Cekcok Arteria dan Ibunya Vs Wanita di Bandara, Dua Belah Pihak Saling Lapor

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 22 November 2021
Cekcok Arteria dan Ibunya Vs Wanita di Bandara, Dua Belah Pihak Saling Lapor

Anggota Komisi III DPR RI,Arteria Dahlan. (Facebook/@Arteria Dahlan.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Aksi cekcok yang melibatkan anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan dan ibunya dengan seorang wanita di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) masuk ke ranah hukum.

Pasalnya, kedua pihak kini saling melaporkan. Kasus tersebut ditangani Satreskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta. Laporan kedua pihak itu dilayangkan pada Minggu (21/11) malam. Keduanya sama-sama melaporkan atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik.

"Sementara itu (yang dilaporkan) Pasal 315 KUHP yang disangkakan. Semua saling melaporkan," kata Kasubag Humas Polres Bandara Soekarno-Hatta, Iptu Prayogo kepada wartawan, Senin (22/11).

Baca Juga

PPP Tak Setuju Pendapat Arteria Dahlan Penegak Hukum Tak Boleh di-OTT

Polisi akan memanggil kedua belah pihak untuk dimintai keterangan dan mengupayakan terlebih dahulu langkah mediasi untuk kasus tersebut.

Terkait pengakuan wanita muda yang mengaku sebagai anak Jenderal, Prayogo mengatakan kepolisian tidak menyelidikinya. "Tidak (perlu) bisa saja nyebut-nyebut. Kan enggak masuk materi kasusnya," tuturnya.

Bahkan, wanita yang cekcok dengan Arteria dan ibunya tersebut menelepon Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi.

"Karena mengetahui di partai yang sama jadinya menelpon. Makanya spontan saya menengahi kedua belah pihak. Karena ini sama-sama teman nih," papar Prasetyo di Jakarta, Senin (22/11).

Baca Juga

Pimpinan KPK Sebut Pernyataan Arteria Dahlan Bertentangan dengan UU

Setelah menerima telepon itu, Prasetyo mengaku segera menelepon Arteria. Ia menyampaikan dalam persoalan ini dirinya tidak membela salah satu pihak. Ia justru berharap kedua belah pihak dapat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

"Harus dibicarakan dengan baik dan bisa saling memaafkan," ungkap Prasetyo.

Sebelumnya, viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita berbaju coklat dengan balutan jaket warna ungu terlibat keributan dengan ibunda politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan di Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam video yang diunggah Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni di Instagram @ahmadsahroni88 itu, Sahroni menyebut Ibu dari Arteria Dahlan dimaki oleh seorang perempuan yang mengaku anak dari Jenderal TNI bintang 3.

Dalam video nampak seorang wanita itu meneriaki Arteria dan Ibunya karena menghalangi jalan. “Gimana nggak dihalangin lo di depan gue, sama barang-barang lo segitu banyaknya,” ucap wanita tersebut.

Baca Juga

ICW Sebut Logika Berpikir Arteria Dahlan Bengkok

Kemudian wanita itu memaki menggunakan kata “gila” ke arah ibu Arteria Dahlan. Arteria lantas bertanya siapa ayah Jenderal TNI bintang 3 dari wanita yang memaki ibunya.

“Kalau mau diperpanjang kita perpanjang nggak apa-apa, bintang 3 yang mana nggak apa, kita kan cuma rakyat biasa,” ujar Arteria.

“Enggak masalah, kenapa rupanya?" jawab wanita itu.

“Bintang 3 siapa? Bintang 3 kamu siapa?” tanya Arteria lagi.

“Bapak gue ya tunggu aja,” timpal wanita tersebut. (Knu/Asp)

#Bandara #PDIP
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
PDIP percaya hak rakyat dalam menentukan pemimpin daerah lewat Pilkada langsung tidak boleh diganggu gugat
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Indonesia
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Meski kini tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan, Rudy menegaskan tidak pernah memiliki ambisi jabatan, baik di legislatif maupun eksekutif.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Indonesia
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP mendesak pemerintah untuk memperbaiki manajemen penanggulangan bencana dengan memperkuat sistem mitigasi bencana.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Mendorong penerapan teknologi untuk efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas demokrasi.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP
Dalam agenda terssebut, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menunjukkan perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh melalui dialog virtual.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP
Bagikan