Parenting

Bunda Jangan Lupa Periksa Kesehatan Mata si Kecil

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 05 Oktober 2022
Bunda Jangan Lupa Periksa Kesehatan Mata si Kecil

Mata sehat maka tumbuh kembang anak juga akan lebih baik. (freepik/freepic.diller)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APAPUN yang berhubungan dengan mata sebagai sumber penglihatan sangat penting untuk dijaga. Mata merupakan jendela dunia sehingga kesehatannya perlu untuk dijaga sebaik mungkin. Mata sehat maka tumbuh kembang anak juga akan lebih baik.

Kamu harus tahu bahwa ada beragam dampak yang dapat dirasakan anak bila mengalami gangguan kesehatan mata. Mulai kesulitan membaca, sulit berkonsentrasi, hingga terhambat dalam mempelajari banyak hal.

Nah, karena itu, penting sekali menghindari gangguan mata pada anak. Melansir dari laman Healthline, kamu harus tahu bagaimana cara memelihara kesehatan matanya dengan benar.

Baca Juga:

Tangani Luka Terbuka Sesegera Mungkin

mata
Gangguan mata semakin cepat terdeteksi, maka akan semakin cepat untuk diatasi. (freepik/serhii bobyk)

Asupan Bergizi

Saat hamil, dokter akan memberikan saran pada ibu hamil untuk mengonsumsi makanan bergizi yang mengandung vitamin A dan omega 3. Kedua kandungan ini ternyata sangat dibutuhkan dalam menunjang perkembangan mata serta janin dalam kandungan.

Nah, ketika anak sudah lahir pun demikian. Kamu perlu untuk memasukkan makanan yang mengandung vitamin A dan omega 3 ke dalam menu MPASI-nya. Adapun makanan yang mengandung vitamin A dan omega-3 yang perlu di konsumsi dan diberikan kepada Si Kecil antara lain ubi jalar, ikan salmon, wortel, dan bayam.

Periksa mata rutin

Kamu disarankan untuk menjadwalkan untuk si kecil diperiksakan kesehatan matanya sedini mungkin. Bisa dimulai sejak usianya menginjak 6 bulan, walaupun tidak terlihat ada gangguan mata sekalipun. Lalu, lakukan pemeriksaan mata rutin setiap 2 tahun sekali.

Ini dilakukan bukan hanya untuk menjaga kesehatan matamya, tapi juga mencegah dan menangani gangguan mata yang mungkin diderita anak. Karena semakin cepat terdeteksi, maka gangguan mata yang diderita anak akan semakin cepat untuk diatasi.

Stimulasi daya lihat

Lakukan stimulasi penglihatan anak secara rutin ya. Ada beberapa cara mudah yang bisa kamu lakukan agar matanya berkembang dengan baik.

Salah satunya bisa mengajak anakmu untuk mengenali warna pada beberapa mainan menarik dengan berbagai bentuk. Permainan ini melatih mata anak untuk lebih peka terhadap warna dan juga menstimulasi matanya agar tidak buta warna.

Selain itu, kamu juga bisa lakukan stimulasi jarak pandang dengan melakukan tebak gambar. Stimulasi jarak pandang ini melatih otot matanya agar terhindar dari rabun jauh dan dekat.

Baca Juga:

3 Kunci Utama untuk Cegah Demam Berdarah pada Anak

mata
Paparan sinar matahari secara langsung dan berlebih dapat mengakibatkan kerusakan pada kornea dan retina mata anak. (freepik/holiak)

Pakai kacamata hitam

Jika mengajak anak beraktivitas di bawah terik matahari, alangkah baiknya untuk menggunakan kacamata hitam. Upaya ini dilakukan untuk mencegah dampak negatif paparan sinar matahari langsung pada mata.

Paparan sinar matahari secara langsung dan berlebih dapat mengakibatkan kerusakan pada kornea dan retina mata anak. Selain itu, usahakan menghindari sinar matahari terik diantara pukul 11.00 hingga pukul 15.00. Jika terpaksa, maka antisipasi dengan menggunakan kacamata hitam.

Batasi gawai

Batasi penggunaan gawai pada anak dengan membatasi waktunya hanya satu jam per hari, terutama pada anak di bawah usia 5 tahun. Aturan ini pengguanaan gawai ini penting diterapkan, karena penggunaannya yang berlebihan bisa berdampak negatif pada kesehatan mata. Cahaya dari gawai dapat mengakibatkan mata lelah, gangguan ketajaman penglihatan, dan mata kering.

Ayo mulailah menjaga kesehatan mata dan fungsi penglihatan anak dengan memastikan mereka mendapatkan istirahat yang cukup. Umumnya penglihatan anak sudah berfungsi maksimal setelah umur tujuh tahun. Kesehatan mata bisa dijaga dan diantisipasi. Namun apabila terlambat maka penanganan terbaik oleh dokter spesialis mata bisa kamu coba. (dgs)

Baca Juga:

Enam Vitamin Ini Bisa Halau Influenza

#Parenting #Kesehatan #Anak #Anak-anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Angka Perkawinan Anak di Jateng Turun 53 Persen
Upaya pencegahan dan penanganan perkawinan anak perlu terus diperkuat.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Angka Perkawinan Anak di Jateng Turun 53 Persen
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Iis R. Soelaeman mendorong dukungan pemerintah bagi anak dengan cerebral palsy melalui akses terapi, kesehatan, pendidikan inklusif, dan fasilitas aksesibel.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Lifestyle
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
World Cerebral Palsy Day 2026 jadi momentum untuk memperkuat dukungan bagi anak dengan CP. Tekankan potensi anak dan pentingnya support system bagi keluarga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Bagikan