CEO Dorna Yakin MotoGP Menarik untuk Pasar AS
CEO Dorna Carmelo Ezpeleta yakin MotoGP akan menarik untuk Amerika Serikat. (Foto: MotoGP)
MerahPutih.com - Liberty Media baru saja mengakuisisi mayoritas kepemilikan Dorna Sports atas MotoGP senilai 4,2 miliar euro (Rp 73 triliun), membuka peluang untuk mengikuti kesuksesan F1 dalam menjangkau pemirsa olahraga yang lebih luas.
Di bawah Liberty, MotoGP diharapkan bisa menembus pasar AS lebih dalam lagi, terutama dengan balapan berikutnya di Circuit of the Americas di Texas.
Baca Juga:
COTA akan menjadi tuan rumah balapan berikutnya pada 14 April, di mana Trackhouse Racing, yang baru saja mengambil alih mantan tim RNF Aprilia, akan menjadi bagian dari acara tersebut.
CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, percaya bahwa MotoGP bisa menjadi referensi motorsport di AS dengan bimbingan dari Liberty.
"Hal pertama adalah bahwa ketertarikan di Amerika Serikat adalah hal yang umum bagi semua orang, untuk semua olahraga, dari mana pun investor mereka berasal, dan itu adalah sesuatu yang ingin dilakukan semua olahraga, untuk berkembang di Amerika Serikat," kata Ezpeleta seperti dikutip Motorsport, Minggu (7/4).
Meski ada tantangan dalam menjangkau pasar AS, MotoGP percaya bahwa produknya yang mudah dimengerti dan nilai-nilai olahraganya akan membuatnya menjadi referensi yang kuat di sana.
Baca Juga:
MotoGP juga mengeker untuk mengadakan lebih banyak balapan di AS. Saat ini, MotoGP hanya menggelar satu balapan di Amerika Utara, yakni di COTA. Sementara, balapan di Amerika Selatan, yakni di Argentina, telah dibatalkan sejak tahun ini. (waf)
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Niat Caplok Greenland, AS Bahas Opsi Gunakan Kekuatan Militer
Venezuela Umumkan Masa Berkabung 7 Hari Hormati Korban Serangan Amerika Serikat