Cegah Modus Love Scamming, Kenali Ciri-cirinya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 20 Juni 2025
Cegah Modus Love Scamming, Kenali Ciri-cirinya

Tinder ingin hindari bahaya AI. (Foto: Freepik/Freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kasus penipuan cinta alias love scamming terus memakan korban baru. Beberapa waktu ini, seorang staf media Presiden Prabowo Subianto, Kani Dwi Haryani menjadi korbannya.

Berbagai sumber menyebutkan Kani mengalami kerugian material tak sedikit senilai Rp 48 Juta yang diklaim pelaku love scamming untuk kebutuhan sekolah.

Pelaku love scamming dan Kani diduga telah saling kenal sejak 2024. Pelaku mengaku kalau dirinya sebagai pilot.

Lewat pengusutan, ternyata pelaku love scamming di balik akun @febrianalydrss dimiliki perempuan warga Lebak, Banten bernama Marpuah, berusia 21 tahun.

Tanda-Tanda Love Scamming

Love scamming merupakan jenis kejahatan digital yang tenar sejak tahun 2017. Kejahatan digital ini makin signifikan memakan korban seiring peningkatan penggunaan media sosial dan platform kencan online yang turut berkontribusi pada penyebaran modus operandi ini.

Cina merupakan salah satu negara pertama yang menjadi sasaran kejahatan ini. Lalu menyebar ke seluruh dunia. Bahkan kejadian love scamming yang paling mengegerkan terjadi di Norwegia yang kisahnya dijadikan film dokumenter The Tinder Swindler yang ceritanya berdasarkan laporan investigasi media Norwegia, VG, pada 2019.

Pelakunya bernama Simon Leviev, ia memanipulasi hubungan romatis untuk mengeruk keuntungan berjuta dolar dari para wanita di negara Norwegia, Israel, atau Finlandia.

Baca juga:

Kejahatan Love Scamming Makin Banyak Korban, Terjadi di Ruang-ruang Khusus

Sindikat Penipuan ‘Love Scamming’ Marak di Aplikasi Bumble dan Tinder, Perempuan Jomlo Jadi Korban

Waspada 'Love Scamming', Saat Cinta Dibalas Khayalan

Ciri dan Modus Love Scaming

  • Terlalu cepat jatuh cinta

Perkenalan lewat media sosial menjadi jembatan awal perkenalan dua orang asing. Anehnya, orang yang berniat melakukan love scamming akan lebih cepat menyatakan perasaan sukanya kepada korban. Padahal untuk saling kenal satu sama lain waktunya sangat terbilang cepat.

Pelaku melihat korban potensial dan mulai memanipulasi berbagai perasaan romantisme untuk melancarkan aksi-aksi kejahatannya.

Pelaku akan menunjukkan loyalitasnya kepada korban, dan seiring waktu menuntut balas perlakuan loyalitasnya kepada korban, bentuknya salah satunya materi.

  • Enggan untuk bertemu

Pelaku love scamning kerap menggunakan identitas bayangan. Tak jarang menggunakan data orang lain untuk memuluskan aksinya. Makanya pelaku love scaming enggan melakukan pertemuan.

Tak hanya itu, pelaku love scamming kerap mengatakan berada jarak jauh dengan korbannya, kondisi ini menjadi alasan pamungkas untuk menjadi halangan melakukan pertemuan.

  • Pelaku mulai obral cerita sedih

Dalam hubungan romantis yang sudah disiapkan pelaku, otomatis akan mengikat secara emosional korbannya.

Pelaku love scamming suka membagikan kisah sedihnya untuk mendapatkan simpati dan dikasihani. Di sinilah pelaku tak segan meminta sejumlah uang atau apapun itu untuk mendatangkan keuntungan materi baginya.

Terkadang pelaku love scamming menyampaikan ada kebutuhan mendesak tapi butuh bantuan korban misalnya untuk biaya pendidikan, makan, transportasi dan lain-lainnya. (Tka)

#Relasi #Percintaan #Penipuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Kasus ini bermula saat Ruben menawarkan korban berinisial DM untuk berinvestasi di usaha jual beli sebuah produk.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Indonesia
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Modus pelaku biasanya mengakui customer service dari GoPay, lalu meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Indonesia
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Polri meningkatkan kapasitas personel untuk menghadapi kejahatan love scamming yang kini memanfaatkan AI, deepfake, dan social engineering.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Indonesia
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Jobstreet by SEEK membagikan lima tips aman mencari kerja online agar terhindar dari lowongan palsu, penipuan rekrutmen, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Indonesia
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
KCIC mengimbau masyarakat waspada penipuan tiket Whoosh lewat WhatsApp. Pelaku gunakan logo dan jadwal palsu, arahkan pembayaran ke rekening pribadi. Tiket resmi hanya di kanal KCIC.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
Indonesia
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan
Jumlah korban penipuan travel umrah Hanania Travel mencapai sekitar 3.000 orang dengan kerugian ditaksir Rp 95,22 miliar.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan
Indonesia
Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel Ngadu ke DPR, Ingin Uang Kembali
Berharap para anggota DPR RI mendengar dan turut mencari solusi untuk ribuan korban yang gagal berangkat tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel Ngadu ke DPR, Ingin Uang Kembali
Indonesia
Lansia Kalideres Kena Penipuan Ritual Buka Aura, Emas dan Jam Mewah Puluhan Juta Rupiah Melayang
Polisi tangkap pria berinisial AF yang menipu lansia dengan modus ritual buka aura di Kalideres. Korban kehilangan emas dan jam tangan senilai Rp33 juta.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Lansia Kalideres Kena Penipuan Ritual Buka Aura, Emas dan Jam Mewah Puluhan Juta Rupiah Melayang
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Badal Haji dan DAM Usai Dugaan Penipuan Rp 1,4 Miliar
Anggota Komisi VIII DPR RI meminta pemerintah memperketat pengawasan badal haji dan pembayaran DAM setelah terungkap dugaan penipuan senilai Rp 1,4 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Badal Haji dan DAM Usai Dugaan Penipuan Rp 1,4 Miliar
Indonesia
Satgas Haji Polri Ungkap Penipuan Haji Non-Prosedural, Kerugian Tembus Rp 21,7 Miliar
Satgas Haji dan Umrah Polri mengungkap kasus penipuan haji non-prosedural. 550 calon jemaah menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp 21,7 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Satgas Haji Polri Ungkap Penipuan Haji Non-Prosedural, Kerugian Tembus Rp 21,7 Miliar
Bagikan