Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan

Jemaah calon haji dari berbagai negara bersiap menjalankan shalat maghrib di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Rabu (13/5/2026) waktu setempat. ANTARA FOTO/Citro Atmoko/wsj.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Skandal penipuan travel umrah Hanania Travel semakin menguak. Kepolisian mengungkap jumlah korban mencapai sekitar 3.000 orang dengan kerugian ditaksir Rp 95,22 miliar. Angka ini diperkirakan terus bertambah seiring laporan baru yang masuk ke layanan pengaduan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanudin menjelaskan, modus yang dijalankan bos Hanania Travel berinisial ASF (30) adalah promosi masif di media sosial.

Baca juga:

Korban Dugaan Penipuan Biro Perjalan Umrah Hanania Makin Bertambah, Kerugian Capai Rp 35 Mliar

“Promosi dilakukan lewat influencer dan selebriti sehingga banyak calon jamaah tertarik menggunakan jasa travel tersebut,” kata Iman dalam audiensi bersama Komisi III DPR RI, Kamis (18/6).

Skema Gali Lubang Tutup Lubang

Namun, lanjut Iman, dana jamaah tidak digunakan sesuai peruntukan. Uang pembayaran justru dipakai menutup biaya keberangkatan periode sebelumnya, termasuk gaji dan operasional.

Hanania Travel mengalami skema gali lubang tutup lubang,

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanudin

Dalih Batal Berangkat Force Majeure Eskalasi Timteng

Menurut dia, pihak Hanania Travel berdalih pembatalan keberangkatan jamaah disebabkan kondisi force majeure akibat ketegangan di Timur Tengah (Timteng). Namun, polisi menegaskan masalah pembatalan sudah terjadi sejak 2023, jauh sebelum isu geopolitik terbaru.

Baca juga:

Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel Ngadu ke DPR, Ingin Uang Kembali

Iman menambahkan, sejumlah influencer yang ikut mempromosikan Hanania Travel juga diperiksa sebagai saksi. Hal ini untuk memastikan keterlibatan pihak lain dalam memperluas jangkauan promosi yang menjerat ribuan korban.

Korban Terus Bertambah

Jumlah korban diperkirakan lebih besar dari 3.000 orang karena laporan pengaduan masih terus masuk. Dilansir Antara, polisi masih terus membuka layanan khusus untuk menampung aduan jamaah yang gagal berangkat.

Baca juga:

Polisi Bakal Jerat Dirut Hanania Group Pakai Pasal Berlapis

Saat ini, polisi menerapkan Pasal 486 KUHPidana dan Pasal 492 KUHPidana terhadap tersangka. “Potensi kerugian yang memungkinkan nilai tersebut masih lebih besar lagi,” tandas Kombes Iman. (*)

#Penipuan Travel Umrah Hanania #Biro Umrah #Penipuan
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan
Jumlah korban penipuan travel umrah Hanania Travel mencapai sekitar 3.000 orang dengan kerugian ditaksir Rp 95,22 miliar.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan
Indonesia
Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel Ngadu ke DPR, Ingin Uang Kembali
Berharap para anggota DPR RI mendengar dan turut mencari solusi untuk ribuan korban yang gagal berangkat tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel Ngadu ke DPR, Ingin Uang Kembali
Indonesia
Lansia Kalideres Kena Penipuan Ritual Buka Aura, Emas dan Jam Mewah Puluhan Juta Rupiah Melayang
Polisi tangkap pria berinisial AF yang menipu lansia dengan modus ritual buka aura di Kalideres. Korban kehilangan emas dan jam tangan senilai Rp33 juta.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Lansia Kalideres Kena Penipuan Ritual Buka Aura, Emas dan Jam Mewah Puluhan Juta Rupiah Melayang
Indonesia
Korban Dugaan Penipuan Biro Perjalan Umrah Hanania Makin Bertambah, Kerugian Capai Rp 35 Mliar
Hanania Travel diduga menggunakan taktik pemasaran dengan mengiming-imingi paket gratis umrah pada bulan Syawal bagi masyarakat yang bersedia langsung membayar DP haji. ​
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Korban Dugaan Penipuan Biro Perjalan Umrah Hanania Makin Bertambah, Kerugian Capai Rp 35 Mliar
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Badal Haji dan DAM Usai Dugaan Penipuan Rp 1,4 Miliar
Anggota Komisi VIII DPR RI meminta pemerintah memperketat pengawasan badal haji dan pembayaran DAM setelah terungkap dugaan penipuan senilai Rp 1,4 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Badal Haji dan DAM Usai Dugaan Penipuan Rp 1,4 Miliar
Indonesia
Polisi Bakal Jerat Dirut Hanania Group Pakai Pasal Berlapis
Skandal investasi bodong berkedok perjalanan ibadah ini menyisakan luka mendalam bagi para korban
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Polisi Bakal Jerat Dirut Hanania Group Pakai Pasal Berlapis
Indonesia
Kasus Hanania Travel Tilep Rp 12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah
Pemerintah dan aparat penegak hukum wajib memastikan seluruh hak materiil korban pulih secara nyata. 

Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
Kasus Hanania Travel Tilep Rp 12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah
Indonesia
Satgas Haji Polri Ungkap Penipuan Haji Non-Prosedural, Kerugian Tembus Rp 21,7 Miliar
Satgas Haji dan Umrah Polri mengungkap kasus penipuan haji non-prosedural. 550 calon jemaah menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp 21,7 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Satgas Haji Polri Ungkap Penipuan Haji Non-Prosedural, Kerugian Tembus Rp 21,7 Miliar
Indonesia
Nyaru Jadi Pejabat hingga Anggota DPR, 3.000 Nomor Penipu Diblokir Komdigi
Total 18.500 nomor diblokir terkait penipuan, investasi fiktif, hingga judi online.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Nyaru Jadi Pejabat hingga Anggota DPR, 3.000 Nomor Penipu Diblokir Komdigi
Indonesia
3.000 Nomor Telepon Spam Call, Deepfake Juga Tambah Marak
di Indonesia, satuan tugas antiscam yang dibentuk bersama Otoritas Jasa Keuangan mencatat kerugian dari penipuan daring mencapai Rp 9,1 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
3.000 Nomor Telepon Spam Call, Deepfake Juga Tambah Marak
Bagikan