Cuci Hidung Bersihkan Polutan yang Menempel

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 01 September 2023
Cuci Hidung Bersihkan Polutan yang Menempel

Hidung memiliki mekanisme sistem pertahanan tubuh, yaitu sistem mukosiliar. (Unsplash/Yoab Anderson)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HIDUNG adalah organ yang menjadi jalan masuknya udara ke dalam tubuh kita. Setiap harinya, hidung dapat menghirup 10 ribu-15 ribu liter udara. Namun, hidung rentan terhadap polutan, debu, asap kendaraan, asap rokok, virus dan bakteri, sehingga perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan hidung.

Hidung memiliki mekanisme sistem pertahanan tubuh, yaitu sistem mukosiliar. Mengutip dari Halodok, sistem ini akan menjaga agar saluran nafas selalu bersih walau membawa partikel debu, bakteri, virus, alergen dan toksin lain yang tertangkap pada lapisan mukosa ke arah nasofaring untuk kemudian ditelan atau dibatukkan.

Baca Juga:

Kenali Manfaat Nutrisi Esensial untuk Tumbuh Kembang si Kecil

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan hidung yaitu dengan cuci hidung. Cuci hidung memang masih terdengar awam oleh beberapa orang, namun metode ini diyakini mudah dan sangat sederhana untuk dilakukan.

Mengutip laman Sardjito, cuci hidung adalah suatu metode yang sederhana dan murah dengan cara membilas rongga hidung menggunakan larutan salin. Larutan salin yang digunakan umumnya adalah larutan isotonis seperti NaCl 0,9%. Fungsinya untuk membantu perbaikan pembersihan mukosiliar dengan cara melembabkan rongga hidung dan mengangkat material-material yang melekat pada membran mukosa.

Cuci hidung berfungsi membantu mengeluarkan partikel yang memicu inflamasi (debu, bakteri, alergen dan jamur) serta menurunkan jumlah mediator inflamasi di mukosa sehingga dapat mengurangi inflamasi pada mukosa hidung. Selain itu, dapat mencegah peradangan dan infeksi pada rongga hidung, membuat hidung menjadi lebih bersih dan segar, mencegah infeksi bakteri, virus, jamur, serangan alergi dan asma.

Baca Juga:

Layar Ponsel Hambat Komunikasi dan Kemampuan Memecahkan Masalah?

hidung
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan hidung yaitu dengan cuci hidung. (freepik/freepik)

Untuk kamu yang belum pernah cuci hidung, melansir dari Klikdokter, ini dia cara melakukannya, yaitu :

1. Siapkan cairan pencuci hidung (cairan infus NaCl 0,9 persen), transofix, spuit 10 cc, dan wadah (gelas atau mangkuk) untuk menaruh cairan. Semua alat ini dapat kamu beli bebas di apotek.

2. Sambungkan transofix ke botol cairan infus

3. Tuangkan cairan pencuci hidung ke wadah

4. Ambil cairan menggunakan spuit (alat suntik) tanpa jarum sebanyak 10 cc

5. Tundukkan dan miringkan kepala (kepala miring ke kanan untuk hidung kanan, dan sebaliknya). Posisi spuit lurus ke dalam lubang hidung, mulut dibuka, tahan napas

6. Semprotkan cairan ke rongga hidung

7. Setelah semua larutan habis, embuskan udara secara lembut melalui kedua lubang hidung untuk membersihkan sisa cairan dan mukus yang tertinggal

8. Bersihkan sisa cairan dengan tisu

9. Lakukan hal yang sama pada lubang hidung yang satunya

Mudah bukan? Bagi yang pertama kali melakukan cuci hidung, memang akan sedikit menakutkan ya. Namun, jangan khawatir ya, metode cuci hidung ini aman dan tidak berefek samping. Selamat mencoba! (dgs)

Baca Juga:

Pentingnya Vaksin Influenza untuk Pasien Diabetes

#Kesehatan #September Sebangsa Seudara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan