Bukan Cuma Pagi, Nyamuk Aedes Aegypti Juga Menyerang di Sore Hari

Muchammad YaniMuchammad Yani - Senin, 28 Oktober 2019
Bukan Cuma Pagi, Nyamuk Aedes Aegypti Juga Menyerang di Sore Hari

Nyamuk DBD bisa menyerang di sore hari (Foto: Pixabay/FotoshopTofs)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI pergantian musim seperti sekarang, ada satu penyakit yang kerap kali menyerang. Ia adalah demam berdarah. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang biasanya dibawa nyamuk Aedes aegypti. Banyak orang percaya nyamuk ini hanya menyerang di pagi hari.

Padahal hal itu tidak sepenuhnya benar. Selain pagi, menurut dr Alni Magdalena, nyamuk Aedes aegypti juga berkeliaran di sore hari. "Dibilangnya nyamuk menggigit pagi hari, sekarang shifting ke sore juga," katanya seperti dilansir Antaranews.com.

Baca juga:

Mewarnai Rambut Bisa Picu Kanker Darah

Ilustrasi DBD (Foto: hellosehat)
Ilustrasi DBD (Foto: hellosehat)

Dokter yang berfokus di layanan Alodokter ini menjelaskan kebiasaan masyarakat melakukan fogging di pagi hari membuat perilaku nyamuk Aedes berubah. Kini nyamuk pembawa virus itu tak lagi menggigit di pagi hari melainkan juga di waktu sore.

Baca juga:

Diet Paleo, Meniru Pola Makan ala Prasejarah, Efektifkah?

Sebelumnya dokter spesialis penyakit tropik dan infeksi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM, Leonard Nainggolan juga pernah mengungkapkan hal yang sama. Katanya, nyamuk Aedes kini mulai aktif pada pukul 08.00-13.00 serta 15.00-17.00.

Nyamuk Aedes aegypti (Foto: Pixabay/WikiImages)
Nyamuk Aedes aegypti (Foto: Pixabay/WikiImages)

Menariknya, nyamuk Aedes aegypti paling suka aroma tubuh manusia. Oleh karena itu alangkah baiknya jika melakukan pencegahan sederhana untuk mencegah nyamuk tersebut masuk ke dalam rumah.

"Nyamuk aedes lebih suka bau badan manusia dibanding bau hewan. Kalau habis dari luar, bau badan menempel di baju, kalau baju sudah tidak dipakai masukkan cucian. Kalau masih dipakai, taruh di dalam lemari yang ada tutupnya," ujar Leo.

Baca juga:

Perut Kembung? Atasi dengan Trik Mudah Ini

#Demam Berdarah #Info Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Kasus DBD di Jakarta meningkat menjadi 143 kasus hingga 19 Januari 2026. Dinkes DKI dan Gubernur Jakarta ungkap penyebab dan langkah penanganan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Indonesia
Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Belum Dapat 'Lampu Hijau' DPR, Legislator Soroti Pentingnya Keadilan Sosial dan Akurasi Data Penerima Bantuan Iuran
Irma mendorong BPJS Kesehatan untuk bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 28 Agustus 2025
Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Belum Dapat 'Lampu Hijau' DPR, Legislator Soroti Pentingnya Keadilan Sosial dan Akurasi Data Penerima Bantuan Iuran
Indonesia
Antisipasi Pemprov Cegah Lonjakan Kasus DBD di Jakarta
Biasanya kasus DBD di Jakarta mencapai puncaknya di bulan April-Mei
Wisnu Cipto - Senin, 28 Juli 2025
Antisipasi Pemprov Cegah Lonjakan Kasus DBD di Jakarta
Indonesia
PSI DKI Kesal dengan Pemprov, Fogging DBD Dilaksanakan Kalau Sudah Ada Korban
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI berharap Pemprov DKI Jakarta bertindak preventif dalam menghadapi isu DBD di Jakarta
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 April 2025
PSI DKI Kesal dengan Pemprov, Fogging DBD Dilaksanakan Kalau Sudah Ada Korban
Indonesia
Puncak Kasus DBD Terjadi April, Dinkes DKI Siapkan Strategi ini
Puncak kasus DBD terjadi April ini. Dinkes DKI pun menyiapkan strategi untuk menanggulangi penyakit tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 13 Maret 2025
Puncak Kasus DBD Terjadi April, Dinkes DKI Siapkan Strategi ini
Indonesia
Dewan PSI Minta Pemprov DKI Distribusikan Alat Fogging untuk Tangani DBD
Kasus DBD di Jakarta meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Februari 2025
Dewan PSI Minta Pemprov DKI Distribusikan Alat Fogging untuk Tangani DBD
Indonesia
Dinkes DKI Imbau Warga Jakarta Waspadai Lonjakan Kasus DBD saat Musim Hujan
Jumlah kasus DBD di Jakarta meningkat hingga 77 persen pada Januari 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Februari 2025
Dinkes DKI Imbau Warga Jakarta Waspadai Lonjakan Kasus DBD saat Musim Hujan
Indonesia
Nyamuk Aedes Aegypti Ternyata Bisa Bertelur di Sendok, Warga Jakarta Diingatkan Jangan Biarkan Air Tergenang
Kalaupun, wadah penampungan air tak memungkinkan dikuras seminggu sekali, maka tutuplah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 Februari 2025
Nyamuk Aedes Aegypti Ternyata Bisa Bertelur di Sendok, Warga Jakarta Diingatkan Jangan Biarkan Air Tergenang
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis Dinilai Langkah Maju untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Program ini bertujuan memberikan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat secara cuma-cuma
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Februari 2025
Cek Kesehatan Gratis Dinilai Langkah Maju untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Indonesia
DPR Minta Nakes yang Terlibat Program Cek Kesehatan Gratis Punya Kompetensi
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Februari 2025
DPR Minta Nakes yang Terlibat Program Cek Kesehatan Gratis Punya Kompetensi
Bagikan