Parenting

Cara Mendidik Anak Agar Selalu Jujur Kepada Orang Tua

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 29 Mei 2021
Cara Mendidik Anak Agar Selalu Jujur Kepada Orang Tua

Tidak sulit mendidik anak untuk jujur dan terbuka. (Foto: Pixabay/AnnieSpratt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERKEMBANGAN zaman serta kemajuan teknologi pastinya memudahkan kehidupan manusia modern dalam bekerja dan melakukan berbagai aktivitas. Namun, kehidupan yang serba modern ini tak selalu membuahkan dampak yang positif. Kemajuan teknologi membuat anak lebih mudah mengakses berbagai situs terlarang yang berisiko merusak masa depannya.

Melansir dari washingtonpost.com, cara membimbing anak memang tidak boleh “pakem” dan “terpaku” pada didikan yang itu-itu saja. Sebagai orang tua, kamu wajib mengikuti perkembangan zaman agar hubungan dengan anak tidak keluar dari jalurnya.

Baca juga:

Parents, Hindari Perilaku yang Berpotensi Merusak Mental Anak

Mendidik anak agar tumbuh menjadi pribadi yang jujur dan terbuka dengan orang tuanya membutuhkan kedekatan secara batin. Begini tipsnya:

1. Berikan pengertian

Didik anak secara perlahan dan penuh kasih sayang. (Foto: Pixabay StockSnap)

Meskipun setiap anak membutuhkan ruang privasinya sendiri, orang tua tetap harus mengetahui hal-hal yang bersifat penting. Untuk itu, berikan pengertian kepada anak secara perlahan kenapa anak wajib berbicara jujur dan apa adanya kepada orang tua. Anak harus tau bahwa kejujurannya kepada orang tua adalah demi keselamatannya sendiri.

2. Menjadi role model

Orang tua wajib memberikan contoh. (Foto: Pixabay 5540867)

Anak adalah “miniatur” dari orang tuanya sendiri. Setiap kebiasaan dan sifat orang tua akan ditiru oleh anaknya. Maka, jika kamu ingin anak tumbuh menjadi sosok yang jujur, kamu juga harus menjadi orang tua yang jujur kepada anak. Mereka akan terbiasa dengan sendirinya untuk terbuka dan jujur tanpa paksaan.

Baca juga:

Risiko Menjadi Single Parent

3. Berikan kepercayaan

Jangan mengekang aktivitas anak. (Foto: Pixabay sasint)

Mendidik anak secara diktator, keras, dan penuh kekang hanya akan membuat anak semakin enggan untuk jujur kepada orang tuanya. Alangkah baiknya jika kamu melonggarkan aturan dan memberikan kepercayaan kepada anak sesekali contohnya ketika mereka meminta izin untuk main bersama temannya. Dengan begitu, tanpa disuruh pun anak akan jujur kepada orang tua.

4. Selesaikan dengan kepala dingin

Jangan menekan anak. (Foto: Pixabay Free-Photos)


Orang tua saja masih bisa melakukan kesalahan, apalagi anak. Tugas orang tua tidak hanya mendidik tapi juga mengoreksi kesalahan anak tanpa emosi. Jika anak berbuat kesalahan, lebih baik selesaikan dengan kepala dingin dan penuh rasa kekeluargaan agar anak tidak merasa takut. Anak yang berada di bawah tekanan cenderung akan berbohong terus menerus. (mar)

Baca juga:

Komunikasi Memperkuat Hubungan Ayah-Anak

#Relasi #Parenting #Ilmu Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Bagikan