BRIN Wanti-Wanti Capres untuk Tak Salah Pilih Cawapres

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 03 Februari 2022
BRIN Wanti-Wanti Capres untuk Tak Salah Pilih Cawapres

Peneliti Senior Pusat Riset Politik BRIN, Firman Noor (kiri). ANTARA/Putu Indah Savitri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Figur calon wakil presiden (cawapres) akan sangat memengaruhi elektabilitas calon presiden (capres) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Di sisi lain, sosok yang sebetulnya medioker atau biasa-biasa saja tetapi memiliki figur wapres yang mumpuni dapat memiliki kesempatan untuk memenangi pemilihan umum (pemilu) lebih besar. Malah, mendapatkan banyak keuntungan dari pilihan cawapresnya.

“Kesalahan memilih figur cawapres akan menurunkan elektabilitas bagi sosok yang sebetulnya potensial,” kata Peneliti Senior Pusat Riset Politik Badan Inovasi dan Riset Nasional (BRIN) Firman Noor.

Baca Juga:

Modal Golkar Jadikan Airlangga Capres 2024

Hal itu dikatakan Firman ketika memberi paparan dalam diskusi publik bertajuk “INDONESIA POLITICAL OUTLOOK: Proyeksi Demokrasi dan Dinamika Politik 2022” di kanal YouTube Pusat Riset Politik - BRIN, Rabu (2/2).

Firman menyampaikan bahwa terdapat tiga nama teratas bursa kandidat calon presiden pada Pemilu 2024. Adapun nama-nama tersebut adalah Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.

“Banyak sekali nama-nama yang sudah berseliweran, tetapi yang cukup konsisten ada di tiga teratas adalah Ganjar, Prabowo, dan Anies,” kata dia.

Baca Juga:

Kritik GMPG Soal Rendahnya Elektabilitas Airlangga Hartarto

Akan terjadi persaingan manuver antarpartai politik yang semakin sengit pada 2022, mengingat pada September 2023 akan ada penetapan nama-nama calon presiden dan calon wakil presiden.

Berdasarkan tren yang berlangsung, para tokoh partai berlomba untuk memperkuat elektabilitas dan popularitas ketokohan, bukan ideologis. Tendensi ini dapat dilihat dari beberapa tokoh partai, seperti Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, yang sudah mulai membuat vlog untuk menaikkan popularitas.

“Airlangga (Ketua Umum Partai Golkar) sudah kemana-mana. Puan (politikus PDI Perjuangan) gambarnya sudah ada di mana-mana. Sudah mulai membangun jaringan dan relawan,” kata dia.

Baca Juga

Lantik Dewan Pakar, PKS Siap Bersinergi Bangun Indonesia

Ia mengatakan bahwa akan ada pergerakan atau manuver politik terkait dengan pendirian partai baru dan pendaftaran partai. Jumlah partai di Indonesia, tutur dia, tidak kunjung berkurang.

“Indonesia sebenarnya susah untuk menjadi negara dengan partai yang sedikit karena masih ada partai dan cukup banyak. Contohnya, Partai Gelora, PKN, Prima, Partai Buruh, Partai Rakyat, dan lain sebagainya,” tutur Firman. (Knu)

#Pilpres #Pilpres 2024 #Pilpres Suriname #Koalisi Pilpres
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, masuk radar Capres 2029. Hal itu terungkap lewat survei Indonesian Public Institute (IPI) pada Rabu (11/2).
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Indonesia
NasDem Wajarkan Usulan Prabowo 2 Periode, Warpresnya Urusan Setiap Partai
NasDem akan membahas strategi internal, tetapi prioritas utama adalah memastikan keberhasilan program dan agenda pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
 NasDem Wajarkan Usulan Prabowo 2 Periode, Warpresnya Urusan Setiap Partai
Indonesia
Zulhas Mau Dijadikan Cawapres Prabowo, PSI Doakan Tetap Sehat Sampai 2029
PSI mengingatkan Presiden Prabowo memiliki otoritas penuh dalam menentukan pasangan yang akan mendampinginya kelak di Pilpres 2029
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Februari 2026
Zulhas Mau Dijadikan Cawapres Prabowo, PSI Doakan Tetap Sehat Sampai 2029
Indonesia
PAN Usung Zulhas Cawapres 2029 Prabowo, Sekjen PSI Ingatkan Penentunya Bos Kita
Sekjen PSI Raja Juli Antoni menilai wacana yang digagas PAN sebagai bagian dari dinamika politik yang wajar.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Februari 2026
PAN Usung Zulhas Cawapres 2029 Prabowo, Sekjen PSI Ingatkan Penentunya Bos Kita
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Beredar kabar yang menyebut PDIP usung sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, maju di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasnya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Indonesia
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu Gibran maju di Pilpres 2029. Ia tetap mendukung Prabowo-Gibran dua periode.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Indonesia
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
PAN mengusulkan agar ambang batas pilpres dan parlemen dihapus dalam revisi UU Pemilu.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
Bagikan