BUMD PT BDS Pemkab Bandung Gagal Bayar Proyek Ketahanan Pangan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 04 Agustus 2025
BUMD PT BDS Pemkab Bandung Gagal Bayar Proyek Ketahanan Pangan

Podcast Obrolan Waras milik mantan pimpinan KPK, Bambang Widjojanto dengan tema 'Skandal Penipuan Besar, Bupati Kabupaten Bandung Diduga Tipu Pengusaha Hingga Ratusan Miliar?. (foto: tangkapan layar Podcast Obrolan Waras)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masyarakat dibuat heboh dengan mencuatnya dugaan skandal proyek ayam boneless senilai lebih dari Rp 100 miliar yang melibatkan BUMD PT Bandung Daya Sentosa (BDS).

Hal tersebut terungkap dalam acara Podcast Obrolan Waras yang dipandu mantan pimpinan KPK, Bambang Widjojanto.

Yang membuat ramai, pasalnya Nama Bupati Bandung, Dadang Supriatna, disebut berulang kali sebagai tokoh sentral dalam proyek ayam boneless tersebut.

Dalam episode terbarunya, sejumlah vendor lokal yakni Faisal, Dedet, dan Vita mengungkap belum dibayarnya kewajiban oleh PT BDS atas proyek ketahanan pangan yang dijanjikan sebagai program prioritas Pemkab Bandung.

"Katanya dijamin langsung oleh bupati," ungkap Dedet, dalam Youtube, yang dikutip Senin (4/8).

Baca juga:

Kementan Klaim Indonesia Sudah Swasembada Daging dan Telur Ayam, Sapi Masih Impor

Salah satu vendor mengklaim belum menerima pembayaran hingga Rp 33 miliar selama delapan bulan terakhir. Total utang proyek yang belum terselesaikan disebut melebihi Rp 100 miliar.

Proyek ini melibatkan mitra swasta PT Cahaya Frozen Raya (CFR), yang menurut narasumber, belum membayar kepada PT BDS sebesar Rp 127,2 miliar. Akibatnya, PT BDS pun menunggak ke vendor senilai Rp 105,4 miliar.

Kuasa Hukum PT BDS, Rahmat Setiabudi, membantah keras keterlibatan Bupati Bandung maupun unsur Pemkab. Ia menegaskan, kerja sama itu murni antar perusahaan.

"Semua dokumen resmi kami miliki. Ini murni bisnis, bukan politik," ucapnya.

Namun, keraguan publik terus menguat, terutama karena posisi bupati sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) BUMD memungkinkan adanya pengaruh besar, meskipun tak terlibat langsung.

Banyak pihak menilai, potensi konflik kepentingan dalam proyek ini tak bisa diabaikan, terutama menjelang Pilkada 2024.

Baca juga:

80.000 Kopdes Merah Putih Dibentuk, Wamendes Jamin Bukan untuk Matikan BUMDes

Podcast itu juga menyoroti kemungkinan proyek ini digunakan sebagai 'ladang setoran' politik. Bambang Widjojanto menekankan pentingnya audit publik dan keterbukaan informasi.

"Ini bukan semata-mata soal utang piutang, tapi menyangkut kepercayaan publik pada pengelolaan dana daerah," katanya.

Tak hanya Bupati Bandung, sejumlah nama pejabat dan tokoh politik juga turut disebut dalam podcast tersebut. Mereka antara lain Dadang Supriatna, Bupati Bandung yang kerap dianggap sebagai tokoh sentral dan penanggung jawab politik proyek BDS; Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR RI yang disebut sebagai Ketua Tim Pemenangan Pilkada Kabupaten Bandung.

Lalu Novi, Direktur Keuangan PT BDS yang bertanggung jawab atas alur pembayaran; serta Yanuar Budi Norman, Direktur Utama PT BDS yang disebut oleh para vendor sebagai pihak yang memberi perintah penandatanganan kontrak.

Selain itu, muncul pula nama Marlan Nirsyamsu, Kepala Inspektorat Kabupaten Bandung yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan internal, Yuri Andriyunawari selaku auditor, dan Oleh Sholeh yang turut terseret dalam narasi dugaan penyalahgunaan proyek ketahanan pangan tersebut.

Baca juga:

Gubernur Pramono Bantah Orang NU Dipermudah Masuk Kerja di BUMD

Bambang bahkan mengundang langsung Bupati Dadang Supriatna untuk hadir di episode selanjutnya guna memberikan klarifikasi di hadapan publik.

Kisruh ini kini menjadi sorotan warga Kabupaten Bandung yang menuntut transparansi dan keadilan. Para vendor berharap pembayaran segera diselesaikan, sementara publik menagih integritas pengelolaan BUMD yang bersih dari praktik politisasi dan konflik kepentingan.

"Jika tidak diaudit secara terbuka, proyek sebesar ini hanya akan menambah daftar panjang penyalahgunaan dana publik," tutup Bambang. (Asp)

#BUMD #Ketahanan Pangan #Bambang Widjojanto
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng di Perpanjang Sampai Juni, Bantu Stabilisasi Harga
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan implementasi program bantuan pangan turut andil mendukung stabilitas harga pangan, termasuk komoditas minyak goreng.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng di Perpanjang Sampai Juni, Bantu Stabilisasi Harga
Indonesia
Sarana Jaya Percepat Legalitas Hunian, Puluhan Penghuni Menara Samawa Terima Sertifikat
Perumda Sarana Jaya menggelar AJB dan balik nama sertifikat bagi penghuni Menara Samawa di Jakarta Timur sebagai upaya percepatan legalitas hunian masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Sarana Jaya Percepat Legalitas Hunian, Puluhan Penghuni Menara Samawa Terima Sertifikat
Indonesia
Kisah Ketahanan Pangan dari Kebun SD Kanisius Pucangsawit, Solo
Bapak dan ibu guru bersama siswa bersama-sama menjalankan kebun sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Kisah Ketahanan Pangan dari Kebun SD Kanisius Pucangsawit, Solo
Indonesia
Antisipasi El Nino 2026, Pemprov DKI Siapkan Strategi Ketahanan Pangan
Pemprov DKI siapkan strategi hadapi El Nino 2026. Dari hidroponik hingga pemanfaatan air AC untuk jaga ketahanan pangan kota.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Antisipasi El Nino 2026, Pemprov DKI Siapkan Strategi Ketahanan Pangan
Indonesia
Swasembada Pangan Dikebut, 8 Komoditas Diproyeksi Surplus Juni 2026
Pemerintah targetkan 8 komoditas pangan swasembada Juni 2026. Data Bapanas menunjukkan surplus beras, jagung, gula, hingga telur ayam.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Swasembada Pangan Dikebut, 8 Komoditas Diproyeksi Surplus Juni 2026
Indonesia
Hadapi Tekanan Global dan El Nino, Pramono Dorong BUMD Jakarta Perkuat Sinergi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta BUMD bisa menghadapi tekanan global dan El Nino.
Soffi Amira - Jumat, 17 April 2026
Hadapi Tekanan Global dan El Nino, Pramono Dorong BUMD Jakarta Perkuat Sinergi
Indonesia
Pramono Minta BUMD Jakarta tak Lagi Melokal, Harus Berani Naik Level
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, bahwa BUMD tak harus melokal saja. BUMD harus berekspansi dan tangguh menghadapi El Nino.
Soffi Amira - Jumat, 17 April 2026
Pramono Minta BUMD Jakarta tak Lagi Melokal, Harus Berani Naik Level
Indonesia
GNTI Bersiap Panen Raya 1.500 Hektare Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Program pengembangan jagung di area seluas 1.500 hektare ini merupakan salah satu upaya konkret dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dwi Astarini - Rabu, 08 April 2026
GNTI Bersiap Panen Raya 1.500 Hektare Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Indonesia
Cakupan Air Bersih 80 Persen, PAM Jaya Minta Zona Bebas Air Tanah Jakarta Diperluas
PAM Jaya meminta Pemprov DKI Jakarta memperluas zona bebas air tanah karena cakupan layanan air perpipaan sudah lebih dari 80 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 11 Maret 2026
Cakupan Air Bersih 80 Persen, PAM Jaya Minta Zona Bebas Air Tanah Jakarta Diperluas
Indonesia
Menuju Kota Global, Jakpro Siapkan Transformasi Besar sebagai City Master Developer
Jakpro menyiapkan transformasi menjadi City Master Developer untuk mengintegrasikan pembangunan kota, mobilitas, dan ekonomi Jakarta menuju kota global.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Maret 2026
Menuju Kota Global, Jakpro Siapkan Transformasi Besar sebagai City Master Developer
Bagikan