CATUR Coffee Company Cetak Prestasi Internasional

Andrew FrancoisAndrew Francois - Selasa, 13 Desember 2022
CATUR Coffee Company Cetak Prestasi Internasional

CATUR Coffee Company cetak prestasi internasional. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JULUKAN Agent of Change di industri kopi bukan hal mustahil bagi Mikael Jasin, pemilik perusahaan eksportir kopi asal Indonesia, CATUR Coffee Company.

Dalam acara CATUR Collection 22/23 Event, ia menunjukkan komitmennya dalam memajukan industri kopi di Indonesia. Acara yang berlangsung di CGV f(X) Sudirman, Jakarta pada Sabtu (10/12) itu membahas produk CATUR yang akan diluncurkan pada 2023 serta berbagai capaian yang telah dilakukan sepanjang 2022.

Berdiri sejak 2021, berbagai prestasi telah diukir oleh perusahaan itu. Pertama, kemitraan antara CATUR Coffee Company dengan Daterra dari Brasil, Janson Estate dari Panama, serta Henry & Sons dari Filipina. Ketiganya merupakan prosesor kopi terkemuka di dunia.

Terjalinnya kerja sama dengan tiga prosesor tersebut menjadi pencapaian yang paling membanggakan bagi Jasin dan CATUR. Sebab, kopi yang dihasilkan oleh perusahaan itu akan menjadi beragam dan memiliki kualitas tinggi. Jasin sebagai CEO dan Co-founder CATUR Coffee Company menyampaikan ketiga prosesor tersebut tertarik dengan brand image yang dibangun oleh CATUR Coffee Company.

Baca juga:

Gandeng Bumiterra, CATUR Coffee Company Targetkan Nol Emisi Karbon Mulai 2023

CATUR Coffee Company mampu produksi lebih dari 80 ton kopi. (Foto: Istimewa)

“Saya pribadi berteman baik dengan ketiga prosesor tersebut dan sering berkunjung ke sana untuk belajar lebih banyak mengenai kopi sekaligus mengenalkan CATUR. Mereka pun tertarik dan menawarkan kerja sama untuk mengolah kopi yang kemudian bisa kami (CATUR Coffee Company) pasarkan,” ungkap pria yang akrab disapa Miki itu.

Kedua, dari hasil kerja sama tersebut tentulah meningkatkan jumlah kuantitas biji kopi yang diproduksi oleh CATUR Coffee Company. Berkat kemitraan yang terjalin, perusahaan itu dapat menghasilkan kurang lebih 84,7 ton kopi.

Pria yang pernah meraih peringkat empat World Barista Championship di 2019 itu sadar betul akan kualitas biji kopi Indonesia di mata dunia. Meningkatnya jumlah kuantitas produksi biji kopi dari perusahaan miliknya tersebut ia manfaatkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Terbukti, terdapat tiga negara representatif yang memasarkan produk dari CATUR Coffee Company. Negara tersebut, yakni Belanda, Australia, dan Kanada. Hal itu membawa CATUR Coffee Company pada capaiannya yang ketiga.

Namun, Miki tak langsung berpuas diri karena ia masih memiliki mimpi besar untuk membidik pasar di Asia Timur. “Setelah Eropa dan Amerika, mudah-mudahan di tahun depan CATUR Coffee Company juga akan hadir di Korea Selatan dan Jepang,” ujar Miki.

Baca juga:

Mikael Jasin Segera Rilis Catur Collection, Kopi Istimewa Cita Rasa Indonesia: Bumi, Senja, Pucuk dan Kamala

Jasin bidik pasar Asia Timur. (Foto: Istimewa)



Di balik sejumlah kesuksesan yang diraih oleh CATUR Coffee Company di bidang industri kopi, perusahaan tersebut tak lupa untuk memerhatikan soal isu kesehatan alam dan lingkungan.

Naomi Marcella, Sustainability Officer CATUR Coffee Company memaparkan hal-hal yang menjadi perhatian dari CATUR Coffee Company pada segi transparansi dan lingkungan berkelanjutan.

“Kami sadar akan isu lingkungan yang terjadi sekarang ini, terutama soal pemanasan global akibat karbondioksida yang dihasilkan dari mesin hingga transportasi. Untuk itu, kami bekerja sama dengan Bumiterra untuk melakukan carbon removal seluruh karbon yang kami hasilkan,” jelas Naomi.

Naomi mengungkapkan bahwa dari hasil kerja sama dengan perusahaan yang mengelola carbon offsetting di Indonesia tersebut, CATUR Coffee Company berhasil melakukan carbon removal sebesar 328 ton melalui penanaman pohon di Kalimantan Barat. Ia berharap di tahun depan, CATUR Coffee Company dapat mencapai nol karbon.

“Dimulai dari September 2022 kami melakukan carbon removal. Harapannya, di 2023 nanti, nol emisi karbon yang kami (CATUR Coffee Company) targetkan dapat tercapai,” tandas Naomi. (waf)

Baca juga:

15 Ribu Gelas Kopi Gratis Bakal Dibagikan di West Java Coffee Festival

#Kopi #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Kunjungi Café & Brasserie Expo (CBE) 2026 pada 9-11 Oktober 2026 di NICE PIK 2. Temukan pameran kopi, pelatihan barista, peluang bisnis kafe, dan promo spesial BCA.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Berita Foto
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Petugas memilah biji kopi dari kebun kopi Sangga Buana di Kawasan Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Fun
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Cing Cangkeling merupakan kopi single origin Mandalagiri, Garut, dari varietas Yellow Bourbon dengan notes stone fruit, anggur, beri, dan gula merah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Lifestyle
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Berbeda dari sekadar menghadirkan varian kopi baru, Roemah Koffie membawa cerita kebun keluarga yang dirawat dan dikembangkan petani kopi asal Garut.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Fun
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Dari Rambadia hingga Cublak Suweng, kopi Indonesia dibawa Roemah Koffie ke panggung dunia. Klik untuk detail kisahnya!
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Kuliner
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Dari satu pulau ke pulau lain, bahkan dari satu daerah ke daerah lain, secangkir kopi dapat membawa pengalaman rasa sekaligus cerita yang berbeda.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Bagikan