Cawagub Suswono Akui Tak Tahu Kalau Sahroni Jadi Ketua Timses RIDO hingga Akhirnya Batal

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 09 September 2024
Cawagub Suswono Akui Tak Tahu Kalau Sahroni Jadi Ketua Timses RIDO hingga Akhirnya Batal

Pasangan calon gubernur Jakarta, Ridwan Kamil dan Suswono. (Foto: MerahPutih.com/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) dari KIM Plus, Suswono, mengaku tidak tahu perihal penunjukan Ahmad Sahroni sebagai ketua tim sukses (timses) pasangan calon Ridwan Kamil - Suswono (RIDO), hingga akhirnya batal.

"Saya kemarin seharian di lapangan, bahkan mendengar nama sahroni pun dari media saya belum tahu persis," kata Suswono di Taman Sari, Jakarta Barat, pada Senin (9/9).

Menurut dia, penetapan ketua timses RIDO ini dilaksanakan oleh tim dari partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus. Adapun KIM Plus diisi oleh 15 parpol meliputi Partai Gerindra, PKS, Golkar, NasDem, PKB, PSI, Demokrat, PAN, Perindo, PPP, Prima, Garuda, Gelora, PBB, dan PKN.

"Semua itu dibicarakan di Koalisi KIM Plus. Siapapun yang jadi ketua pasti yang terbaik untuk koalisi," tuturnya.

Baca juga:

Koreksi Panggilan di Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil: Rido Bukan Rawon

Kader PKS ini tegaskan, dirinya tak tahu siapa nama pengganti Ahmad Sahroni sebagai ketua timses pasangan RIDO. Sebab, itu menjadi kewenangan elit parpor KIM PLUS. Sedangkan dirinya kini fokus pada sosialisasi ataupun menyerap aspirasi warga Jakarta.

"Saya kebetulan tidak terlibat langsung, karena itu musyawarah pimpinan partai. Kami sih tinggal menjalankan siapa yang dipilih, kami pasti akan berkoordinasi dengan tim pemenangan," paparnya.

Baca juga:

PKS Pastikan Ketua Timses RK-Suswono dari Kader KIM Plus

Bendahara Umum DPP NasDem, Ahmad Sahroni batal menjadi ketua tim sukses (timses) pasangan bakal calon gubernur (cagub) dan wakil gubernur (cawagub), Ridwan Kamil (RK) atau Bang Emil-Suswono di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.

Menurut dia, ada sosok lain dari kader partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang ditugasi sebagai ketua tim pemenangan RK-Suswono.

"Situasi masih sangat dinamis dan setelah melakukan diskusi yang lebih mendalam dengan anggota koalisi, maka diputuskan bahwa ada penugasan lain untuk saya dan posisi ketua timses RK - Suswono akan dipegang rekan yang lain," kata Ahmad Sahroni, yang dikutip Senin (9/9).

Baca juga:

Ahmad Sahroni Batal Jadi Ketua Timses RK-Suswono

Sebelumnya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus mempercayakan jabatan Ketua Tim Pemenangan RK-Suswono kepada Ahmad Sahroni.

"Gabungan partai Koalisi KIM Plus menunjuk Ahmad Sahroni menjadi Ketua tim pemenangan RK-Siswono di DKI Jakarta," kata Dasco kepada wartawan, Jakarta, Minggu (8/9). (Asp)

#Pilkada 2024 #Pilkada Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Temuan Awal Duit Korupsi Bupati Lampung Tengah Rp 5 Miliar, Diduga Buat Bayar Utang Pilkada
Tidak akuntabel dan tidak transparannya laporan keuangan partai politik turut memperbesar risiko masuknya aliran dana tidak sah ke dalam sistem kepartaian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 13 Desember 2025
Temuan Awal Duit Korupsi Bupati Lampung Tengah Rp 5 Miliar, Diduga Buat Bayar Utang Pilkada
Indonesia
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
DKPP mengungkap 31 perkara politik uang selama Pemilu dan Pilkada 2024. Hal itu diungkapkan Anggota Dewan DKPP, Ratna Dewi Pettatolo.
Soffi Amira - Jumat, 21 November 2025
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
Indonesia
KPU RI Pantau Langsung TPS di Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka
Penyelenggaraan pemilihan wali kota dan wakil wali kota serta bupati dan wakil bupati pada pilkada ulang harus diselenggarakan dengan penuh integritas, taati aturan berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Agustus 2025
KPU RI Pantau Langsung TPS di Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka
Indonesia
24 Daerah Laksanakan Pemungutan Suara Ulang Pada Agustus 2025
PSU dan Pilkada ulang untuk memilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang dan Bupati dan Wakil Bupati Bangka, Provinsi Bangka Belitung.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Juni 2025
 24 Daerah Laksanakan Pemungutan Suara Ulang Pada Agustus 2025
Indonesia
Pramono Ngaku Dipuji Ketua Timses RK Riza Patria setelah Debat Pilkada Jakarta
Pramono mengaku tidak mengamini doa Riza karena belum sepenuhnya bertarung di pemilihan kepala daerah (pilkada) Jakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Mei 2025
Pramono Ngaku Dipuji Ketua Timses RK Riza Patria setelah Debat Pilkada Jakarta
Indonesia
Pilkada Barito Utara Berulang, Komisi II DPR Usulkan Evaluasi Pilkada
PSU berulang memakan biaya dan membuat daerah lama tanpa pemimpin.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Mei 2025
Pilkada Barito Utara Berulang, Komisi II DPR Usulkan Evaluasi Pilkada
Indonesia
Gugat ke MK, Paslon Pilkada Barito Utara Malah Terbukti Juga Main Politik Uang
Paslon Nomor Urut 1 Gogo Purman Jaya-Hendro Nakalelo dan Nomor Urut 2 Akhmad Gunadi Nadalsyah-Sastra Jaya sama-sama didiskualifikasi
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Mei 2025
Gugat ke MK, Paslon Pilkada Barito Utara Malah Terbukti Juga Main Politik Uang
Indonesia
KPU Tetapkan Bupati Serang Terpilih Hasil PSU, Istri Mendes Kembali Menang
PSU dilakukan karena Mahkamah Konstitusi menilai kemenangan Ratu Zakiyah lantaran sang suami, yaitu Menteri Desa Yandri Susanto terbukti membantu kemenangannya sebagai calon Bupati Serang di pilkada 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Mei 2025
KPU Tetapkan Bupati Serang Terpilih Hasil PSU, Istri Mendes Kembali Menang
Indonesia
Gugatan Mental di MK, Pemenang Pilkada Puncak Jaya Tetap Duet Yuni Wonda-Mus Kogoy
Berdasarkan fakta persidangan Mus Kogoya ternyata telah tidak lagi berstatus ASN sejak mencalonkan diri
Wisnu Cipto - Senin, 05 Mei 2025
Gugatan Mental di MK, Pemenang Pilkada Puncak Jaya Tetap Duet Yuni Wonda-Mus Kogoy
Indonesia
KPU DKI Kembalikan Sisa Hibah Pilgub Rp 448 Miliar, Pramono: Wujud Tata Kelola Pemerintahan Transparan dan Akuntabel
KPU DKI sebelumnya menerima hibah Rp 975 miliar dari Pemerintah DKI untuk pelaksanaan seluruh tahapan Pilkada Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 April 2025
KPU DKI Kembalikan Sisa Hibah Pilgub Rp 448 Miliar, Pramono: Wujud Tata Kelola Pemerintahan Transparan dan Akuntabel
Bagikan