Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Dalam Tiga Hari Terakhir, Gunung Anak Krakatau Terus Bergetar

Eddy FloEddy Flo - Senin, 10 September 2018
Dalam Tiga Hari Terakhir, Gunung Anak Krakatau Terus Bergetar

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda (MP/Sucitra De)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dalam tiga hari belakangan ini terus menerus menunjukkan peningkatan tremor atau getaran.

Berdasarkan keterangan petugas Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau gunung api aktif itu mengalamai tremor terus menerus dalam tiga hari terakhir, sehingga para nelayan dan wisatawan diingatkan untuk tidak mendekat dalam radius dua kilometer.

"Kondisi Gunug Anak Krakatau mengalami tremor terus-menerus dalam tiga hari terakhir. Pemantauan visual atas Gunung Anak Krakatau terhalang kabut, dan tak ada erupsi," kata Kepala Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau Andi Suardi di Desa Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (10/9).

Pemandangan Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau sementara ditutup untuk wisatawan dan para nelayan (MP/Sucitra De)

Lantaran aktivitas Gunung Anak Krakatau sulit diprediksi, ia kembali menyebutkan bahwa status gunung itu tetap waspada sehingga para nelayan dan wisatawan dilarang mendekati.

Sebelumnya, BMKG juga sebagaimana dilansir Antara menyebutkan bahwa Gunung Anak Krakatau sepanjang Kamis (6/9) hingga Jumat (7/9) dini hari mengalami gempa tremor menerus, teramati sinar api dan terdengar suara dentuman.

Gunung Anak Krakatau berada pada ketinggian 305 meter dari permukaan laut (mdpl). Gempa tremor adalah gempa yang bisa mengindikasikan aktivitas vulkanik dan menjadi paramater penting sebelum trjadi letusan. Namun sampai saat ini belum bisa diprediksi kapan terjadinya letusan gunung api yang merupakan salah satu yang teraktif di ujung barat Pulau Jawa tersebut.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Pengamat Ekonomi Sebut Anjloknya Rupiah Disebabkan Faktor Eksternal

#Gunung Anak Krakatau #Gunung Api #Gunung Meletus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, BMKG Ungkap Kondisi Terbaru Potensi Tsunami di Selat Sunda
Gunung Anak Krakatau kembali mengalami tiga kali erupsi dalam satu pagi. BMKG memastikan belum ada anomali muka air laut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, BMKG Ungkap Kondisi Terbaru Potensi Tsunami di Selat Sunda
Indonesia
Peningkatan Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau, BPBD Wanti-wanti Nelayan Tidak Mendekat
Status Gunung Anak Krakatau (GAK) di Perairan Selat Sunda bagian utara siaga level III dari sebelumnya waspada level II.
Frengky Aruan - Rabu, 08 Juli 2026
Peningkatan Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau, BPBD Wanti-wanti Nelayan Tidak Mendekat
Indonesia
Gempa 5,5 Guncang Selat Sunda Saat Status Anak Krakatau Naik Siaga III, Ini Pemicunya!
Gempa magnitudo 5,5 mengguncang Selat Sunda, Rabu dini hari. BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami. Guncangan dirasakan di Pandeglang dan Bogor dengan intensitas III-IV MMI.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026
Gempa 5,5 Guncang Selat Sunda Saat Status Anak Krakatau Naik Siaga III, Ini Pemicunya!
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Radius 5 Kilometer Wajib Steril Dari Wisatawan dan Nelayan
Keputusan menaikkan status ini merujuk pada hasil pemantauan visual serta instrumental komprehensif dalam beberapa waktu terakhir
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Radius 5 Kilometer Wajib Steril Dari Wisatawan dan Nelayan
Indonesia
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Seluruh korban erupsi Gunung Dukono berhasil ditemukan. Kini, operasi pencarian tim SAR resmi ditutup.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Lontaran material vulkanis tersebut diidentifikasi sebagai arus piroklastik (pyroclastic density current/PDC) yang dipicu runtuhan aliran lava.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Lembaga vulkanologi setempat menetapkan Status Siaga Level 3 dalam skala lima tingkat.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
   Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Indonesia
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 4 Kilometer
Guna menjaga kesehatan, masyarakat yang terpapar hujan abu diimbau untuk segera menggunakan pelindung diri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 Maret 2026
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 4 Kilometer
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi Pagi Tadi, PVMBG Keluarkan 3 Rekomendasi
Letusan tercatat pukul 06.07 WIB dengan tinggi kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 mdpl. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 November 2025
Gunung Semeru Erupsi Pagi Tadi, PVMBG Keluarkan 3 Rekomendasi
Indonesia
Debu Vulkanik Dari 2 Letusan Gunung Api Ancam Warga NTT, Warga Diminta Pakai Kacamata dan Tutup Rumah
Sebaran abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki, hingga saat ini masih berdampak di Kabupaten Flores Timur, Sikka, Ende, dan Nagekeo, sedangkan sebaran abu vulkanik Ile Lewotolok masih berdampak di Lembata dan Flores Timur.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 September 2025
Debu Vulkanik Dari 2 Letusan Gunung Api Ancam Warga NTT, Warga Diminta Pakai Kacamata dan Tutup Rumah
Bagikan