningkat yang diakibatkan stres kronis. (Foto: freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERBAGAI kondisi medis yang mengejutkan terbukti terkoneksi dengan kekerasan seksual. Namun, banyak yang mungkin tidak muncul sampai bertahun-tahun setelah kejadian. Kanker menjadi salah satu kondisi menyertai pengalaman kekerasan seksual.

“Riwayat pelecehan dapat meningkatkan risiko dan kerentanan perempuan terhadap kanker,” kata sebuah artikel ulasan oleh para peneliti di University of Wisconsin, AS. Kanker serviks merupakan jenis yang paling umum terkoneksi dengan pelecehan. Beberapa penelitian menemukan lebih banyak kanker payudara pada penyintas, meskipun penelitian lain tidak mendukung temuan ini.

BACA JUGA:

Pelecehan dan Kekerasan Seksual, Berbeda loh

Salah satu mekanisme yang mungkin terjadi yang menjelasan koneksi ini yaitu faktor kekebalan dan inflamasi yang meningkat akibat stres kronis. Para peneliti mencatat kondisi itu memang telah memiliki koneksi dengan pertumbuhan kanker.

Penyakit jantung juga semakin dikaitkan dengan kekerasan seksual. Ketika para peneliti memeriksa kadar plak di arteri karotis, yang membawa darah ke otak, mereka menemukan bahwa perempuan dengan riwayat kekerasan seksual empat kali lebih mungkin mengalami tanda-tanda penyumbatan.

kekerasan seksual
Kanker serviks adalah jenis yang paling umum terkoneksi dengan pelecehan. (Foto: Pexels/Anna Shvets)

Mereka meninjau 41 penelitian yang melibatkan hampir 2 juta orang dewasa dan menemukan bahwa risiko penyakit kardiovaskular lebih tinggi pada perempuan paruh baya dengan pengalaman kekerasan seksual di masa lalu. Riwayat kekerasan seksual pun tampaknya memengaruhi kontributor lain penyakit jantung. Peneliti lain juga telah didokumentasikan.

Instruktur kedokteran kardiovaskular Allison Gaffey, PhD dari Yale School of Medicine memeriksa catatan kesehatan lebih dari 1 juta veteran yang mengalami kekerasan dan pelecehan seksual selama dinas militer yang kebanyakan perempuan.

Dia menemukan mereka memiliki risiko 30 persen lebih besar daripada orang lain terkena tekanan darah tinggi. Gaffey menyarankan bahwa kekerasan seksual semacam itu dapat meningkatkan aktivitas sistem saraf simpatik (fight-or-flight), yang dapat merusak arteri dari waktu ke waktu.

BACA JUGA:

Relasi Kuasa Bikin Mahasiswa Rentan Alami Kekerasan Seksual di Kampus

Pembuluh darah di otak juga bisa terpengaruh. Sebuah studi terhadap 145 perempuan paruh baya yang tampaknya sehat yang dipresentasikan pada tahun 2021 pada pertemuan tahunan Masyarakat Menopause Amerika Utara menyimpulkan bahwa riwayat trauma, termasuk kekerasan seksual, secara substansial meningkatkan "hiperintensitas materi putih", penanda penyakit pembuluh darah kecil yang dapat mendahului stroke atau demensia.

kekerasan seksual

Ada pula masalah fisik yang diakibatkan oleh tekanan psikologis, seperti insomnia. (Foto:

Unsplash/Annie Spratt)

Lalu, ada pula masalah fisik yang diakibatkan oleh tekanan psikologis, seperti insomnia dan masalah gastrointestinal, serta mekanisme koping yang tidak sehat yang dilakukan beberapa penyintas, yaitu mereka lebih cenderung merokok, menyalahgunakan alkohol, menggunakan narkoba, dan terlibat dalam aktivitas seksual berisiko.(aru)

BACA JUGA:

Edukasi Anak Laki-laki untuk Cegah Pelecehan Seksual

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan