Layar Ponsel Hambat Komunikasi dan Kemampuan Memecahkan Masalah?

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 29 Agustus 2023
Layar Ponsel Hambat Komunikasi dan Kemampuan Memecahkan Masalah?

Penggunaan waktu layar yang berlebihan dapat menghambat perkembangan anak. (Pixabay/Anviere)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INOVASI terus dirilis dari teknologi digital termasuk layar ponsel. Namun dunia medis masih berkutat pada dampak fisik dan psikologis penggunanya. Beberapa makalah penelitian mengungkapkan dampak negatif dari perangkat yang mudah diakses seperti ponsel dan tablet.

Terutama yang terjadi pada kesehatan fisik dan mental anak-anak. Penelitian terbaru yang berfokus pada anak-anak di usia satu tahun mengungkapkan waktu penggunaan gawai yang berlebihan berkaitan dengan tertundanya perkembangan keterampilan penting. Seperti komunikasi, fungsi motorik, dan kemampuan memecahkan masalah.

Baca Juga:

Memupus Kesenjangan Digital dalam Pendidikan Anak-Anak

anak
Dikaitkan dengan keterlambatan perkembangan komunikasi dan pemecahan masalah. (freepik/freepik)

Laman slashgear mengungkapkan penelitian itu bahwa waktu bermain gawai yang lebih lama untuk anak usia satu tahun dikaitkan dengan keterlambatan perkembangan komunikasi dan pemecahan masalah.

Penelitian itu memang tidak menetapkan hubungan sebab akibat yang pasti antara paparan waktu layar (screen time) dan keterlambatan perkembangan. Namun hasil tes menemukan pola yang menunjukkan bahwa waktu layar setidaknya menyumbangkan salah satu masalah yang ada.

Penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of American Medical Association Pediatrics ini meneliti dampak paparan waktu layar ponsel pada anak-anak di usia satu tahun. Kemudian memeriksa pengaruh lima domain perkembangan kognitif utama. Para peneliti menargetkan komunikasi, motorik halus, motorik kasar, pemecahan masalah, dan keterampilan sosial-pribadi sebagai bagian dari analisis. Penelitian ini menggunakan kuisioner usia dan beberapa tahapan untuk menilai tanda-tanda keterlambatan perkembangan anak pada 7.097 responden anak.

Para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang terpapar layar ponsel dalam kurun waktu empat jam atau lebih akan mengalami keterlambatan yang memperngaruhi kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah. Secara keseluruhan, peneliti menyimpulkan bahwa pada usia dua tahun, keterlambatan mempengaruhi komunikasi (5,1%), keterampilan motorik kasar (5,6%), motorik halus (4,5%), pemecahan masalah (4,2%), dan keterampilan sosial dan pribadi (5,5%). Efek yang sama juga terlihat pada usia empat tahun, namun dengan angka yang lebih kecil.

Dalam makalah penelitian tersebut efek ini akan memudar seiring berjalannya waktu. Jurnal ilmiah itu menuliskan, waktu menonton layar untuk anak usia satu tahun dikaitkan dengan motorik halus dan domain keterampilan pribadi dan sosial pada usia dua tahun. Namun, hubungan ini tidak terkonfirmasi pada usia empat.

Baca Juga:

Kandungan Gula dan Nutrisi pada Makanan Minuman Anak-anak

anak
Para peneliti menargetkan komunikasi, motorik halus, motorik kasar, pemecahan masalah. (freepik/pressfoto)

Penelitian lain yang diterbitkan dalam Cognitive Development mencatat, penggunaan layar yang berlebihan dapat menghambat perkembangan anak. Penelitian ini mengungkapkan bahwa program yang ditujukan untuk anak kecil harus disesuaikan dengan kemampuan kognitif anak dan mendorong orang tua dan anak untuk menggunakan layar bersama.

Penelitian lain yang dilakukan di University of Calgary, Kanada, menuliskan bahwa anak-anak yang terpapar layar pada dua tahun pertama kehidupan mereka memiliki kinerja yang lebih buruk dalam tes perkembangan saat mereka mencapai usia tiga tahun.

Tentu dalam perkembangan tumbuh kembang anak, orang tua memainkan andil yang besar, terutapa pada era gawai. Menurut Raising Children, anak hanya boleh menatap layar ponsel ketika sedang melalukan panggilan video. Orang tua disarankan untuk menjauhkan ponsel dan laptop saat berinteraksi dengan anak-anak. Kemudian memastikan bahwa mereka terlibat dalam aktivitas dunia nyata, sebaiknya di luar ruangan.

American Academy of Pediatrics menyarankan, untuk anak usia dibawah dua tahun perlu pendampingan orang tua tidak boleh sendirian. Lembaga National Childbirth Trust (NCT) di Inggris mengatakan bahwa paparan layar pada anak-anak hingga usia tiga tahun berdampak negatif pada pola tidur dan berkontribusi pada kecemasan. NCT menyarankan agar anak-anak di bawah usia dua tahun tidak menggunakan gawai. (aqb)

Baca Juga:

‘Father Hunger’ dan Dampaknya pada Anak-anak

#Kesehatan #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Tekno
Daftar HP Samsung yang Dapat Update One UI 9, Ada Galaxy S26 hingga Z Fold 7!
Daftar HP Samsung yang dapat One UI 9 kini bertambah. Samsung Galaxy S26 hingga Z Fold 7 sudah bisa mendapatkannya.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Daftar HP Samsung yang Dapat Update One UI 9, Ada Galaxy S26 hingga Z Fold 7!
Tekno
Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 hingga Kamera 200MP
Xiaomi 18 kini kembali bocor dengan spesifikasi gahar. HP itu membawa kamera 200MP hingga chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 hingga Kamera 200MP
Tekno
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Ungkap Desain Kamera Belakang Baru, Begini Wujudnya
Samsung Galaxy S27 Ultra akan membawa perubahan di kamera belakangnya. Lalu, casingnya juga sudah bocor.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Ungkap Desain Kamera Belakang Baru, Begini Wujudnya
Tekno
OPPO Find X10 Versi Global Sudah Muncul di Geekbench, ini Bocoran Spesifikasinya
OPPO Find X10 global kini sudah muncul di Geekbench. HP itu akan membawa spesifikasi unggulan di kelasnya.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
OPPO Find X10 Versi Global Sudah Muncul di Geekbench, ini Bocoran Spesifikasinya
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Tekno
Xiaomi 18 Diprediksi Meluncur Desember 2026, Bawa Baterai 7.200 mAh?
Xiaomi 18 diprediksi meluncur Desember 2026. HP ini akan membawa baterai 7.200 mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Xiaomi 18 Diprediksi Meluncur Desember 2026, Bawa Baterai 7.200 mAh?
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Infinix XBOOK 14 NEO Hadir di Indonesia, Laptop 1.2 Kg dengan Sertifikasi US Military-Grade
Infinix XBOOK 14 NEO hadir di Indonesia dengan bobot 1,2 kg, Intel Core, Folax AI, baterai hingga 13 jam, dan sertifikasi US Military-grade.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Infinix XBOOK 14 NEO Hadir di Indonesia, Laptop 1.2 Kg dengan Sertifikasi US Military-Grade
Tekno
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
iPad Mini 8 akan meluncur Oktober 2026. Perangkat ini bakal hadir dengan upgrade besar-besaran.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
Tekno
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Vivo S2 FE kabarnya segera meluncur 6 Oktober 2026. HP ini kemungkinan membawa baterai 10.000 mAh.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Bagikan