Cukupi Kebutuhan Lebaran, BI Surakarta Sediakan Uang Tunai Rp4,3 Triliun
Kepala BI Kanwil Surakarta, Jawa Tengah, Bambang Pramono, Rabu (6/5). (MP/Ismail)
MerahPutih.com - Bank Indonesia (BI) Surakarta, Jawa Tengah menyediakan uang tunai sebesar Rp4,3 triliun untuk mencukupi kebutuhan masyarakat di Solo Raya selama Lebaran. Jumlah uang tersebut naik 5 persen dibandingkan pada momen Lebaran 2019 lalu.
Kepala BI Kanwil Surakarta, Bambang Pramono, mengungkapkan pada Lebaran 2019 lalu BI Surakarta menyediakan uang tunai senilai Rp4,1 triliun. Kemudian pada Lebaran tahun ini kebutuhan uang tunai Lebaran disediakan senilai RpRp4,3 triliun.
Baca Juga
"Persediaan uang tunai tersebut kami pastikan sesuai yang dibutuhkan masyarakat dengan nominal dan pecahan yang sudah dalam kondisi layak edar," ujar Bambang, Rabu (6/5).
Bambang mengatakan dengan uang tunai sebanyak tersebut masyarakat tidak perlu takut kekurangan uang tunai, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan tukar uang baru. Terkait adanya penukaran uang baru, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah lembaga keuangan untuk memberikan kemudahan kepada warga.
"Kami bekerjasama dengan perbankan, Perbarindo, Asbisindo, PT Pegadaian, dan PT Pos Indonesia dalam melayani penukaran uang baru pada Lebaran tahun ini," kata dia.
Ia menegaskan pada Lebaran tahun ini tidak melayani penukaran uang baru dengan mobil keling seperti yang dilakukan tahun sebelumnya. Hal itu dilakukan mengingat saat ini sedang terjadi pandemi COVID-19.
"Layanan penukaran uang baru kepada masyarakat dan instansi maupun mitra kerja tetap dilakukan oleh perbankan di seluruh Solo Raya termasuk BPR dan BPRS serta Pegadaian dan PT Pos Indonesia," kata dia.
BI Surakarta, kata dia, dalam pelayanan penukaran uang baru di bank tetap harus mengutanakan protokol kesehatan dalam mencegah penularan COVID-19 sesuai aturan pemerintah pusat. Masyarakat yang datang ke bank untuk tukar uang baru harus memakai masker, pemindaian suhu tubuh, dan penerapan physical distancing.
"Kami sediakan sebanyak 175 titik loket layanan penukaran maupun penarikan uang pecahan kecil akan dilaksanakan mulai tanggal 4-22 Mei 2020," kata dia.
Baca Juga
Ia menambahkan dalam penukaran uang baru BI Surakarta tidak melakukan pembatasan jumlah penukaran. Namun, dalam pelaksanaannya perlu diatur agar terdapat pemerataan bagi masyarakat yang membutuhkan uang tunai tersebut.
"Kami imbau masyarakat agar tidak melakukan penukaran uang melalui jasa penukaran uang tidak resmi atau perantara lainnya. Semua itu untuk mengantisipasi peredaran uang palsu," tutup dia. (*)
Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.
Bagikan
Berita Terkait
Dana Hibah Dikirim ke Rekening Pribadi, Ini Pengakuan Keraton Surakarta
Tiket Kereta Api untuk Lebaran 2026 sudah Mulai Dijual, ini nih Jadwal Pemesanannya
Kurs Rupiah Menguat ke Rp16.820, Tekanan Global Mulai Mereda?
Jadi Pelaksana Keraton Solo, Tedjowulan Minta 2 Raja Kembar Serahkan Penguasaan Aset
Satnarkoba Polresta Solo Sita 1 Kilogram Sabu dari Jaringan Lintas Provinsi
Gerindra Pastikan Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Sudah Tidak Pegang KTA Partai
Thomas Djiwandono Dikabarkan Keluar dari Gerindra, Demi Posisi Deputi Gubernur BI
Antisipasi Mudik 2026, Korlantas Polri Gencar Razia Angkutan Ilegal
Sinyal Tukaran Posisi Deputi Gubernur BI Juda Agung dengan Wamenkeu Thomas Djiwandono
Deputi Gubernur BI Juda Agung Mundur, Keponakan Prabowo Mencuat Jadi Pengganti