BPS: Perekonomian Indonesia Hanya Tumbuh 2,9 Persen

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 05 Mei 2020
BPS: Perekonomian Indonesia Hanya Tumbuh 2,9 Persen

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. Foto: Net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2020 hanya mencapai 2,97%.

Hal ini tak lepas dari adanya pandemi COVID-19 yang menyerang hampir seluruh sendi kehidupan manusia. Angka ini jauh di bawah target pemerintah yang memproyeksi pertumbuhan mencapai 4,5%.

Baca Juga

2 Jenderal Polisi Jadi Petinggi Kemenkumham, Pengamat Sebut Polri Terlalu Diistimewakan

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, perekonomian mengalami kontraksi sehingga tumbuh jauh lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama yang masih mencapai 5,07%.

"Ini seperti dialami negara lain yakni mengalami perlambatan," ujar Suhariyanto kepada wartawan di Jakarta, Selasa (5/5).

Suhariyanto, disebabkan turunnya sejumlah ekspor Indonesia, salah satunya ke China dan Amerika Serikat, dua negara tujuan ekspor terbesar Indonesia.

Dengan China misalnya, tujuan ekspor terbesar Indonesia, yang porsinya mencapai 15% dari total ekspor pada triwulan I 2020 mengalami kontraksi dalam 6,8%.

Logo
Logo BPS

Sementara tujuan ekspor terbesar kedua Indonesia yakni Amerika Serikat masih tumbuh sebesar 0,2%. Demikian juga ekspor ke Singapura, Korea Selatan melambat dan tumbuh tipis yakni 1,3%.

Hal ini merupakan dampak wabah corona yang membuat sejumlah negara melakukan lockdown sehingga perdagangan ekspor impor terdampak luas

Ia melanjutkan, perekonomian beberapa mitra dagang Indonesia pun terkontraksi sebagai akibat adanya pembatasan aktivitas untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Beberapa catatan peristiwa yang terjadi selama kuartal-I 2020, dilihat dari berbagai prediksi memperkirakan bahwa perekonomian global pada triwulan I-2020 ini mengalami kontraksi karena terjadinya penyebaran Covid-19.

"Dalam triwulan I ini harga migas dan hasil tambang di pasar tradisional mengalami penurunan baik jika dibandingkan dengan triwulan IV 2019 maupun dibandingkan dengan triwulan I-2019," jelas Suhariyanto.

Sebaliknya harga komoditas makanan, seperti harga minyak kelapa, sawit gandum dan gula mengalami peningkatan baik kalau dibandingkan dengan kuartal IV-2019 maupun kuartal I-2019 atau secara yoy.

Dia menambahkan ekonomi beberapa mitra dagang Indonesia dalam triwulan I 2020 banyak sekali yang terkontraksi sebagai akibat adanya pembatasan aktivitas dan lockdown untuk mengendalikan penyebaran COVID-19.

Baca Juga

IPW Nilai Jokowi Ingin Jadikan Indonesia 'Dikuasai' Polisi

Misalnya untuk China yang merupakan tujuan utama ekspor Indonesia. Pada triwulan I-2019 masih tumbuh 6,4 persen tetapi pada triwulan I-2020 ini mengalami kontraksi dalam yaitu 0,8 persen.

"Demikian juga untuk AS, ekspor kita ke sana pada triwulan I-2019 2,7 persen tapi triwulan I-2020 ini hanya tumbuh 0,3 persen demikian juga Singapura, Korsel melambat sedikit, Vietnam pertumbuhan ekonominya cukup dalam sekarang," kata dia. (Knu)

#Badan Pusat Statistik (BPS) #Pertumbuhan Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
BPS Catat Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen pada Triwulan III 2026
Rangkaian kereta LRT Jabodebek melintas jalur layang di Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Rabu (5/11/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 05 November 2026
BPS Catat Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen pada Triwulan III 2026
Indonesia
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi, Tertinggi di Papua Selatan
Besaran inflasi yang tercatat yakni 0,22 persen.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi, Tertinggi di Papua Selatan
Indonesia
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah
Selama periode setahun, kondisi inflasi tertinggi justru tertinggi berlangsung pada Februari 2026, yakni mencapai 4,76 persen.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah
Indonesia
Pengangguran Indonesia Turun ke 4,65 Persen, Angkanya Mendekati Level 1994
Pemerintah menyebut TPT Indonesia mencapai 4,65 persen pada 2026. Jumlah angkatan kerja mencapai 155,41 juta orang, disertai dorongan pelatihan vokasi dan peningkatan keterampilan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
Pengangguran Indonesia Turun ke 4,65 Persen, Angkanya Mendekati Level 1994
Indonesia
Alasan Kenapa Indonesia Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia memiliki waktu terbatas untuk memanfaatkan besarnya penduduk usia produktif sebelum populasi menua dan rasio ketergantungan meningkat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Alasan Kenapa Indonesia Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia
Ungkap Arah APBN 2027, Menkeu Suahasil: Kejar Pertumbuhan 6 Persen Tetap Jaga Disiplin Fiskal
APBN 2027 menganggarkan belanja Rp 4.106,3 triliun dengan defisit Rp 671,2 triliun atau 2,4 persen PDB untuk mendukung target ekonomi 6 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Ungkap Arah APBN 2027, Menkeu Suahasil: Kejar Pertumbuhan 6 Persen Tetap Jaga Disiplin Fiskal
Indonesia
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Tapi Aktivitas Ekonomi Domestik Tunjukan Pelemahan
Bauran kebijakan pemerintah dinilai turut menopang pertumbuhan ekonomi jangka pendek, namun pada saat yang sama berkontribusi terhadap pelebaran ketidakseimbangan fiskal dan eksternal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Tapi Aktivitas Ekonomi Domestik Tunjukan Pelemahan
Indonesia
BPS Ungkap Kinerja Perdagangan Indonesia hingga Agustus 2026, Surplus USD 7,25 Miliar
BPS mencatat perdagangan Indonesia surplus USD 7,25 miliar sepanjang Januari-Agustus 2026. Ekspor USD 193,64 miliar dan impor USD 186,39 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
BPS Ungkap Kinerja Perdagangan Indonesia hingga Agustus 2026, Surplus USD 7,25 Miliar
Indonesia
Jamin Bantuan Pemerintah Tetap Diberikan, Data Desil Diperbaharui Tiap 3 Bulan
Guna memastikan validitas data secara berkelanjutan, pemerintah membuka luas akses partisipasi publik melalui berbagai kanal pemutakhiran mandiri.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Jamin Bantuan Pemerintah Tetap Diberikan, Data Desil Diperbaharui Tiap 3 Bulan
Indonesia
DTSEN Terus Dimutakhirkan, BPS Pastikan Keluarga Penerima Bansos Tercatat Akurat
BPS memperkuat DTSEN untuk memperbaiki akurasi data bantuan sosial. Warga dapat mengajukan perbaikan data melalui sejumlah kanal resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
DTSEN Terus Dimutakhirkan, BPS Pastikan Keluarga Penerima Bansos Tercatat Akurat
Bagikan