Parenting

Damai Ajalah Bunda, Mengelola Stres Ternyata Penting Bagi Kesehatan Mental

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Rabu, 30 Maret 2022
Damai Ajalah Bunda, Mengelola Stres Ternyata Penting Bagi Kesehatan Mental

Ibu perlu mengelola stres. (Foto: Pexels/Jep Gambardella)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENJADI ibu bahagia merupakan impian semua perempuan. Meski demikian, keinginan menjadi ibu sempurna tidak selalu berjalan lancar.

Ketika tidak bisa memenuhi ekspektasi tersebut, para ibu mudah merasa tidak berguna. "Feeling guilty itu membuat perasaan enggak nyaman. Dalam tingkatan lebih lanjut bisa menimbulkan keputusasaan dan terakhir mengisolasi diri," ujar psikolog keluarga, Nafisa Alif A, MPsi dalam acara Mama's Choice Media Gathering, Wonder Mama Camp 2022.

BACA JUGA:

Mendamaikan Diri Saat Jadi Korban Momshaming Akibat Operasi Caesar

ibu
Hati-hati depresi pada ibu. (Foto: Pexels/Amina Filkins)

Perasaan depresi biasa dialami para ibu muda, kemudian menimbulkan sejumlah gejala baik psikis maupun fisik. Gejala psikis biasa timbul misalnya kehilangan minat, menangis berhari-hari, kemarahan meledak-ledak, dan sensitif. Sementara gejala fisik, di antaranya nafsu makan berkurang, tidur terganggu, mual, sakit perut, dan pusing.

"Untuk gangguan makan bisa tidak nafsu makan sama sekali atau justru makan tidak terkontrol. Sementara gangguan tidurnya bisa berupa insomnia (sulit tidur) atau hipersomnia (tidur berlebihan). Hal tersebut bisa menyebabkan timbangan turun drastis atau naik drastis," terangnya.

Jika sudah mengalami gejala tersebut, Nafisa menyarankan para ibu untuk menemui tenaga profesional. "Coba dikonsultasikan ke psikolog atau psikiater. Biasanya, pas dideteksi akar masalahnya memang biasanya di pikiran," sebutnya.

ibu
Ibu perlu kelola stres (Foto: Pexels/Ketut Subiyanto)

Terdapat beberapa daftar perubahan perilaku pada orang depresi. Nafisa memberi sejumlah daftar tentang perubahan perilaku dan perubahan fisik mengindikasi adanya depresi pada diri.

Perubahan fisik misalnya otot terasa tegang, nafas dan detak jantung terasa cepat, sakit kepala atau perut, perubahan tidur atau nafsu makan, dan sering lelah.

Sementara perubahan perilaku misalnya menarik diri dari orang lain, minum kopi atau merokok berlebihan, sulit untuk lebih tenang seperti biasanya. "Cari tahu apakah berkelanjutan? Kalau cuma sesekali masih wajar. Bisa jadi itu karena bad day atau PMS," ucapnya.

bu
Cari tahu dampak stres (Foto: Pexels/Ketut Subiyanto)

Lantas, bagaimana cara meredakan rasa stres dan tidak nyaman? Hal pertama dan paling utama, tentu saja dengan mevalidasi perasaan kita. "Namanya perasaan jangan diabaikan. Seringnya ibu-ibu merasa harus kuat enggak boleh sedih padahal ibu juga manusia. Sama kayak ayah sama kayak anak-anak bisa sedih bisa letih."

Cara validasi perasaan melalui bicara dengan diri sendiri. Validasi diri, dilansir Psychology Today, berarti menerima pengalaman, pikiran, dan perasaan sepenuhnya. Bukan berarti pula validasi diri membenarkan segala perbuatan. Tidak perlu mentah-mentah membenarkan perasaan ganjil, tapi perlu setidaknya menerima.

Sadari kalau diri sedang berproses, dan segala pikiran bahkan dirasa tak enak pun bagian dari proses tersebut. Sebaiknya jangan melawan apalagi menolak perasaan tersebut karena dapat menambah rasa cemas dan sebagainya.

Selanjutnya, sampai batas mana seseorang merasa butuh bantuan? Ketika merasa tanda-tanda di atas terjadi terlalu sering dan berkelanjutan. "Kalau kita sudah melakukan pencegahan maksimal dan sudah konsisten namun masih enggak nyaman seeking for help. Supaya enggak terlambat," pungkasnya.(avia)

#Maret +62 Bicara Damai Ajalah #Parenting #Stres #Stress #Pelukan Ibu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Lifestyle
Langkah Atasi Lingkungan Kerja Toksik Biar Tetap Produktif
Dari 80 persen pemicu masalah kesehatan jiwa pekerja berasal dari kondisi kerja itu sendiri, mulai dari tuntutan pekerjaan yang tidak realistis,
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Langkah Atasi Lingkungan Kerja Toksik Biar Tetap Produktif
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Bagikan