Ramadan 2019

Cara Mengetahui Kurma Berkualitas atau Tidak

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 08 Mei 2019
Cara Mengetahui Kurma Berkualitas atau Tidak

Kurma (Sumber: Pixabay/jackmac34)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAMA bulan Ramadan, kurma adalah salah satu makanan yang sering dikonsumsi saat berbuka dan sahur. Buah dari Timur Tengah ini memiliki banyak manfaat, terutama bagi yang menjalagi ibadah puasa.

Tapi, untuk mendapatkan manfaat yang maksimal maka kamu harus pintar memilih kurma berkualitas. Hal itu diungkapkan oleh Guru Besar Keamanan Pangan dan Gizi, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University Prof Ahmad Sulaeman, seperti dikutip Antara, Senin (6/5).

Menurutnya, semua kurma memiliki khasiat yang sama, apapun jenisnya. Oleh karena itu hal terpenting memilih kurma itu dari kesegarannya. Jika kamu melihat kurma sudah lama tersimpan, lebih baik jangan dibeli.

Kurma memiliki banyak manfaatnya (Sumber: Pixabay/rawpixel)
Kurma memiliki banyak manfaatnya (Sumber: Pixabay/rawpixel)

Beberapa pedagang sengaja menyimpan kurma dalam waktu lama. Hal itu mereka lakukan guna memanfaatkan harga beli yang murah, kemudian menjualnya dengan harga tinggi di momen tertentu misalnya bulan suci Ramadan.

Sebenarnya kurma bisa bertahan lama jika disimpan. Hanya saja jika penyimpanannya salah seperti tidak memperhatikan faktor kebersihan lingkungan atau menyimpan dalam kamar tanpa pengemasan yang baik, maka kurma bisa berkutu. "Pengemasan dan penyimpanan penting," katanya.

Ahmad juga menjelaskan, ada beberapa tanda-tanda kurma memiliki kualitas baik yakni kurma terlihat mengkilap, tidak terlalu kering serta terlihat semi basah dengan kadar air sekitar 21 persen.

Perhatikan kualitas kurma yang kamu beli (Sumber: Pixabay/PDPics)
Perhatikan kualitas kurma yang kamu beli (Sumber: Pixabay/PDPics)

Selain itu kurma yang bagus memiliki cairan menyerupai dodol, tampak basah dan strukturnya elastis dan lembut digigit. Kurma juga memiliki aroma khas. Sehingga cium kurma sebelum membelinya. Patikan pula kurma yang dibeli tidak berkutu.

Ia menyarankan untuk membeli kurma dalam kemasan. Karena kurma tipe ini cukup terjaga kebersihannya. Hanya saja harus diperhatikan tanggal kadaluarsa, jangan membeli stok lama. "Beli kurma yang segar-segar," katanya.

Untuk cara penyimpanan sebaiknya masukan ke kantong plastik dan diletakan dalam kulkas atau frezer di bagian bawah. Masa penyimpanan dengan cara ini bisa bertahan hingga tiga bulan.

"Kurma yang disimpan dalam frezer, sebelum dikonsumsi didiamkan dulu selama tiga jam, baru bisa dimakan," tutupnya.

#Buah Kurma #Awal Ramadan #Ramadan 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Ungkap Dugaan Kurma Dicampur Glukosa, Minta Badan POM Gelar Razia
Tindakan tegas berupa razia sangat penting untuk memastikan produsen dan pedagang tidak sembarangan menjual produk yang bisa menyesatkan konsumen.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
DPR Ungkap Dugaan Kurma Dicampur Glukosa, Minta Badan POM Gelar Razia
Indonesia
DPR RI Tekan Pemerintah Stabilkan Ekonomi Nasional Selama Ramadan dan Jelang Idul Fitri
Anis berharap agar tren ekonomi nasional terus menunjukkan grafik positif
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 21 Februari 2026
DPR RI Tekan Pemerintah Stabilkan Ekonomi Nasional Selama Ramadan dan Jelang Idul Fitri
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Minta Umat Islam Jangan Ribut Masalah Perbedaan Awal Puasa
Pemerintah menekankan bahwa keberagaman dalam memulai ibadah puasa merupakan hal lumrah yang sudah sering terjadi di Indonesia
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Menag Nasaruddin Umar Minta Umat Islam Jangan Ribut Masalah Perbedaan Awal Puasa
Indonesia
Breaking News: Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan 2026 Jatuh Kamis 19 Februari
Keputusan pemerintah tahun ini berbeda dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang telah menetapkan awal Ramadan satu hari lebih awal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Breaking News: Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan 2026 Jatuh Kamis 19 Februari
Indonesia
Lampu Kelab Malam Dipastikan Padam Lebih Cepat Saat Ramadan 2026, Mandi Uap Sampai Rumah Pijat Wajib Libur
Pengecualian hanya diberikan bagi tempat usaha yang terintegrasi dengan hotel bintang empat dan lima atau berada di kawasan komersial yang jauh dari permukiman, rumah ibadah, hingga rumah sakit
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Lampu Kelab Malam Dipastikan Padam Lebih Cepat Saat Ramadan 2026, Mandi Uap Sampai Rumah Pijat Wajib Libur
Indonesia
PP Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Rabu Besok, Malam ini Mulai Tarawih
Keputusan ini tertuang dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 yang menegaskan bahwa konjungsi (ijtimak) jelang Ramadan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 19:01 WIB
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
PP Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Rabu Besok, Malam ini Mulai Tarawih
Indonesia
Pemprov DKI Ingatkan Ormas Jangan Jadi 'Superhero' di Siang Bolong Saat Ramadan
Chico Hakim menambahkan bahwa tindakan main hakim sendiri berpotensi melanggar ketertiban umum
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Pemprov DKI Ingatkan Ormas Jangan Jadi 'Superhero' di Siang Bolong Saat Ramadan
Indonesia
Potensi Perbedaan Awal Ramadhan, Ketum MUI: Itu Dinamika Ijtihad, Jangan Saling Mengkafirkan
Kiai Anwar menyoroti bahwa keragaman dalam menentukan awal puasa justru menunjukkan sisi egaliter kehidupan beragama di Indonesia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Februari 2026
Potensi Perbedaan Awal Ramadhan, Ketum MUI: Itu Dinamika Ijtihad, Jangan Saling Mengkafirkan
Lifestyle
Ramadhan 2026 Berapa Hijriah? Lengkap dengan Hari Pertama Puasa, Sidang Isbat Kemenag dan Jadwal Imsakiyah
Awal Ramadhan 2026 jatuh pada 18 atau 19 Februari 1447 H. Simak jadwal puasa, imsakiyah Kemenag & Muhammadiyah, serta penentuan hilal Ramadhan 2026.
ImanK - Senin, 09 Februari 2026
Ramadhan 2026 Berapa Hijriah? Lengkap dengan Hari Pertama Puasa, Sidang Isbat Kemenag dan Jadwal Imsakiyah
Lifestyle
Nisfu Syaban 1447 Hijriah Jatuh 3 Februari 2026, Momentum Emas Raih Syafaat Nabi Muhammad
Pada periode ini, intensitas ibadah biasanya meningkat tajam karena masyarakat meyakini adanya keberkahan khusus yang diturunkan Allah SWT
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Nisfu Syaban 1447 Hijriah Jatuh 3 Februari 2026, Momentum Emas Raih Syafaat Nabi Muhammad
Bagikan