Lampu Kelab Malam Dipastikan Padam Lebih Cepat Saat Ramadan 2026, Mandi Uap Sampai Rumah Pijat Wajib Libur

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Lampu Kelab Malam Dipastikan Padam Lebih Cepat Saat Ramadan 2026, Mandi Uap Sampai Rumah Pijat Wajib Libur

Ilustrasi. (Foto: Pexels/Mark Angelo Sampan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Lampu-lampu neon warna-warni yang biasanya membelah pekatnya malam di Jakarta dipastikan akan berpijar lebih redup mulai pertengahan bulan Februari 2026. Dentum musik di lantai dansa juga dipastikan tak lagi bisa berpacu hingga fajar menyingsing, berganti dengan kesunyian yang menghormati datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kebijakan ini diambil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) demi menjaga harmoni antara geliat ekonomi kota global dan kekhusyukan ibadah masyarakat di ibu kota.

Berdasarkan Pengumuman Nomor e-0038/PW.01.02 Tahun 2026, jam operasional usaha pariwisata mengalami penyesuaian signifikan, termasuk kewajiban tutup total bagi jenis usaha tertentu pada hari-hari sakral keagamaan.

Baca juga:

Saat Ramadan Aparat Jakarta Bakal Dikerahkan Buat Patroli Malam, Cegah Tawuran

Diskotek Buka Terbatas, Rumah Pijat Wajib Libur

Dalam regulasi tersebut, kelab malam dan diskotek hanya diizinkan beroperasi mulai pukul 20.30 WIB hingga maksimal pukul 01.30 WIB. Aturan ini pun diikuti dengan kewajiban melakukan tutup buku atau closed bill satu jam sebelum waktu operasional berakhir. Artinya, pada pukul 00.30 WIB, aktivitas transaksi di meja bar sudah harus berhenti total.

Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta, Andhika Permata, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga kondusivitas kota tanpa mematikan nadi perekonomian sepenuhnya.

"Pengaturan ini bukan pembatasan semata, melainkan penyesuaian yang proporsional agar kegiatan usaha tetap berjalan dengan tetap menghormati nilai-nilai keagamaan masyarakat," ujar Andhika, Selasa (17/2).

Pengecualian hanya diberikan bagi tempat usaha yang terintegrasi dengan hotel bintang empat dan lima atau berada di kawasan komersial yang jauh dari permukiman, rumah ibadah, hingga rumah sakit.

Namun, jenis usaha seperti mandi uap dan rumah pijat dipastikan harus berhenti beroperasi sepenuhnya mulai sehari sebelum Ramadan hingga hari kedua Idulfitri.

Baca juga:

Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 2026

Menjaga Citra Jakarta Sebagai Kota Global yang Toleran

Selain durasi buka, Pemprov DKI juga mengharamkan segala bentuk konten pornografi, erotisme, hingga praktik perjudian dan narkoba di lokasi wisata. Para pelaku usaha dituntut memastikan seluruh karyawan dan pengunjung berpakaian sopan sebagai bentuk toleransi sosial.

Kebijakan ini tetap optimis tidak akan menggerus tren positif pariwisata Jakarta yang sedang resilien. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat hunian hotel di Jakarta tetap stabil berkat kontribusi wisatawan mancanegara yang gemar menginap dalam durasi panjang saat peak season.

"Melalui kebijakan ini, Pemprov DKI berharap sektor pariwisata tetap tumbuh sehat dan berkelanjutan, sejalan dengan nilai toleransi, ketertiban, dan harmoni sosial yang menjadi karakter Jakarta sebagai kota global," pungkas Andhika. (Asp)

#Diskotek #Penutupan Diskotek #Ramadan #Ramadan 2026 #Awal Ramadan
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Fashion
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Ramadan Runway berhasil mencatatkan omzet sebesar Rp 7,9 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Indonesia
Menag Ingatkan Umat Nilai-Nilai Ramadan jangan Sampai Hilang setelah Lebaran 2026
Ramadan merupakan proses pembentukan karakter yang mencakup penguatan nilai kejujuran, keadilan, kebersamaan, dan toleransi.
Dwi Astarini - Rabu, 25 Maret 2026
Menag Ingatkan Umat Nilai-Nilai Ramadan jangan Sampai Hilang setelah Lebaran 2026
Indonesia
Maknai Idulfitri 2026, MUI Tekankan Pentingnya Hidup Efisien
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhammad Cholil Nafis, mengajak umat Islam menjaga kebersamaan dan nilai-nilai yang telah dibangun selama Ramadan
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Maknai Idulfitri 2026, MUI Tekankan Pentingnya Hidup Efisien
Fashion
Sentuhan Etnik Jadi Tren Baru Identitas Modest Wear di Hari Raya
Tren modest wear kini tak hanya berkembang secara global, tetapi juga semakin menguatkan akar lokalnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Sentuhan Etnik Jadi Tren Baru Identitas Modest Wear di Hari Raya
Indonesia
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Selain itu, Amati Lelungan memberi kesempatan bagi alam untuk memulihkan keseimbangan, dan Amati Lelanguan mendorong kejernihan batin dengan melepaskan hiburan duniawi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Indonesia
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Sebelum one way nasional ini diberlakukan, polisi lebih dulu membersihkan lajur dan rest area.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Indonesia
7 Terminal Utama di Jakarta Sudah Dipadati Penumpang, Peningkatan Capau 82 Persen
Syafrin juga berujar, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, terjadi kenaikan jumlah penumpang meski tidak signifikan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
7 Terminal Utama di Jakarta Sudah Dipadati Penumpang, Peningkatan Capau 82 Persen
Indonesia
Ribuan Pemudik Padati Area Pelabuhan Ciwandan, Puncak Mudik Sudah Terasa
Berdasarkan pantauan di lapangan, pada Rabu dini hari volume kendaraan roda dua mengalami lonjakan yang sangat signifikan dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
Ribuan Pemudik Padati Area Pelabuhan Ciwandan, Puncak Mudik Sudah Terasa
Indonesia
Hasil Olah TKP, Polisi Temukan Jerigen Kimia Sumber Ledakan Masjid Jember
Polisi telah memasang garis polisi dan mensterilkan lokasi TKP ledakan masjid agar tidak didekati warga.
Wisnu Cipto - Selasa, 17 Maret 2026
Hasil Olah TKP, Polisi Temukan Jerigen Kimia Sumber Ledakan Masjid Jember
Bagikan