Headline

Cegah Pencurian Ternak, Peternak di Sumba Barat Daya Pasang Microchip

Eddy FloEddy Flo - Senin, 20 Agustus 2018
Cegah Pencurian Ternak, Peternak di Sumba Barat Daya Pasang Microchip

Aktivitas peternak sapi jelang hari raya Idul Adha (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Maraknya kasus pencurian ternak dengan jumlah besar-besaran di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur menyebabkan para peternak merugi setiap tahunnya.

Demi mencegah kasus pencurian ternak berulang, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT memasaang microchip pada ternak masyarakat.

"Sekarang kami sudah mulai menggunakan microchip. Alat sebesar biji padi ini dipasang dibawa kulit ternak dan bisa dideteksi melalui alat," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumba Barat Daya, Rihimera A. Praing kepada wartawan, di Tambolaka, Senin (20/8).

Dia mengemukakan hal itu, menjawab pertanyaan seputar upaya pemerintah daerah dalam mencegah kasus pencurian ternak di pulau itu, yang sudah sangat meresahkan masyarakat.

Bahkan para pencuri tidak segan-segan membakar rumah atau membunuh pemilik ternak, yang bupaya mempertahankan ternak milik mereka yang hendak dicuri.

Sapi milik masyarakat
Sapi milik masyarakat diberi nomor dan microchip (Foto: Ist)

Menurut Rihimera A Praing sebagaimana dilansir Antara, masalah pencurian ternak ini sudah berlangsung secara turun temurun, bahkan para pencuri sudah sangat mahir dalam mengelabui pemilik ternak.

Dia mengatakan, semua pemilik ternak besar seperti sapi dan kerbau selalu memberi tanda pada ternak mereka, baik dengan menggunakan cap maupun dengan cara memotong telinga.

Namun pencuri lebih mahir, dan bisa dengan mudah menghilangkan tanda pada ternak yang diberikan oleh pemilik.

Misalnya, di badan ternak ada cap "AP", pencuri mengubahnya menjadi "AB", sementara pemilik yang memberi tanda pada bagian telinga, para pencuri memotong habis telinga ternak, katanya menjelaskan.

Praing menambahkan, gagasan micrchip itu lahir setelah dirinya menonton National Geographic pada salah satu stasiun televisi, yang mempertontontan pemasangan alat tersebut pada ikan paus.

"Pemerintah sebenarnya sudah tidak berdaya lagi menghadapi pencuri, tetapi suatu hari saya menonton acara National Geographic, dimana dalam acara itu, mereka memasang microchip pada ikan puas, dan bisa dipantau kemana hewan itu pergi," katanya.

Dia mengatakan, langsung merespon tayangan di televisi tersebut dengan mencari tahu tentang alat tersebut melalui internet untuk diadakan.

"Saat ini sudah terpasang pada sekitar 4.000 ribu ternak besar di daerah itu. Di daerah tetangga yakni Sumba Tengah dan SUmba Timur juga sudah mulai pasang alat ini," katanya.

Menurut dia, alat ini bisa bertahan selama 25 tahun, sehingga bisa diandalkan untuk mencegah pencurian ternak di pulau Sumba, walaupun pemeriksaan ternak masih menggunakan peralatan manual.

Kepala Dinas Peternakan SBD mengunkapkan, secara perlahan-lahan, kartu ternak akan dihilangkan dan semua ternak besar akan dipasang microchip.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: KPK Periksa Ketua Umum PPP Romahurmuziy

#Ternak Sapi #Peternakan Sapi #Pencurian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Apes Kuadrat! MU Kalah Telak di Italia, Rumah Bruno Fernandes Malah Dibobol Maling
Kabar buruk menimpa kapten MU! Rumah Bruno Fernandes dibobol maling saat ia bertanding di Liga Champions. Cek kronologi dan detail kerugiannya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Apes Kuadrat! MU Kalah Telak di Italia, Rumah Bruno Fernandes Malah Dibobol Maling
Dunia
Kebun Anggur Top Italia Dibobol Perampok, Anggur Senilai Lebih Rp 90 Miliar Raib
Anggur yang dicuri seluruhnya berasal dari 2023 dan mencakup beberapa label paling dicari dari kilang anggur tersebut
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Kebun Anggur Top Italia Dibobol Perampok, Anggur Senilai Lebih Rp 90 Miliar Raib
Dunia
Pencurian Museum Renoir, 5 Orang Ditangkap dan Diduga Bagian Jaringan Kejahatan Terorganisasi
Dua terduga pelaku pembobolan dikatakan berada di antara mereka yang ditangkap.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Pencurian Museum Renoir, 5 Orang Ditangkap dan Diduga Bagian Jaringan Kejahatan Terorganisasi
Indonesia
Panik Kepergok, Maling Rumah Pasar Rebo Bekap Korban Bawa Kabur Potongan Kuping
Aksi sadis maling di Pekayon, Pasar Rebo, Jaktim. Tepergok gasak Rp350 ribu, pelaku nekad bekap dan gigit telinga korban sampai putus lalu kabur!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Panik Kepergok, Maling Rumah Pasar Rebo Bekap Korban Bawa Kabur Potongan Kuping
Dunia
Museum Renoir di Prancis Dibobol Maling, Empat Lukisan Senilai Rp185 Miliar Raib
Museum Auguste Renoir di Cagnes-sur-Mer, Prancis, dibobol pencuri. Sedikitnya empat lukisan dilaporkan raib.
Yusuf Abdillah - Selasa, 08 September 2026
Museum Renoir di Prancis Dibobol Maling, Empat Lukisan Senilai Rp185 Miliar Raib
Indonesia
Ciri-Ciri Mayat Pria Mr X di Gardu Listrik LRT Pancoran: Gondrong Beruban
Korban terakhir terlihat mengenakan sweater biru dan celana jeans. Ciri-cirinya berambut gondrong beruban.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Ciri-Ciri Mayat Pria Mr X di Gardu Listrik LRT Pancoran: Gondrong Beruban
Indonesia
Pria Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran, Polisi Selidiki Dugaan Pencurian Kabel
Polisi menduga pria tersebut masuk ke area gardu untuk mengambil kabel.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Pria Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran, Polisi Selidiki Dugaan Pencurian Kabel
Indonesia
Tidak Bawa KTP, Identitas Pencuri Kabel Gardu Listrik LRT Pancoran Tewas Masih Gelap
Pria tanpa identitas ditemukan tewas di gardu listrik LRT Pancoran, Jakarta Selatan, diduga tersengat listrik saat mencuri kabel.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Tidak Bawa KTP, Identitas Pencuri Kabel Gardu Listrik LRT Pancoran Tewas Masih Gelap
Indonesia
Pemprov DKI Bangun Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Ciangir, Investasi Capai Rp 1 Triliun
Perumda Dharma Jaya mengembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi Ciangir. Hal itu untuk memperkuat ketahanan pangan Jakarta.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Pemprov DKI Bangun Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Ciangir, Investasi Capai Rp 1 Triliun
Indonesia
ART di Solo Ditangkap usai Curi Uang dan Emas Majikan Rp 134 Juta, Aksinya Terekam CCTV
ART mencuri uang dan emas majikan senilai Rp 134 juta. Aksinya pun langsung terekam CCTV.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
ART di Solo Ditangkap usai Curi Uang dan Emas Majikan Rp 134 Juta, Aksinya Terekam CCTV
Bagikan