Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cerita Dokter Bedah soal Corrective Surgery Aprilia Manganang

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 19 Maret 2021
Cerita Dokter Bedah soal Corrective Surgery Aprilia Manganang

Penampilan baru Aprilia Manganang (tengah) didampingi KASAD TNI AD Jenderal Andika Perkasa dan istrinya Yetty Andika Perkasa di Mabesad TNI AD, Jumat (18/3). Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dokter bedah RSPAD Gatot Soebroto, Kolonel CKM dr Guntoro, menjadi salah satu saksi ahli di sidang pergantian nama dan status jenis kelamin Serda Aprilia Santini Manganang.

Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara dilakukan secara virtual, pada Jumat (19/3).

Guntoro mengatakan melakukan pemeriksaan kepada Manganang pada (9/3). Saat itu, dia membuka seluruh pakaian Manganang.

Baca Juga

Nama Baru Aprilia Manganang setelah Resmi Jadi Laki-laki

"Saya buka pakaiannya, dada bidang, saya periksa di situ ada penis. Dengan ukuran memang lebih kecil dari normal sekitar 4 cm panjang diameter 2 cm. Kemudian saya dapatkan kantong buah zakar, dua buah zakar," ujar Guntoro saat memberikan keterangan, Jumat (19/3).

Selain itu, Guntoro juga menyebut saluran air kencing dan sperma berada di bawah kantong buah zakar. Kondisi tersebut disebut sebagai hipospadia.

"Kemudian saluran kecil tubuh dari penis normal, tapi di bawah dari kantong buah kemaluan jadi secara fisik sebagai hipospadia," katanya.

Karena saluran di bawah kemaluan ketika kencing jongkok, melihat sikap ini posisi kencing ini menyatakan dia seorang wanita.

Serda Aprilia Manganang (Instagram/@manganang92)

Setelah itu, tim dokter kemudian melakukan pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging). Hasilnya tidak ditemukan rahim di tubuh Manganang.

"Setelah itu kita lakukan pemeriksaan MRI, periksa rongga panggul tidak ditemukan rahim, indung telur, dan vagina. Kita menemukan prostat dan itu dimiliki hanya laki-laki," imbuhnya.

Amasya Manganang, kakak dari Serda Aprilia Santini Manganang juga mengidap penyakit hipospadia.

Hal itu diungkap Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

"Amasya curhat, 'bapak, saya juga ingin diperiksa'. Kami siap," ujar Andika.

Andika mengatakan pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan medis kepada Amasya. Pemeriksaan itu dilakukan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Dari hasil pemeriksaan, Amasya diketahui memiliki penyakit hipospadias. Penyakit itu sama dengan adiknya, Aprilia Manganang.

"Hasilnya ternyata sangat mirip. Hasil pemeriksaan Amasya tidak seberuntung kita, sakit juga," katanya.

Andika mengatakan Amasya juga perlu menjalani corrective surgery sampai dua kali. Tindakan itu juga sama dengan apa yang dijalani Aprilia Manganang.

Saat ini, Pengadilan Negeri (PN) Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara sedang menggelar sidang permohonan pergantian nama dan status jenis kelamin Aprilia Manganang. Sidang tersebut digelar secara online.

Aprilia Manganang selaku pemohon memberikan kuasa untuk menghadiri sidang. Aprilia Manganang saat ini mengikuti sidang secara virtual di Mabes TNI AD. (Knu)

Baca Juga

TNI AD Bantu Aprilia Manganang Ubah Jenis Kelamin dari Perempuan ke Laki-laki

#TNI AD
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
NI AD minta publik tidak berspekulasi terkait ledakan gudang amunisi Madiun. Tim investigasi profesional dari Jakarta sudah dibentuk untuk menyelidiki penyebab insiden.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Indonesia
TNI AD Kirim Tim Khusus dari Jakarta Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
TNI AD bentuk tim investigasi profesional dari Jakarta untuk menyelidiki ledakan gudang amunisi Puspalad Madiun. 1 prajurit gugur, 6 luka. Korban dirawat di RSUD Caruban.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Kirim Tim Khusus dari Jakarta Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Indonesia
Gudang Amunisi TNI Madiun Meledak Saat Proses Pemeriksaan dan Perawatan
Ledakan gudang amunisi Puspalad Madiun terjadi saat inspeksi rutin. Satu prajurit gugur, empat luka berat, dua luka ringan.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Gudang Amunisi TNI Madiun Meledak Saat Proses Pemeriksaan dan Perawatan
Indonesia
TNI AD Buka Suara Kondisi Terkini Ledakan Madiun: 4 Prajurit Luka Berat, 2 Luka Ringan
TNI AD buka suara terkait ledakan gudang munisi di Madiun. Satu prajurit gugur, empat luka berat, dua luka ringan. Korban dirawat di RSUD Caruban, penyebab masih diinvestigasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Buka Suara Kondisi Terkini Ledakan Madiun: 4 Prajurit Luka Berat, 2 Luka Ringan
Indonesia
450 Prajurit Satuan Tempur Asal Aceh Dikirim ke Boven Digoel Papua
Prajurit juga bakal menerapkan keterampilan di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
450 Prajurit Satuan Tempur Asal Aceh Dikirim ke Boven Digoel Papua
Indonesia
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
PBB juga menuntut pertanggungjawaban penuh dan mendesak seluruh pihak mematuhi hukum internasional guna memastikan keamanan properti serta personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
Indonesia
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Apresiasi tinggi ini merujuk pada keberhasilan operasi pembebasan pilot Philip Mark Mehrtens yang berakhir damai tanpa pertumpahan darah September 2024 lalu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Indonesia
TNI-AD Kerahkan 200 Anggota Cari Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar
Operasi di lapangan dipimpin Komandan Korem 121/Alambhana Wanawai Brigjen Purnomosidi.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
TNI-AD Kerahkan 200 Anggota Cari Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar
Indonesia
Prajurit TNI Gugur di Misi PBB, Investigasi Harga Mati Sebelum Tarik Pasukan
Pengiriman pasukan perdamaian merupakan misi mulia yang menjadi ikon diplomasi pertahanan Indonesia di kancah internasional
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 April 2026
Prajurit TNI Gugur di Misi PBB, Investigasi Harga Mati Sebelum Tarik Pasukan
Indonesia
Pahlawan Perdamaian Pulang ke Pelukan Ibu Pertiwi, Prabowo Tak Lupa Cium Bayi di Dalam Gendongan Istri Prajurit
Presiden kemudian berdiri tegak di hadapan ketiga peti, memberikan sikap hormat sempurna bagi putra terbaik bangsa
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
Pahlawan Perdamaian Pulang ke Pelukan Ibu Pertiwi, Prabowo Tak Lupa Cium Bayi di Dalam Gendongan Istri Prajurit
Bagikan