Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Calon Presiden dari KIB Harus Lanjutkan Program Jokowi

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 21 Juni 2022
Calon Presiden dari KIB Harus Lanjutkan Program Jokowi

Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani. (Foto: MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Persiapan partai politik menghadapi Pemilu 2024 terus dimatangkan.

Koalisi Indonesia Bersatu ( KIB ) sedang mencari sosok terbaik untuk bisa diusung menjadi pasangan capres dan cawapres di Pilpres 2024. KIB terdiri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar.

Baca Juga:

PDIP Cari Momentum Tepat Buat Bangun Koalisi Pilpres 2024

"Terutama dari internal KIB dulu ya, yang pantas untuk dicapreskan dan dicawapreskan," ujar Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani, Rabu (21/6).

Dia mengatakan, pihaknya sedang mencari sosok yang dapat melanjutkan program-program pembangunan yang sudah dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama ini. Arsul menuturkan, KIB tidak mau terburu-buru bicara yang layak menjadi capres atau cawapres.

"Bagaimana nantinya keberlanjutan antara program-program pembangunan terutama proyek-proyek strategis nasional itu akan terus berlanjut," kata anggota Komisi III DPR ini.

Dia tidak ingin program pembangunan yang sudah disusun Jokowi selama 10 tahun terakhir tidak berlanjut.

"Bila terjadi keterputusan maka semua alokasi anggaran yang pernah diberikan menjadi tersia-siakan. Nah itu yang saya kira kami di KIB tidak ingin ada seperti itu," imbuhnya.

Pihaknya juga akan tetap mendengarkan masukan dari Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin terkait keberlanjutan program pemerintah.

"Saya kira sebagai sebuah realitas politik, semua yang turut menentukan dalam konfigurasi politik nasional kita itu pasti akan diajak bicara,” ungkapnya.

Baca Juga:

Syaikhu: PKS Bakal Cari Mitra Koalisi yang Setara

Ia juga berharap ada lebih dari dua pasang calon pada Pilpres 2024. Dia melihat hal ini dari rencana Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya di antara PKB dan Gerindra.

"Paling tidak dari sisi PPP dan KIB (Koalisi Indonesia Bersatu), Pilpres 2024 akan diikuti oleh lebih dari dua pasang," ujarnya.

Menurutnya, jika ada lebih dari dua calon, maka politik identitas bisa diminimalisasi. Arsul berpendapat, visi misi yang digagas dalam koalisi tidak hanya dari calon presiden dan wakil presiden saja.

Partai politik turut berperan dalam menentukan arah visi misi sesuai kepentingan bersama. Sejauh ini baru Partai Golkar yang mengusung ketua umumnya, Airlangga Hartarto, sebagai calon presiden dalam Koalisi Indonesia Bersatu.

Kemudian, Partai Nasional Demokrat (NasDem) mengajukan nama Anies Rasyid Baswedan, Andika Perkasa, dan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.

Selain KIB, ada wacana koalisi yang bakal dibentuk oleh PKB, PKS, dan Partai Demokrat bernama Koalisi Semut Merah. Namun dua hari lalu, PKB bermanuver ke Gerindra dan menyatakan bakal membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya. (Knu)

Baca Juga:

Buka Peluang Koalisi dengan PDIP, NasDem Singgung Relasi Surya Paloh dan Megawati

#Breaking #DPP PPP #Koalisi Pilpres #Capres 2024 #Pemilu #Pemilu 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Presiden Prabowo menyetujui pengunduran dirinya, tapi tetap diminta awasi MBG.
Dwi Astarini - 19 menit lalu
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Indonesia
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi
KPK menetapkan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi
Indonesia
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Ada empat pilar utama yang mendesak dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang saat ini sedang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Indonesia
KPK OTT Bupati Lombok Barat
Dalam operasi senyap itu, tim penindakan KPK menangkap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan sejumlah pihak lainnya. 

Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
KPK OTT Bupati Lombok Barat
Olahraga
Stjepan Loncar Resmi Berseragam Persija, Pengalaman di Eropa Termasuk bersama Timnas Bosnia Herzegovina Jadi Modal
Stjepan Loncar didatangkan Persija dengan kontrak dua musim.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Stjepan Loncar Resmi Berseragam Persija, Pengalaman di Eropa Termasuk bersama Timnas Bosnia Herzegovina Jadi Modal
Olahraga
Hasil Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026: Timnas Inggris Peringkat Ketiga Usai Kalahkan Prancis 6-4
Timnas Inggris mencatakan pencapaian terbaik di Piala Dunia sejak menjadi juara pada 1966 setelah mengalahkan Prancis 6-4
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Hasil Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026: Timnas Inggris Peringkat Ketiga Usai Kalahkan Prancis 6-4
Indonesia
Heboh! Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Densus Amankan Pelajar 17 Tahun
Bom rakitan meledak di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengungkap pelaku berinisial R (17), pelajar yang belajar membuat bom dari internet dan grup daring. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Heboh! Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Densus Amankan Pelajar 17 Tahun
Indonesia
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Polisi menetapkan MY (34) sebagai tersangka kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan. MY dijerat Pasal 601 KUHP
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Olahraga
Persija Resmi Umumkan Kedatangan Denis Kolinger, Dikontrak 2 Musim
Macan Kemayoran berharap Denis Kolinger menjadi bagian dari upaya Persija menambah kekuatan, pengalaman, dan karakter kepemimpinan di lini belakang.
Frengky Aruan - Jumat, 10 Juli 2026
Persija Resmi Umumkan Kedatangan Denis Kolinger, Dikontrak 2 Musim
Indonesia
Gempa Terkini Magnitudo 5.5 Guncang Barat Daya Banten, Tidak Berpotensi Tsunami
Laporan pemantauan berlanjut hingga pukul 03.05 WIB guna mendeteksi potensi bahaya lanjutan dari dalam bumi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 Juli 2026
Gempa Terkini Magnitudo 5.5 Guncang Barat Daya Banten, Tidak Berpotensi Tsunami
Bagikan