Coca-Cola Uji Coba Kemasan Botol Kertas di Eropa
AdeZ, botol Coca-Cola dari kertas. (Foto BBC)
COCA-Cola baru saja melakukan percobaan yang bermanfaat bagi lingkungan. Seperti dilansir Daily Mail, perusahaan minuman ringan yang telah hadir sejak 8 Mei 1886 itu hendak menguji coba penggunaan kemasan botol kertas untuk minuman Coca-Cola di Eropa.
Ini merupakan kali pertama Coca Cola menggunakan kemasan botol kertas. Prototipe botol kertas itu akan tersedia pada musim panas 2021 dalam edisi terbatas di Hongaria. Pertama-tama, Coca-Cola akan menawarkan 2.000 botol Coca-Cola yang terbuat dari kertas yang akan dijual pengecer grosir daring Hongaria, yaitu Kifli.hu.
Tampilan botol kertas Coca-Cola. (Foto Coca Cola)
Prototipe Coca-Cola kemasan botol kertas itu terbuat kayu yang ramah lingkungan dengan bio-based material barrier yang berfungsi menahan cairan dan gas dalam minuman bersoda.
Baca juga:
Jumlah Total Virus Corona saat ini Setara dengan Setengah Kaleng Soda
Botol kertas Coca-Cola itu pun tidak 100% terbuat dari kertas. Masih terdapat tutup botol dan lapisan yang memanfaatkan plastik polyethylene terephthalate (PET) daur ulang. Meski begitu, botol plastik ini diklaim masih bisa didaur ulang layaknya jenis-jenis kertas lainnya.
Coca-Cola telah bekerja sama dengan The Paper Bottle Company (Paboco), perusahaan rintisan asal Denmark untuk menciptakan botol kertas ini. BBC mengabarkan prototipe ini telah melalui pengujian laboratorium secara ekstensif selama tujuh tahun untuk menilai kinerja botol kertas dan ketahanannya untuk melindungi isi minuman.
Seperti dikabarkan Daily Mail, Coca-Cola Company telah berjanji mengumpulkan dan mendaur ulang tiap botol dan kaleng yang telah dijual secara global. Janji itu merupakan bagian dari misi Coca-Cola untuk mengeliminasi limbah plastik, mengurangi jejak karbon, dan menjadi waste-neutral pada 2030.
Baca juga:
Coca-Cola telah menjadi kontributor limbah plastik terbesar di seluruh dunia. Coca-Cola menduduki urutan pertama penyedia limbah plastik diikuti PepsoCo dan Nestle.
Menurut penelitian Break Free From Plastic, produk Coca-Cola termasuk Fanta dan Sprite menduduki urutan pertama yang paling umum ditemukan pada yang meneliti hampir 350 ribu potongan plastik di seluruh dunia.(SHN)
Baca juga:
Bagikan
annehs
Berita Terkait
Jadi 'Surga' Penikmat Kuliner Premium Lobster dan Burger, Jakarta Kini Disetarakan dengan London dan New York
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Ladies, Kenali Tubuh, Siklus, dan Ritme Alami Diri untuk Bekal Menyusun Resolusi Tahun Baru
Tumbler Tahan Banting Pilihan Terbaik untuk Dukung Gaya Hidup Hijau Ramah Lingkungan
TYESO Resmi Hadir di Indonesia lewat Kerja Sama Eksklusif dengan PT USS
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Merayakan Malam Tahun Baru ala Argentina, Menikmati Torta Galesa hingga Asado
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus