Buronan Kelas Kakap FBI Bersembunyi dengan Mudah, Sistem Keamanan di Indonesia Dinilai Lengah

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 19 Juni 2020
Buronan Kelas Kakap FBI Bersembunyi dengan Mudah, Sistem Keamanan di Indonesia Dinilai Lengah

Polda Metro Jaya saat gelar perkara penangkapan Russ Albert Medlin. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat intelijen Stanislaus Riyanta menyoroti penangkapan buronan Federal Bureau of Investigation (FBI) Russ Medlin di Indonesia. Pasalnya, persitiwa itu menandakan tanah air jadi lokasi "nyaman" persembunyian buronan internasional.

Apalagi, Russ juga menjadi pelaku pelecehan seksual anak di bawah umur di Indonesia.

Baca Juga:

Ini Jejak Hitam Russ Medlin, Buronan Kelas Kakap FBI yang Ditangkap di Jakarta

"Harus waspada dengan adanya buronan atau penjahat internasional yang bersembunyi di Indonesia, karena ada daya tarik bagi mereka," kata Stanislaus kepada wartawan di Jakarta, Jumat (19/6).

"Bisa saja daya tarik sebagai tempat persembunyian, daya tarik untuk membangun jaringan kejahatan, atau justru daya tarik untuk target dari kejahatan," ucap dia.

Ia melihat, ada celah-celah yang bisa menjadi kesempatan bagi mereka untuk berlindung dari jeratan hukum dari negara asalnya

"Indonesia menjadi pelarian (buron PBI) karena ada celah-celah yang bisa menjadi kesempatan bagi mereka untuk berlindung dari jeratan hukum dari negara asalnya," ujar Stanislaus.

Polda Metro Jaya saat gelar perkara penangkapan Russ Albert Medlin. (Foto: MP/Kanugrahan)
Polda Metro Jaya saat gelar perkara penangkapan Russ Albert Medlin. (Foto: MP/Kanugrahan)

Stanislaus berpandangan, para buron FBI datang ke Indonesia dengan berpura-pura menjadi turis. Kendati demikan, Stanislaus menganggap para buron tersebut tetap dapat dibekukan aparatur keamanan.

"Fakta menunjukkan mereka tetap dapat ditangkap," ucapnya.

Stanislaus memandang, fakta penangkapan buronan FBI Medlin menunjukkan bahwa kerja sama internasional dalam penegakan hukum berjalan dengan baik.

Menurutnya, hal itu membuat para pelaku kriminal yang berniat bersembunyi di Indonesia akan berpikir ulang.

"Koordinasi interpol pasti berjalan dengan baik. Dengan persoalan saat ini, kejahatan yang lebih bersifat asimetris dan transnasional, maka kerja sama internasional mutlak harus dilakukan," katanya.

Baca Juga:

Buron Kelas Kakap Russ Medlin Bakal Dideportasi ke Amerika

Sebelumnya, kasus penipuan investasi saham bitcoin terungkap usai adanya laporan kasus pelecehan seksual yang dilakukan Russ Medlin kepada anak perempuan di bawah umur.

Dia dicokok kepolisian dari kontrakan yang sudah ditempatinya selama tiga bulan di Jalan Brawijaya VIII, Jakarta Selatan.

Medlin juga mempromosikan BitClub Network (BCN). Ia mengumpulkan dana dari para investor hingga triliunan rupiah.

Total pada saat itu berdasarkan koordinasi FBI itu kurang-lebih USD 722 juta atau dirupiahkan sekitar Rp10,8 triliun dan hampir Rp11 triliun kerugian yang dialami korban akibat ulahnya. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Berhasil Tangkap Buronan FBI di Kebayoran Baru

#Buronan #FBI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bos FBI Datangi Kertanegara Kediaman Pribadi Prabowo Terkait Artefak Suku Papua Ilegal
Presiden Prabowo menerima kunjungan Direktur FBI Kash Patel di Kertanegara. Artefak Papua diselundupkan ke AS dikembalikan dan akan dipamerkan di Museum Nasional.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Bos FBI Datangi Kertanegara Kediaman Pribadi Prabowo Terkait Artefak Suku Papua Ilegal
Indonesia
Polri Gandeng FBI dan Secret Service AS Usut Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Polisi menggandeng FBI dan Secret Service AS untuk mengusut kasus korupsi Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Polri Gandeng FBI dan Secret Service AS Usut Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Indonesia
FBI Ikut Periksa Valas Brankas Tersangka Eks Jampidsus, Emas 74 Kg Jatah Lab Pegadaian
Tim gabungan kepolisian dan Kejagung libatkan FBI, Kedutaan AS, Kedutaan Singapura, dan BI untuk memeriksa valas sitaan eks Jampidsus. Pegadaian uji keaslian 74 kg emas batangan dari brankas tersangka.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
FBI Ikut Periksa Valas Brankas Tersangka Eks Jampidsus, Emas 74 Kg Jatah Lab Pegadaian
Indonesia
Dedi Mulyadi Murka! Pelaku Penganiayaan Perempuan di Bandung Diburu, Siapkan Hadiah Rp 250 Juta
Dedi Mulyadi menyiapkan hadiah Rp 250 juta bagi siapa pun yang menemukan pelaku penganiayaan perempuan di Bandung.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Dedi Mulyadi Murka! Pelaku Penganiayaan Perempuan di Bandung Diburu, Siapkan Hadiah Rp 250 Juta
Indonesia
Kabur ke Malaysia, Buronan Narkoba ‘The Doctor’ Akhirnya Ditangkap
Buronan narkoba The Doctor akhirnya ditangkap di Penang, Malaysia. Ia kini sudah dipulangkan ke Indonesia sejak Senin (6/4).
Soffi Amira - Selasa, 07 April 2026
Kabur ke Malaysia, Buronan Narkoba ‘The Doctor’ Akhirnya Ditangkap
Indonesia
Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Interpol, Polri Sebut Bisa Ditangkap di 196 Negara
Riza Chalid kini masuk daftar buronan Interpol. Tersangka kasus korupsi Pertamina itu bisa ditangkap di 196 negara.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Interpol, Polri Sebut Bisa Ditangkap di 196 Negara
Indonesia
Pejahat Sadis Rumania Kabur ke Bali, Nikahi WNI Hidup dari Gaji Istri
Selama pelariannya di Bali, Zuleam Costinel Cosmin menikah dengan Warga Negara Indonesia (WNI) dan menggantungkan hidupnya dari penghasilan sang istri.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Januari 2026
Pejahat Sadis Rumania Kabur ke Bali, Nikahi WNI Hidup dari Gaji Istri
Indonesia
Sembunyi di Kebon Jeruk, Gembong Kriminal Sri Lanka Kehelbaddara Padme Diringkus di Apartemen
Lima orang buronan kriminal kelas kakap di Sri Lanka yang bersembunyi di Indonesia berhasil diringkus aparat gabungan di kawasan Kebon Jeruk Jakarta Barat.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 September 2025
Sembunyi di Kebon Jeruk, Gembong Kriminal Sri Lanka Kehelbaddara Padme Diringkus di Apartemen
Berita Foto
Deretan Buronan Dipajang Dalam Paparan Kinerja KPK Semester I 2025
Deretan buronan KPK dipajang dalam konferensi pera capaian Kinerja KPK Semester I 2025 di Gedung Juang Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/8/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 06 Agustus 2025
Deretan Buronan Dipajang Dalam Paparan Kinerja KPK Semester I 2025
Indonesia
KPK Optimis Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura Bakal Terwujud
Jika ekstradisi Paulus Tannos berhasil, Setyo berharap ini akan menjadi preseden positif bagi penanganan buronan kasus korupsi lainnya
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Juni 2025
KPK Optimis Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura Bakal Terwujud
Bagikan