Cawapres Anies Belum Jelas, PKS Tak Akan Banyak Menuntut

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 22 Mei 2023
Cawapres Anies Belum Jelas, PKS Tak Akan Banyak Menuntut

Bakal calon presiden usungan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan saat Milad Ke-21 PKS di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5/2023). ANTARA/Putu Indah Savitri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bakal calon presiden Pemilu 2024 Anies Baswedan hingga kini belum mendapat kejelasan soal siapa sosok yang hendak mendampinginya.

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Alhabsy menyatakan, PKS tidak akan mempersoalkan siapa pun calon wakil presiden yang bakal mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Anggota Komisi III DPR itu memastikan bahwa PKS tidak mau ribut-ribut soal siapa sosok cawapres pendamping Anies Baswedan nanti.

Baca Juga:

Anies Serukan Agar Relawannya Menjadi Teladan yang Hormati Lawan

"PKS enggak mau ribut soal cawapresnya. Kita (PKS) serahkan ke beliau (Anies Baswedan), mana yang enak," kata Aboe, Senin (22/4).

Aboe mengingatkan kader PKS agar tidak terbawa perasaan atau baper, serta tak perlu komplain manakala sosok yang diusung untuk mendampingi Anies pada akhirnya bukan dari internal partainya.

"Jika (calon) wakil presiden bukan dari PKS, kami enggak komplain, yang penting presiden kita happy, chemistry cocok dan punya modal untuk ikut memenangkan Anies Baswedan," katanya.

Baca Juga:

PSI Bela Pj Heru yang Dikritik PKS Tak Jalankan RPD Anies

Aboe mengingatkan Anies agar tidak perlu khawatir. Sebab, katanya, PKS tidak akan menuntut macam-macam dari Anies.

Dia meyakini sosok capres yang diusung PKS itu nantinya mampu bersikap adil dan memahami bagaimana cara berbagi.

“Kami cuma menuntut menang,” tegas Habib Aboe. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ganjar Diperiksa soal Uang Rp 300 T untuk Serang Anies

#Anies Baswedan #PKS #Pilpres #Pemilu 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden PKS Instruksikan Pejabat Partai Sisihkan Gaji untuk Bantu Korban Karhutla
Almuzzammil Yusuf menginstruksikan pejabat partai menyisihkan gaji untuk korban karhutla, menyiapkan layanan kesehatan darurat, dan mendesak penegakan hukum.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Presiden PKS Instruksikan Pejabat Partai Sisihkan Gaji untuk Bantu Korban Karhutla
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
PKS mendesak Presiden Prabowo Subianto memimpin upaya ASEAN mengatasi kabut asap lintas batas akibat karhutla dan memperkuat kerja sama dengan Malaysia.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
PKS Tidak Ingin Buru-Buru Bahas RUU Perampasan Aset, Banyak Persoalan Harus Diperjelas
salah satu persoalan yang perlu diperjelas adalah siapa yang bertanggung jawab terhadap aset setelah dilakukan penyitaan maupun perampasan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
PKS Tidak Ingin Buru-Buru Bahas RUU Perampasan Aset, Banyak Persoalan Harus Diperjelas
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Mandat utama BI yakni menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Bagikan