Nama Baru Aprilia Manganang setelah Resmi Jadi Laki-laki

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 19 Maret 2021
Nama Baru Aprilia Manganang setelah Resmi Jadi Laki-laki

Kepala Staf (KASAD) TNI AD Jenderal Andika Perkasa dan istri ikut menyaksikan sidang virtual dari Mabes TNI AD soal status jenis kelamin Serda Aprilia Manganang. Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Staf (KASAD) TNI AD Jenderal Andika Perkasa dan istri ikut menyaksikan sidang virtual dari Mabes TNI AD soal status jenis kelamin Serda Aprilia Manganang.

Aprilia pun kini dipastikan seorang pria setelah melewati proses perawatan dan pengesahan Pengadilan. Ia tampak macho dan gagah saat mengenakan pakaian dinas TNI AD. Wajahnya pun terlihat lebih jantan ditambah potongan rambut yang cepak.

Baca Juga

TNI AD Bantu Aprilia Manganang Ubah Jenis Kelamin dari Perempuan ke Laki-laki

"Di Mabesad pagi ini dijadwalkan akan dilakukan sidang penetapan oleh Pengadilan Negeri Tondano," kata Andika di Markas Besar TNI AD, Jalan Veteran No. 5, Jakarta Pusat, Jumat (19/3).

Selain Andika dan istri beserta orangtua Manganang,nampak hadir perwakilan dokter yang menangani di RSPAD Gatot Soebroto.

"Kami pagi ini mendapat kehormatan karena pejabat teras AD dan tim dokter yang menangani Serda Aprilia Manganag hadir," tambahnya.

Persidangan virtual itu juga turut dihadiri oleh perwakilan dari Mahkamah Agung RI.

"Hadir juga Direktur Jenderal Peradilan umum pak Prim Haryadi dari Mahkamah Agung beliau hadir sebagai pejabat yang hadir mengawasi peradilan umum di Indonesia," tambahnya.

Penampilan baru Aprilia Manganang (tengah) didampingi KASAD TNI AD Jenderal Andika Perkasa dan istrinya Yetty Andika Perkasa di Mabesad TNI AD, Jumat (18/3). Foto: MP/Kanu

Saat ini persidangan virtual telah dimulai, keluarga Aprilia Manganang berharap permohonan status jenis kelamin laki-laki dikabulkan.

Ia kini mengganti namanya menjadi Lanang. Pria yang menjalani proses corrective surgery ini pun punya harapan besar untuk masa depannya.

Suatu saat, ia berharap bisa jadi orang yang lebih berguna, khususnya setelah berkeluarga kelak.

“Suatu saat nanti, saya akan berkeluarga dan punya anak-istri. Saya akan menunjukkan kasih sayang saya,” kata mantan pemain Alko Bandung itu, dikutip YouTube TNI AD.

Manganang tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya usai menjalani operasi. Menurut dia, momen tersebut sudah sangat ditunggu. Ia pun berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantunya.

“Puji tuhan banget sama Tuhan Yesus. Berkatnya saya bisa lewati ini. Saya sangat bersyukur Tuhan telah mempertemukan bapak (Andika) dan ibu (Yetty) dengan saya," katanya dengan rambut cepak dan mengenakan celana panjang.

"Dan, saya mengucapkan juga terima kasih kepada para dokter yang sudah membantu saya,” ujar Manganang.

Kebahagiaan Manganang bukan tanpa sebab. Ia mengaku, sudah menunggu momen ini selama 28 tahun, hingga akhirnya bisa terlaksana.

Dia merasakan dirinya lebih fresh usai menjalani proses corrective surgery dari wanita menjadi pria.

Manganang menilai, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa beserta istrinya Yetty Andika Perkasa punya andil besar dalam proses ini.

“Mungkin tanpa ada beliau (Andika dan Yetty), saya tak bisa seperti sekarang. Bapak dan ibu luar biasa baik. Keduanya tulus dan ikhlas membantu pengobatan ini. Dan, saya tak akan menyia-nyiakan semuanya,” ucapnya.

Nama Lanang sendiri merupakan pemberian dari istri Kepala Staf Angkatan Darat tersebut. Yetty menyebut nama tersebut adalah pemberiannya sebagai seorang ibu yang selalu mendoakan anaknya, termasuk Manganang.

“Nama tersebut artinya lelaki, itu bahasa Jawa. Jadi saya berharap dengan nama Lanang, Manganang bisa menjadi lelaki sejati,” ujar Hetty.

Yetty berharap, pria yang kini bernama Lanang itu bisa dididik KSAD untuk menjadi lelaki kebanggaannya.

“Saya dan bapak ingin membantu kamu untuk menjalani apa yang diberikan tuhan, karena kamu sebagai laki-laki,” kata dia.

Aprilia Manganang atau Lanang sendiri sebelumnya didiagnosa memiliki kelainan pada sistem reproduksi yang dalam terminologi kesehatan disebut Hipospadias. Hal itu baru ia ketahui saat berusia 28 tahun. (Knu)

Baca Juga

Pastikan Aprilia Manganang Laki-Laki, Jenderal Andika: Bukan Transgender, Bukan Juga Interseks

#Jenderal Andika Perkasa #TNI AD
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
PBB juga menuntut pertanggungjawaban penuh dan mendesak seluruh pihak mematuhi hukum internasional guna memastikan keamanan properti serta personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
Indonesia
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Apresiasi tinggi ini merujuk pada keberhasilan operasi pembebasan pilot Philip Mark Mehrtens yang berakhir damai tanpa pertumpahan darah September 2024 lalu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Indonesia
TNI-AD Kerahkan 200 Anggota Cari Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar
Operasi di lapangan dipimpin Komandan Korem 121/Alambhana Wanawai Brigjen Purnomosidi.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
TNI-AD Kerahkan 200 Anggota Cari Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar
Indonesia
Prajurit TNI Gugur di Misi PBB, Investigasi Harga Mati Sebelum Tarik Pasukan
Pengiriman pasukan perdamaian merupakan misi mulia yang menjadi ikon diplomasi pertahanan Indonesia di kancah internasional
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 April 2026
Prajurit TNI Gugur di Misi PBB, Investigasi Harga Mati Sebelum Tarik Pasukan
Indonesia
Pahlawan Perdamaian Pulang ke Pelukan Ibu Pertiwi, Prabowo Tak Lupa Cium Bayi di Dalam Gendongan Istri Prajurit
Presiden kemudian berdiri tegak di hadapan ketiga peti, memberikan sikap hormat sempurna bagi putra terbaik bangsa
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
Pahlawan Perdamaian Pulang ke Pelukan Ibu Pertiwi, Prabowo Tak Lupa Cium Bayi di Dalam Gendongan Istri Prajurit
Indonesia
Tiga Peti Jenazah Pahlawan UNIFIL Pulang ke Indonesia, Bandara Soetta Banjir Air Mata
Sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, telah hadir di lokasi untuk mendampingi Presiden
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
Tiga Peti Jenazah Pahlawan UNIFIL Pulang ke Indonesia, Bandara Soetta Banjir Air Mata
Indonesia
Prosesi Pemulangan 3 Jenazah Satgas UNIFIL di Bandara Soekarno Hatta Dijaga Ketat Aparat Gabungan
Wisnu menambahkan bahwa jika Presiden hadir, sektor utama pengamanan akan beralih ke unsur TNI (waskita), sementara Polri tetap mendukung di titik-titik strategis
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
Prosesi Pemulangan 3 Jenazah Satgas UNIFIL di Bandara Soekarno Hatta Dijaga Ketat Aparat Gabungan
Indonesia
PDIP Desak PBB Bertindak Tegas Hadapi Serangan Israel Terhadap Prajurit TNI di Lebanon
PDIP menuntut pertanggungjawaban langsung berupa permintaan maaf resmi di forum PBB serta pengakuan atas tindakan penyerangan tersebut
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
PDIP Desak PBB Bertindak Tegas Hadapi Serangan Israel Terhadap Prajurit TNI di Lebanon
Indonesia
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Dalam situasi normal, perjalanan udara Beirut menuju Jakarta memakan waktu minimal 17 jam
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Indonesia
Jenazah Prajurit TNI Menunggu Celah Udara Aman untuk Pulang ke Pelukan Ibu Pertiwi
Minimnya akses keluar dari wilayah Lebanon menjadi faktor utama penentuan waktu pasti evakuasi
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Jenazah Prajurit TNI Menunggu Celah Udara Aman untuk Pulang ke Pelukan Ibu Pertiwi
Bagikan