Cerita Robby Adriansyah, Petugas Lapas Dimutasi Karena Video Viral Dugaan Pesta Sabu

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 November 2024
Cerita Robby Adriansyah, Petugas Lapas Dimutasi Karena Video Viral Dugaan Pesta Sabu

Foto : Petugas Lapas yang Dimutasi Robby Adriansyah/ dok media sosial

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Media sosial tengah viral seorang petugas Lapas bernama Robby Ardriansyah usai memvideokan dugaan pesta narapidana di bekas tempatnya bertugas, Lapas Tanjung Raja Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Robby dimutasi ke Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan), Baturaja, OKU tak lama setelah video napi diduga pesta sabu di Lapas Tanjung Raja viral di sosial media.

Video berdurasi 16 detik yang diviralkan Robby menampilkan sekelompok napi sedang berpesta sambil mendengarkan musik kencang.

Narasi yang tercantum dalam video menyebut bahwa para napi dalam pengaruh sabu. Video juga menunjukkan bahwa para napi bisa mengakses ponsel.

Baca juga:

Begini Status Terkini Terpidana Mati Mary Jane di Lapas Gunung Kidul

Banyak netizen mempertanyakan dari mana para napi tersebut bisa memperoleh sabu dan dibebaskan menggunakan ponsel.

Kepala Lapas Badarudin mengatakan, Robby adalah pengguna narkoba dan hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa dirinya positif menggunakan napza.

Hal ini membuat Robby dikenakan hukuman disiplin tingkat berat sesuai rekomendasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN).

Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Pengamanan Lapas Tanjung Raja, Ogan Ilir, Ade Irianto.

Baca juga:

Mayoritas Bisnis Narkoba Dikendalikan dari Lapas, Kapolri Duga Dibantu Oknum

Ia mengatakan, Robby adalah pecandu narkoba. Ia mengklaim bahwa Robby pernah menjalani rehabilitasi di Kalianda pada 2021.

Robby dalam video klarifikasinya membenarkan bahwa ia pernah direhabilitasi dua tahun yang lalu, namun ia membantah bahwa dirinya positif narkoba baru-baru ini.

Ia menegaskan, dirinya bukan positif narkoba, melainkan positif obat benzodiazepin, yang ia konsumsi dengan resep dokter.

“Itu obat resmi, saya punya dokter, saya punya obat, itu dikeluarkan oleh resep dokter resmi Rumah Sakit Ernaldi Bahar,” kata Robby.

Ia meminta bantuan dari pengacara dan asosiasi hukum untuk mendukung kasus yang ia alami saat ini.

Benzodiazepine adalah sejenis obat penenang yang biasanya direkomendasikan dokter untuk orang-orang yang mengalami gangguan medis, seperti insomnia, kecanduan alkhohol, mudah gelisah, gangguan kecemasan, kontrol kejang, dan relaksasi otot. (Knu)

#Lapas
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Petugas LP Sragen Gagalkan Penyelundupan 10,9 Gram Sabu, Disembunyikan di Alat Vital
Narkoba diduga akan diberikan kepada suaminya yang menjadi warga binaan LP tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Petugas LP Sragen Gagalkan Penyelundupan 10,9 Gram Sabu, Disembunyikan di Alat Vital
Indonesia
Ferdy Sambo Kuliah S2 Teologi, Ikut Program Beasiswa di Lapas Cibinong
Ferdy Sambo dikabarkan sedang mengikuti kuliah S2 Teologi di Lapas Cibinong. Ia mengambil program beasiswa di Sekolah Tinggi Global Glow Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 14 Mei 2026
Ferdy Sambo Kuliah S2 Teologi, Ikut Program Beasiswa di Lapas Cibinong
Indonesia
Dukcapil DKI Jakarta Jemput Bola ke Lapas, Pastikan Warga Binaan Punya KTP dan NIK
Dukcapil DKI Jakarta melakukan jemput bola ke lapas. Kini, warga binaan dipastikan memiliki KTP dan NIK.
Soffi Amira - Selasa, 28 April 2026
Dukcapil DKI Jakarta Jemput Bola ke Lapas, Pastikan Warga Binaan Punya KTP dan NIK
Indonesia
11 Napi Jadi Relawan Cuci Ompreng di Dapur MBG Tangerang
Seluruh aktivitas mereka juga berada di bawah pengawasan ketat petugas LP.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
11 Napi Jadi Relawan Cuci Ompreng di Dapur MBG Tangerang
Indonesia
Narapidana Diduga Dipaksa Makan Daging Anjing, Kalapas di Sulut Dicopot
Dugaan Kalapas Enemawira, Sulut, berinisial CS memaksa narapidana memakan makanan nonhalal ini diungkapkan anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Desember 2025
Narapidana Diduga Dipaksa Makan Daging Anjing, Kalapas di Sulut Dicopot
Indonesia
Sidang Etik Kalapas Enemawira Paksa Napi Makan Anjing Digelar di Jakarta, Statusnya Sudah Nonaktif
Sidang kode etik Kalapas Enemawira itu digelar di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Gambir, Jakarta, hari ini Selasa 2 Desember 2025.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Sidang Etik Kalapas Enemawira Paksa Napi Makan Anjing Digelar di Jakarta, Statusnya Sudah Nonaktif
Indonesia
28 Pasien RS Pengayoman Cipinang Dievakuasi, Ditjenpas Sebut Awal Titik Api dari Gudang Logistik
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memastikan kebakaran saat ini telah berhasil diatasi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Desember 2025
28 Pasien RS Pengayoman Cipinang Dievakuasi, Ditjenpas Sebut Awal Titik Api dari Gudang Logistik
Indonesia
LP Sragen Bongkar Penyelundupan Narkotika Libatkan Perempuan, Modusnya Besuk Tahanan
Modus pelaku ialah membesuk tahanan sambil menyembunyikan lima paket sabu di pakaian dalamnya, tepatnya di area payudara, saat jam besuk tahanan.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
LP Sragen Bongkar Penyelundupan Narkotika Libatkan Perempuan, Modusnya Besuk Tahanan
Indonesia
1.300 narapidana Dibui di Penjara Super Maximum dan Maximum Security Nusakambang
Proses pengawalan dan pemindahan dilakukan bersama tim dari dari pengamanan intelijen dan kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dengan kepolisian dan petugas pemasyarakatan di masing-masing wilayah.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 24 Agustus 2025
1.300 narapidana Dibui di Penjara Super Maximum dan Maximum Security Nusakambang
Indonesia
375 Ribu Napi Dapat Remisi saat HUT ke-80 RI, Negara Hemat Pengeluaran untuk Uang Makan Sampai Rp 639 Miliar
Pemberian remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, melainkan juga penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perilaku positif selama pembinaan.
Dwi Astarini - Senin, 18 Agustus 2025
375 Ribu Napi Dapat Remisi saat HUT ke-80 RI, Negara Hemat Pengeluaran untuk Uang Makan Sampai Rp 639 Miliar
Bagikan