Pimpinan MPR Nilai Prabowo-Gibran Berhasil Dorong Kemandirian Pangan dan Jaga Daya Beli Rakyat

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 20 Oktober 2025
Pimpinan MPR Nilai Prabowo-Gibran Berhasil Dorong Kemandirian Pangan dan Jaga Daya Beli Rakyat

Beras yang dijual pedagang di Pasar Karang Anyar, Jakarta. ANTARA/Harianto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - WAKIL Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengapresiasi capaian dan terobosan yang telah dilakukan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam satu tahun masa kepemimpinan mereka. Menurutnya, sejumlah kebijakan ekonomi, sosial, hingga luar negeri menunjukkan hasil positif yang dirasakan masyarakat.
?
"Kami mengapresiasi banyak terobosan, banyak pencapaian yang dihasilkan dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka terutama dari aspek perekonomian," kata Eddy di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/10).
?
Eddy yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyoroti pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,12 persen sebagai sinyal kuat bahwa perekonomian Indonesia tetap stabil di tengah dinamika global.
?
Pemerintah, katanya, juga berhasil menjaga daya beli masyarakat melalui berbagai kebijakan bantuan sosial dan subsidi langsung. “Pemerintah memberikan perhatian khusus agar daya beli tetap terjaga dengan memberikan berbagai kemudahan dalam bentuk bantuan sosial dan BLT,” jelasnya.
?
Dari sektor pangan, Eddy menilai pemerintahan Prabowo-Gibran berhasil membawa Indonesia menuju kemandirian pangan setelah puluhan tahun bergantung pada impor. Ia menyoroti keberhasilan pemerintah dalam mencapai swasembada beras, dengan cadangan beras nasional mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. “Itu merupakan capaian besar yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan ketahanan pangan nasional,” katanya.
?

Baca juga:

Prabowo Dinilai Sukses Jadikan Pertanian sebagai Program Prioritas

Selain sektor ekonomi dan pangan, Eddy juga menyoroti kemajuan di bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial. Ia menyebut program seperti pendirian Sekolah Rakyat, Sekolah Unggulan Garuda, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menunjukkan hasil yang signifikan. “Program MBG sekarang sudah menjangkau 36 juta penerima. Walau ada kendala di sana-sini, capaian ini tidak mudah dan patut kita apresiasi,” ujarnya.
?
Eddy menambahkan pemerintahan Prabowo-Gibran juga menorehkan kemajuan penting di bidang politik luar negeri. Indonesia, katanya, kini diakui sebagai negara yang aktif berperan dalam upaya penyelesaian konflik internasional, termasuk dalam mendorong gencatan senjata di Gaza. “Ini merupakan bentuk pengakuan dunia terhadap peran diplomasi Indonesia yang konsisten membela kemanusiaan dan perdamaian,” tegasnya.
?
Namun demikian, Eddy tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi pemerintah, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru dan menjaga harga kebutuhan pokok agar tetap terjangkau. “Masih ada tantangan di sektor tenaga kerja dan harga sembako. Namun, pemerintah bergerak cepat mengantisipasi hal itu,” ujarnya.
?
Ia menjelaskan salah satu langkah konkret yang diambil pemerintah yakni program magang nasional bagi lulusan perguruan tinggi serta penyaluran BLT senilai Rp 30 triliun untuk 35 juta kepala keluarga. “Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga,” kata Eddy.
?
Eddy berharap konsistensi dan ketegasan pemerintah dalam menjalankan program prioritas terus dijaga agar seluruh target pembangunan nasional dapat tercapai.
?
“Kami apresiasi langkah-langkah ini, dan tentu kami harapkan pemerintahan Prabowo-Gibran terus fokus dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat,” tutupnya.(Pon)

Baca juga:

Setahun Pemerintahan Prabowo, Komisi XIII Minta Penegakan HAM Harus Nyata bukan sekadar Narasi

#Presiden Prabowo #Wapres Gibran #Ketahanan Pangan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Arti Penting Kedatangan Presiden Jerman ke Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global
Kunjungan itu menandai rangkaian peringatan 75 tahun hubungan bilateral kedua negara yang akan diperingati pada 2027.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Arti Penting Kedatangan Presiden Jerman ke Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global
Indonesia
Bertemu Presiden Jerman, Prabowo Bahas Kerja Sama Bisnis dan Tenaga Kerja yang bakal Untungkan Indonesia
Kedua presiden membahas potensi kerja sama bisnis, energi, iklim, tenaga kerja, dan budaya.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Bertemu Presiden Jerman, Prabowo Bahas Kerja Sama Bisnis dan Tenaga Kerja yang bakal Untungkan Indonesia
Indonesia
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menyusun rencana besar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur kesehatan nasional, terutama di daerah-daerah yang masih membutuhkan penguatan layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Luhut dan Chatib Basri Bahas Strategi Ekonomi, bukan Kursi Menkeu
Luhut hadir sebagai Ketua DEN, sedangkan Chatib Basri merupakan anggota DEN. 

Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Presiden Prabowo Bertemu Luhut dan Chatib Basri Bahas Strategi Ekonomi, bukan Kursi Menkeu
Indonesia
Kasus Dadan dan Silmy Karim, Presiden Prabowo Nyatakan Perang terhadap Korupsi
Pemerintah menegaskan komitmen memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan berbagai program strategis nasional guna memastikan seluruh kebijakan dapat berjalan secara akuntabel dan bebas dari praktik korupsi.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Kasus Dadan dan Silmy Karim, Presiden Prabowo Nyatakan Perang terhadap Korupsi
Indonesia
Prihatin Dadan dan Silmy Karim Dipenjara karena Kasus Korupsi, Istana: sudah Diingatkan Prabowo
Presiden Prabowo Subianto selalu mengingatkan jajarannya untuk melawan praktik-praktik korupsi setiap menjalankan tugas.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Prihatin Dadan dan Silmy Karim Dipenjara karena Kasus Korupsi, Istana: sudah Diingatkan Prabowo
Indonesia
Sosok Sonny Sonjaya, Pensiunan Jenderal Polisi yang Didepak Prabowo dari Kursi Wakil Kepala BGN
Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 1991 atau seangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Sosok Sonny Sonjaya, Pensiunan Jenderal Polisi yang Didepak Prabowo dari Kursi Wakil Kepala BGN
Indonesia
Profil Lodewyk Pusung, Pimpinan BGN yang Juga Dicopot Presiden Prabowo
Pria yang fasih berbahasa Inggris dan Prancis ini memulai pendidikan militer (Akmil) di Magelang dan lulus pada 1981.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Pimpinan BGN yang Juga Dicopot Presiden Prabowo
Indonesia
Profil Dadan Hindayana yang Dicopot dari Posisi Kepala BGN
Dadan dikenal sebagai akademisi senior dari Universitas IPB.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana yang Dicopot dari Posisi Kepala BGN
Indonesia
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Pertemuan tatap muka memiliki nilai diplomatik yang jauh lebih besar ketimbang komunikasi jarak jauh.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Bagikan