MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menuntaskan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pilgub 2024 sebesar 100 persen dari jumlah keseluruhan sebanyak 8,3 juta data pemilih.
"Proses coklit di DKI Jakarta per hari ini sudah selesai 100 persen," kata Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi DKI Jakarta Fahmi Zikrillah di Jakarta, Rabu (24/7).
Selama masa coklit yang dilakukan dari tanggal 24 Juni hingga 24 Juli 2024 itu, petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) telah menyelesaikan proses itu terhadap 8.315.669 data pemilih yang tersebar di 14.775 TPS se-Jakarta. Angka tersebut kemungkinan akan ada perubahan sesuai dengan hasil coklit di lapangan.
Fahmi menjelaskan, setelah coklit berakhir, maka berikutnya panitia pemungutan suara (PPS) akan menyusun daftar pemilih hasil pemutakhiran.
Baca juga:
"Hasil coklit tersebut menjadi bahan bagi kami untuk melakukan rekapitulasi dan menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) secara berjenjang, mulai dari kelurahan hingga provinsi," katanya.
Rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran dijadwalkan dimulai pada 1-3 Agustus di Tingkat PPS (kelurahan), 5-7 Agustus di Tingkat PPK (kecamatan), 9-11 Agustus di Tingkat KPU Kab/Kota dan 14-17 Agustus di Tingkat Provinsi.
Setelah itu, KPU Provinsi DKI Jakarta akan mengumumkan DPS secara terbuka kepada masyarakat melalui website, media sosial, maupun ditempel di papan pengumuman kelurahan ataupun RT/RW setempat.