DPR Ungkap Dugaan Kurma Dicampur Glukosa, Minta Badan POM Gelar Razia

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
DPR Ungkap Dugaan Kurma Dicampur Glukosa, Minta Badan POM Gelar Razia

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB, Neng Eem Marhamah.(foto: dok Media Fraksi PKB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah mendesak Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) untuk segera merazia produk kurma yang beredar di pasaran. Langkah ini diambil setelah viral temuan warganet terkait dengan produk kurma yang diduga mengandung sirup glukosa dan pengawet, tapi tidak dicantumkan secara transparan pada label bahasa Indonesia.

"Jangan biarkan pedagang nakal menyiram kurma dengan sirup glukosa tanpa memberikan keterangan jujur kepada publik. Ini menyangkut hak konsumen untuk mendapatkan informasi produk yang akurat,” ujar Neng Eem kepada wartawan di Jakarta, Jumat (27/2).

Neng Eem menegaskan tindakan tegas berupa razia sangat penting untuk memastikan produsen dan pedagang tidak sembarangan menjual produk yang bisa menyesatkan konsumen. Terlebih, bagi mayoritas masyarakat Indonesia, kurma telah lama dipersepsikan sebagai buah kesehatan dengan serat tinggi dan pemanis alami.

Menurutnya, bagi umat Islam di Indonesia, konsumsi kurma bukan sekadar urusan nutrisi, melainkan juga bagian dari keyakinan yang didasarkan pada hadis Nabi, terutama saat memasuki Ramadan. Situasi inilah yang menjadikan kurma sebagai komoditas favorit dengan permintaan sangat tinggi di Tanah Air.

Kurma merupakan buah yang disakralkan secara religi oleh umat Islam. Sangat disayangkan jika kepercayaan masyarakat ini justru dimanfaatkan oknum untuk meraih keuntungan dengan cara-cara yang tidak sehat.

"Badan POM harus memastikan bahwa kurma yang beredar benar-benar aman, terutama bagi penyandang diabetes yang bisa sangat terdampak oleh tambahan glukosa ini,” tegas politkus PKB ini.

Baca juga:

Resep Minuman Terkini Olah Buah Kurma Cocok Buat Berbuka Puasa



Ia memperingatkan, jika tidak ada tindakan tegas, praktik penyiraman sirup glukosa tanpa label akan merugikan kesehatan masyarakat secara jangka panjang. “Kita harus melindungi masyarakat dari potensi penipuan pangan,” tutur legislator asal Jawa Barat tersebut.

Berdasarkan data perdagangan, nilai impor kurma Indonesia memang menunjukkan tren yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Hal ini menunjukkan betapa strategisnya komoditas ini bagi pasar domestik.

Berdasarkan data BPS nilai impor kurma pada 2023 mencapai 54.000 ton dengan nilai impor USD 86,2 juta, pada 2024 meningkat menjadi 60 ribu ton dengan nilai USD 89,5 juta, serta di 2025 volume impor kurma mencapai 65 ribu ton dengan nilai impor USD 94,1 juta.(knu)

Baca juga:

Mengapa Dianjurkan Berbuka dengan Buah Kurma?



#Kurma #Buah Kurma #Badan POM
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Badan POM dan Polri Tindak Peredaran Ilegal Gas ‘Baby Whip’, Disebut Bisa Membahayakan Nyawa Pemakainya
Gas yang juga dikenal sebagai gas tertawa merek Baby Whip ditemukan petugas gabungan di Jalan Kapuk Gang Kebon Jahe, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
Badan POM dan Polri Tindak Peredaran Ilegal Gas ‘Baby Whip’, Disebut Bisa Membahayakan Nyawa Pemakainya
Berita Foto
Warga Berburu Kurma untuk Takjil Berbuka Puasa Ramadan 1447 H di Pasar Tanah Abang
Pembeli memilih buah kurma di salah toko kurma kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (3/3/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 04 Maret 2026
Warga Berburu Kurma untuk Takjil Berbuka Puasa Ramadan 1447 H di Pasar Tanah Abang
Indonesia
DPR Ungkap Dugaan Kurma Dicampur Glukosa, Minta Badan POM Gelar Razia
Tindakan tegas berupa razia sangat penting untuk memastikan produsen dan pedagang tidak sembarangan menjual produk yang bisa menyesatkan konsumen.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
DPR Ungkap Dugaan Kurma Dicampur Glukosa, Minta Badan POM Gelar Razia
Indonesia
Viral Kurma Mengandung Sirup Glukosa, Komisi IX DPR Desak BPOM Lakukan Razia
Kurma mengandung sirup glukosa kini beredar di pasaran. Komisi IX DPR RI meminta BPOM segera melakukan razia terhadap produk tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Viral Kurma Mengandung Sirup Glukosa, Komisi IX DPR Desak BPOM Lakukan Razia
Indonesia
Uni Emirat Arab Beri Hadiah 30 Ton Kurma Bagi Rakyat Indonesia
Bantuan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mustahik, melalui jaringan Kementerian Agama dan mitra terkait agar manfaatnya dirasakan luas selama Ramadan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
Uni Emirat Arab Beri Hadiah 30 Ton Kurma Bagi Rakyat Indonesia
Indonesia
Indonesia Terima 100 Ton Kurma Dari Raja Arab Saudi, Warga IKN Dapat Jatah
bantuan kurma dari Arab Saudi juga akan didistribusikan ke ibu kota baru di Samarinda, Kalimantan Timur.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Februari 2026
Indonesia Terima 100 Ton Kurma Dari Raja Arab Saudi, Warga IKN Dapat Jatah
Indonesia
DPR Dorong Penindakan Produsen Nakal Jamu, Ingatkan Risiko Kesehatan Masyarakat
Penegakan hukum perlu terus ditingkatkan, terutama terhadap produsen yang secara sengaja mencampur jamu dengan obat-obatan keras yang hanya boleh diberikan melalui resep.
Dwi Astarini - Minggu, 23 November 2025
DPR Dorong Penindakan Produsen Nakal Jamu, Ingatkan Risiko Kesehatan Masyarakat
Indonesia
Viral Penipuan Bakery Gluten Free, DPR Minta Badan POM Bertindak Cepat
Tindakan tersebut tidak hanya menyesatkan konsumen, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap bahan tertentu.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Oktober 2025
Viral Penipuan Bakery Gluten Free, DPR Minta Badan POM Bertindak Cepat
Indonesia
Badan POM Tarik 19 Produk Herbal Ilegal, Komisi IX DPR Minta Sanksi Tegas bagi Produsen Nakal
Merupakan langkah nyata dalam melindungi konsumen dari produk berbahaya.
Dwi Astarini - Kamis, 25 September 2025
Badan POM Tarik 19 Produk Herbal Ilegal, Komisi IX DPR Minta Sanksi Tegas bagi Produsen Nakal
Indonesia
Dukung Industri Komestik Berdaya, Pemerintah Terapkan Strategi Lintas Stakeholder
Badan POM telah membentuk strategi yang dinamai Academia, Business, dan Govermant (ABG).
Dwi Astarini - Selasa, 20 Mei 2025
Dukung Industri Komestik Berdaya, Pemerintah Terapkan Strategi Lintas Stakeholder
Bagikan