Ciri-Ciri Kamu Punya Tingkat Percaya Diri yang Rendah

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 02 Februari 2021
Ciri-Ciri Kamu Punya Tingkat Percaya Diri yang Rendah

Tingkat kepercayaan diri mempengaruhi masa depan seseorang. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DIKIT-dikit insecure, lama-lama depresi. Penyakit anak muda zaman sekarang ya enggak jauh-jauh dari kata insecure alias enggak percaya diri. Perkembangan media sosial yang semakin canggih memang membuat kehidupan kebanyakan orang menjadi transparan. Sehingga semakin banyak orang yang merasa kurang percaya diri ketika melihat temannya terlihat membagikan momen-momen sedang liburan atau ketika sedang mencapai sesuatu.

Melansir dari blog.zencare.co, seberapa sering kamu berpikir dalam hati seperti: "Duh aku kok jelek ya?" atau "Duh kok dia mudah dapat kerja sih?". Akibat melihat teman-teman terlihat lebih bahagia dan sukses, kamu malah merasa gagal.

Orang dengan tingkat percaya diri yang rendah bahkan tak segan untuk meminta maaf bahkan ketika dirinya tidak bersalah. Kebiasaan seperti ini akan semakin mempengaruhi kesehatan jiwa jika dibiarkan begitu saja. Bagaimana ya cara meningkatkan kepercayaan diri?

Baca Juga:

Apakah Salah Jadi Orang Terlalu Percaya Diri?


1. Olahraga

pede
Rutin olahraga setiap hari dapat membuang pikiran negatif. (Foto: Pixabay/marymccraft)


Oahraga menjadi salah satu cara untuk membuang pikiran negatif termasuk perasaan kurang percaya diri. Dengan rutin berolahraga, kamu kehabisan waktu untuk memikirkan apa yang kurang dari dalam dirimu sendiri. Apalagi jika rutinitas olahraga berhasil membuat dirimu glow up dan lebih sehat. Dijamin kepercayaan diri akan langsung meningkat pesat.


2. Mencari bantuan profesional

pede
Konsultasikan dengan psikolog. (Foto: Pixabay/jamesoladujoye)


Jangan malu untuk meminta bantuan profesional seperti psikolog untuk mengatasi masalah kepercayaan diri. Mereka justru akan sangat membantumu dalam mengelola emosi. Zaman dahulu konsultasi ke psikolog atau psikiater memang masih dianggap tabu. Tetapi di zaman modern ini justru kesehatan mental mulai menjadi prioritas di tengah masyarakat.

Baca Juga:

Seberapa Penting Rasa Percaya Diri Itu?


3. Buat catatan goals setiap hari

pede
Menulis goals setiap hari untuk lebih produktif. (Foto: Pixabay/StartupStockPhotos)


Salah satu cara meningkatkan rasa percaya diri adalah dengan membuat dirimu sibuk setiap hari. Coba lah untuk menulis goals per hari agar kamu tergerak untuk menjadi lebih produktif. Apa yang berhasil dicapai setiap hari akan semakin meningkatkan rasa percaya diri.


4. Detoks media sosial

pede
Kurangi intensitas bermain media sosial. (Foto: Pixabay/LoboStudioHamburg)


Mager dan rebahan boleh-boleh saja dilakukan. Tetapi hindari 24 jam non-stop bermain media sosial. Semakin sering kamu melihat kehidupan orang lain melalui media sosial, semakin mudah juga kamu merasa insecure. Perlu diingat, tidak semua yang ada di media sosial sesuai dengan kenyataannya. Semua orang pasti berusaha untuk hanya membagikan momen bahagia dalam hidupnya di media sosial. Tidak hanya kamu saja kok yang menghadapi naik turun kehidupan, mereka hanya tidak menampilkan titik terendahnya melalui media sosial. Jangan khawatir! (mar)

Baca Juga:

4 Tanda Ini Menunjukkan Bahwa Kamu Kurang Percaya Diri

#Percaya Diri #Kesehatan #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan