Brimob Nusantara Siaga di Sejumlah Titik, Manokwari Aman Jelang Aksi Damai
Suasana di salah satu sudut Kota Manokwari, Kamis (19/9/2019) pagi, menjelang aksi damai Dewan Adat Papua (DAP). (Antara/Toyiban)
Merahputih.com - Polisi menyatakan situasi keamanan di Manokwari, Papua Barat cukup kondusif menjelang aksi damai yang dikoordinir Dewan Adat Papua (DAP) wilayah III/Doberay. Personil pengamanan sudah bersiaga di sejumlah titik.
"Saya baru saja dari lapangan, personel Polres Manokwari dibantu Brimob Nusantara sudah ada di lokasi. Ada yang kami tempatkan di kantor DAP, di Sanggeng juga Amban," ujar Kepala Biro Operasional Polda Papua Barat, Kombes Muchammad Sagi pada apel pasukan di Mapolda Papua Barat, Kamis (19/9).
Baca Juga:
Kerusuhan 21-22 Mei Tewaskan 9 Orang, KontraS: Jokowi Harus Tanggung Jawab
Dalam pengamanan ini, polisi berusaha untuk mengambil langkah antisipasi agar tidak ada aksi anarkis selama aksi damai DAP berlangsung. Sesuai surat pemberitahuan yang diserahkan ke Polres Manokwari, aksi itu akan dimulai pada pukul 10.00 WIT.
Ia mengemukakan, hari ini juga akan ada kegiatan ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Lapangan Borarsi. Selain aksi, personel juga disiapkan untuk mengamankan kegiatan ibadah tersebut.
"Ibadah KKR akan dimulai jam 4 sore, maka lambat jam 3 seluruh personil pengamanan harus sudah berada di lokasi," jelas dia.
Seluruh personel yang dipersiapkan untuk mengamankan seluruh kegiatan di Manokwari hari ini sebanyak 9 satu satuan setingkat kompi (SSK) atau 900 personel.
"Khusus untuk kegiatan ibadah pola pengamanan kita berbeda dengan kegiatan lain. Yang kita amankan adalah orang-orang yang hendak beribadah," beber Sagi.
Baca Juga:
KontraS Tuding Polisi Sengaja Tutup-tutupi Penanganan Kasus Kerusuhan 22 Mei
Seluruh personel diminta bersikap humanis dalam mengamankan kegiatan tersebut. Meskipun demikian harus tetap sigap untuk mengantisipasi penyusup.
"Kita berharap aksi damai DAP hari ini tidak mengganggu kegiatan ibadah. Lebih bagus lagi kalau tidak ada aksi, sehingga masyarakat bisa beribadah dengan tenang," tutupnya. (*)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan