Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 1 jam, 7 menit lalu
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah

Produk CingCangkeling Roemah Koffie. (Foto: MerahPutih.com/Kanu) 

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Warna buah kopi umumnya identik dengan merah ketika matang. Namun, ada varietas yang justru berubah menjadi kuning saat mencapai kematangan.

Keunikan tersebut terdapat pada Yellow Bourbon, varietas yang digunakan dalam Cing Cangkeling, kopi single origin dari Mandalagiri, Garut, Jawa Barat yang kini tersedia di Roemah Koffie.

Kopi ini tumbuh di kawasan dengan ketinggian sekitar 1.500–1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl). Setelah dipanen, bijinya diolah menggunakan metode Classic Natural, proses yang turut membentuk karakter rasa kopi.

Punya Notes Stone Fruit hingga Gula Merah

Hasil pengolahan tersebut menghasilkan Cing Cangkeling dengan profil notes stone fruit, anggur, beri, dan gula merah.

Karakter tersebut membuat kopi ini menawarkan pengalaman rasa yang lebih beragam. Bukan hanya sensasi pahit, tetapi juga terdapat nuansa buah dan rasa manis yang muncul dalam setiap tegukan.

Dengan profil Espresso Roast, Cing Cangkeling dapat dinikmati sebagai Black Coffee maupun White Coffee.

Black Coffee memberikan kesempatan bagi penikmat untuk merasakan karakter kopi secara lebih langsung. Sementara White Coffee menghadirkan karakter yang lebih creamy dan rounded.

Baca juga:

Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara

Nama Cing Cangkeling Terinspirasi Budaya Jawa Barat

Keunikan Cing Cangkeling tidak hanya terletak pada varietas dan cita rasanya. Nama kopi tersebut juga membawa cerita yang berkaitan dengan budaya Jawa Barat.

Nama 'Cing Cangkeling' diambil dari lagu tradisional Jawa Barat dan dikaitkan dengan ungkapan Sunda “cing cicing, kade eling”.

Ungkapan tersebut dimaknai sebagai ajakan untuk berhenti sejenak, berpikir, dan menenangkan diri.

Makna itu kemudian diterjemahkan ke dalam pengalaman menikmati kopi. Secangkir Cing Cangkeling seolah menjadi ajakan untuk slow down di tengah aktivitas sehari-hari.

Menikmati aroma dan mencicipi rasa kopi sekaligus mengenali perjalanan biji kopi sebelum sampai ke dalam cangkir.

Berawal dari Kebun Keluarga di Mandalagiri

Perjalanan Cing Cangkeling bermula dari kebun keluarga Roby Siswanda di Mandalagiri.

Roby selama ini merawat tanaman kopi bersama keluarganya. Melihat potensi kopi dari kebun tersebut, ia kemudian mempelajari coffee processing secara mandiri.

Sejumlah metode pengolahan pun dieksplorasi, termasuk Red Anaerob dan Classic Natural.

Dari proses tersebut, kopi Mandalagiri kemudian bertemu dengan Roemah Koffie dan dikembangkan menjadi Cing Cang Keling.

Hadir dalam Kemasan Kopi dan Hampers

Selain karakter rasa dan cerita di baliknya, Cing Cangkeling juga hadir dengan pilihan pembelian yang lebih sederhana bagi penikmat kopi.

Dengan kemasan tersebut, konsumen dapat mencoba kopi single origin Mandalagiri tanpa harus mengambil paket khusus.

Cing Cangkeling juga dikemas dalam bentuk hampers yang dipadukan dengan Kalung Giri. Hampers tersebut memiliki harga Rp 2.099.000.

Perbedaan pilihan tersebut membuat Cing Cang Keling dapat dinikmati dalam dua konteks, sebagai kopi untuk konsumsi pribadi maupun sebagai bagian dari paket yang membawa cerita dan identitas produk.

Baca juga:

Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie

Cing Cangkeling merupakan produk seasonal dalam jumlah terbatas dan menjadi Beans of the Month mulai 18 September hingga 31 Oktober 2026.

Pada akhirnya, perjalanan Cing Cangkeling dimulai jauh sebelum kopi berada di dalam cangkir.

Ada kebun keluarga di dataran tinggi Mandalagiri, varietas Yellow Bourbon dengan buah berwarna kuning ketika matang, proses pengolahan, hingga karakter rasa buah dan gula merah yang menjadi cirinya.

Dari sana, sebuah kopi lokal mencoba membawa cerita daerah asalnya ke lebih banyak penikmat kopi. (Knu)

#Roemah Koffie #Kopi #Kopi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Cing Cangkeling merupakan kopi single origin Mandalagiri, Garut, dari varietas Yellow Bourbon dengan notes stone fruit, anggur, beri, dan gula merah.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 7 menit lalu
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Lifestyle
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Berbeda dari sekadar menghadirkan varian kopi baru, Roemah Koffie membawa cerita kebun keluarga yang dirawat dan dikembangkan petani kopi asal Garut.
Dwi Astarini - 1 jam, 32 menit lalu
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Fun
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Dari Rambadia hingga Cublak Suweng, kopi Indonesia dibawa Roemah Koffie ke panggung dunia. Klik untuk detail kisahnya!
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Kuliner
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Dari satu pulau ke pulau lain, bahkan dari satu daerah ke daerah lain, secangkir kopi dapat membawa pengalaman rasa sekaligus cerita yang berbeda.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Berita Foto
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mencicipi segelas kopi saat mengunjungi pameran Indonesia Coffee Expo 2026 di JICC, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Kuliner
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Sejak kopi bisa dinikmati rakyat secara umum, tradisi ngopi berkembang dari warung kopi sederhana di desa hingga kedai modern kekinian di kota besar.
Dwi Astarini - Minggu, 30 Agustus 2026
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Fun
Rp 70 Ribu dapat 2 Kopi Spesial hingga Buy One Get One, Grand Opening Roemah Koffie Agora Mall Tawarkan Sejumlah Promo
Roemah Koffie menghadirkan sejumlah promo saat grand opening gerai ke-15 di Agora Mall. Salah satunya Buy One Get One dan promo dua kopi seharga Rp70 ribu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Rp 70 Ribu dapat 2 Kopi Spesial hingga Buy One Get One, Grand Opening Roemah Koffie Agora Mall Tawarkan Sejumlah Promo
Fun
Roemah Koffie Buka Gerai ke-15 di Agora Lifestyle Mall, Bidik Ekspansi hingga Seluruh Indonesia
Roemah Koffie resmi membuka gerai ke-15 di Agora Lifestyle Mall, Jakarta Pusat. Ekspansi ini dibarengi misi mengenalkan kopi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Roemah Koffie Buka Gerai ke-15 di Agora Lifestyle Mall, Bidik Ekspansi hingga Seluruh Indonesia
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kuliner
Roemah Koffie Luncurkan Cublak Suweng, Kopi Premium Perpaduan Gayo dan Temanggung
Peluncuran Cublak Suweng menjadi bagian dari komitmen Roemah Koffie untuk melestarikan warisan budaya nusantara lewat kopi, dan memperkenalkannya kepada dunia.
Frengky Aruan - Jumat, 17 Juli 2026
Roemah Koffie Luncurkan Cublak Suweng, Kopi Premium Perpaduan Gayo dan Temanggung
Bagikan