Bukan soal Kualitas, Vivo Ungkap Alasan Batal Beli 40 Ribu Barel BBM dari Pertamina

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Oktober 2025
Bukan soal Kualitas, Vivo Ungkap Alasan Batal Beli 40 Ribu Barel BBM dari Pertamina

SPBU Vivo. (Foto: Instagram/spbuvivo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Vivo Energy Indonesia mengungkap alasan batal membeli base fuel atau bahan baku BBM dari PT Pertamina. Padahal sebelumnya, Vivo berniat membeli 40.000 barel dari perusahaan pelat merah tersebut.

Direktur Vivo Energy Indonesia, Leonard Mamahit, menjelaskan pembatalan terjadi karena ada beberapa hal teknis yang belum bisa dipenuhi oleh Pertamina.

“Sehingga apa yang sudah kami minta itu dengan terpaksa dibatalkan,” ujarnya dalam RDP dengan Komisi XII DPR RI, Jakarta, Jumat (3/10).

Baca juga:

BBM dengan Kandungan Etanol Ditolak SPBU Swasta, Pertamina: Lazim Digunakan Perusahaan Migas Dunia

Meski demikian, Leonard menegaskan pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk kembali membeli BBM dari Pertamina di masa depan jika spesifikasi yang diminta dapat dipenuhi.

“Tapi tidak menutup kemungkinan kami tetap akan berkoordinasi dengan Pertamina untuk saat-saat mendatang. Siapa tahu apa yang kami minta bisa dipenuhi, dan kami akan beli dari Pertamina,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, ia juga menginformasikan bahwa stok BBM Vivo untuk Oktober 2025 telah habis.

“Jadi tidak ada lagi yang bisa kami jual untuk bahan bakarnya pada akhir bulan Oktober ini. Itu saja yang saya bisa sampaikan,” tandasnya.

Baca juga:

SPBU Swasta Batal Beli Base Fuel Pertamina, Begini Respon Menteri ESDM

Sebelumnya, Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, mengungkap salah satu faktor utama batalnya kerja sama dengan SPBU swasta adalah kandungan etanol dalam base fuel Pertamina.

Menurutnya, kandungan etanol dalam produk Pertamina mencapai 3,5 persen, masih berada dalam ambang batas yang diperkenankan pemerintah hingga 20 persen. Namun, kandungan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi BBM SPBU swasta seperti Vivo.

“Ini bukan masalah kualitas, tapi konten. Kontennya aman, namun setiap merek memiliki karakteristik spesifikasi berbeda,” pungkas Muchtasyar. (Pon)

#BBM #Pertamina #Vivo #SPBU Swasta
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter
Beredar informasi yang menyebut Presiden Prabowo menyetujui usulan Menkeu Purbaya untuk menurunkan harga BBM jadi Rp 7 ribu per liter, cek fakta informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter
Lifestyle
Tren Smartphone 2026: Hilangnya Logo Hasselblad Hingga Zeiss, Sinyal Kematian Branding Mewah di Ponsel Pintar?
Konsumen saat ini lebih kritis dalam membelanjakan uang dan lebih memilih dukungan perangkat lunak yang panjang
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
Tren Smartphone 2026: Hilangnya Logo Hasselblad Hingga Zeiss, Sinyal Kematian Branding Mewah di Ponsel Pintar?
Lifestyle
Bocoran Spesifikasi Vivo X200T: Flagship Gahar dengan Baterai 6.200mAh yang Dijejali Dimensity 9400+ dan Kamera Zeiss 50MP
Vivo X200T mengusung layar AMOLED 6,67 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate 120Hz
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
Bocoran Spesifikasi Vivo X200T: Flagship Gahar dengan Baterai 6.200mAh yang Dijejali Dimensity 9400+ dan Kamera Zeiss 50MP
Indonesia
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Prabowo menyoroti adanya korupsi selama bertahun-tahun dalam tubuh Pertamina dan sektor energi Indonesia, termasuk manipulasi harga impor minyak.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Indonesia
Resmikan Proyek Refinery, Prabowo: Infrastruktur Energi Skala Besar Dilakukan 32 Tahun Lalu
Diketahui, pada 1994, Presiden ke-2 RI Soeharto meresmikan kilang Pertamina di Balongan, Indramayu, Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Resmikan Proyek Refinery, Prabowo: Infrastruktur Energi Skala Besar Dilakukan 32 Tahun Lalu
Indonesia
Presiden Prabowo Resmikan Kilang Minyak Terbesar di Indonesia, Sentil Dirut Pertamina jangan Korupsi
Prabowo meminta Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri membereskan persoalan yang ada di Pertamina.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Presiden Prabowo Resmikan Kilang Minyak Terbesar di Indonesia, Sentil Dirut Pertamina jangan Korupsi
Indonesia
Prabowo Siap Resmikan Kilang Raksasa Pertamina di Balikpapan, Klaim Produksi BBM Dalam Negeri Lebih Efisien
Presiden Prabowo siap resmikan kilang minyak RDMP Pertamina senilai Rp 123 triliun di Balikpapan. Diklaim bakal lebih efisien produksi BBM dalam negeri.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
Prabowo Siap Resmikan Kilang Raksasa Pertamina di Balikpapan, Klaim Produksi BBM Dalam Negeri Lebih Efisien
Indonesia
Bulog Tiru Program BBM Pertamina, Harga Beras Sama Se-Indonesia
Berdasarkan proyeksi Badan Pangan Nasional, produksi beras Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai 34,7 juta ton, atau relatif setara dengan capaian produksi tahun sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Bulog Tiru Program BBM Pertamina, Harga Beras Sama Se-Indonesia
Fun
Smartphone 2026: iQOO vs Realme vs Vivo, Siapa Paling Worth It?
Gelombang smartphone 2026 di Indonesia menghadirkan HP kamera 200 MP, baterai 7.000–7.600 mAh, layar 144 Hz, dan performa gaming flagship.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
Smartphone 2026: iQOO vs Realme vs Vivo, Siapa Paling Worth It?
Indonesia
Mandatori Bioetanol E10 Berlaku 2028, Toyota Langsung Tancap Gas Investasi
Sebagai stimulus, pemerintah menjanjikan insentif khusus bagi investor yang bersedia membangun pabrik etanol di dalam negeri
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Mandatori Bioetanol E10 Berlaku 2028, Toyota Langsung Tancap Gas Investasi
Bagikan