Merahputih.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa ruang pemilih PKB telah bergeser pada Pemilu 2024. Hal ini berbeda jika dibandingkan dengan pemilu 2019, di mana saat itu pemilih PKB berasal dari kalangan 'grassroot'.
"PKB 2024 dipilih bukan saja oleh grassroot, melainkan juga kalangan elite. Ruang pemilih PKB sudah bergeser dalam strata kualitas hidup masyarakat. Itu artinya sebuah kemajuan yang harus disyukuri oleh PKB," kata Gus Imin, sapaan karibnya, dalam keterangannya, Minggu (15/7).
Baca juga:
PKB Amini Faktor Jokowi Muluskan Langkah Bobby Maju Pilkada Sumut
Ia menilai Pemilu 2024 telah membawa PKB menjadi partai yang membawa harapan baru dan kekuatannya diakui oleh semua pihak.
"Alhamdulillah, pada tahun 2024 PKB menjadi partai yang membawa harapan baru, dan diakui oleh semua pihak sebagai partai yang kuat," ucapnya.
Menurut dia, jangkauan konstituen PKB yang kini makin luas tersebut terjadi berkat konsistensi dan upaya adaptasi terhadap fenomena disrupsi atau perubahan di berbagai lini. Untuk itu, dia mendorong seluruh pemimpin PKB mampu membaca cara pandang perubahan di setiap lini.
Baca juga:
"Tidak boleh lengah, harus mengerti dalam berselancar menapaki perubahan ini," kata Wakil Ketua DPR RI itu.
Ia memastikan bahwa PKB akan terus mengabdikan diri pada Nahdlatul Ulama (NU) dengan cara-cara efektif dan terukur. "PKB akan terus mengabdi kepada nahdiyin dengan cara yang modern," kata dia.