BPN Nilai Yusril Tidak Punya Etika Beberkan Bukti Chat dengan Rizieq Shihab
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi, Mardani Ali Sera. Foto: MP/Ponco
MerahPutih.com - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi, Mardani Ali Sera menilai Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra tidak punya etika membeberkan bukti percakapan WhatsApp dengan Rizieq Shihab.
Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini chat personal antara Yusril dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu bersifat privasi sehingga tak elok bila diungkap ke publik.
"Bukan merupakan etika yang baik ketika chat personal dibuka ke ruang publik. Chat personal itu mestinya seperti orang di dalam ruang privat tidak boleh dibuka," kata Mardani saat ditemui di kawasan Kabayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/4).
Meskipun belum dapat dipastikan kebenaran dari bukti percakapan yang diungkap Yusril, Mardani menilai tidak patut jika sebuah urusan personal ditarik ke ranah politik.
"Jadi kalau Habib Rizieq menyatakan ada yang berbohong, mungkin definisi beliau ya pembicaraan intim kok dibuka ke ruang publik," tegas Mardani.
Diketahui, Yusril sempat mengunggah bukti percakapan antara dirinya dengan Rizieq Shihab di akun Instagram @yusrilihzamhd. Percakapan itu berisikan pembahasan Prabowo Subianto di masa pencapresannya dengan pasangan dari kalangan ulama.
Bukti percakapan dirinya dengan Rizieq tampaknya sengaja diunggah Yusril sebagai bentuk bantahannya atas ucapan Rizieq di Front TV pada awal April 2019 yang menyatakan Yusril berbohong.
Yusril dalam video pada November 2014 mengatakan bahwa Rizieq meragukan keislaman Prabowo. Pernyataan itu, kata Yusril, disampaikan sendiri oleh Rizieq kepada dirinya.
Dengan membeberkan bukti percakapan WhatsApp pada September 2018, Yusril kemudian menyindir Rizieq yang sebenarnya berbohong. Karena mengaku di Font TV tidak pernah ada komunikasi dengannya dalam kurun waktu dua tahun terakhir.
"Nyata dalam video itu Habib Rizieq BERBOHONG.. Yusril dan Habib tidak pernah komunikasi membahas Prabowo seperti dikatakan Habib Rizieq juga BOHONG..," tulis Yusril di Instagramnya, Rabu (3/4). (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku, Menko Yusril: Era Hukum Pidana Kolonial Berakhir
Pemerintah Sepakat Susun PP Pelaksanaan UU Kepolisian
Presiden Prabowo Beri Rehabilitasi Eks Direksi ASDP, Menko Yusril: Sah Secara Konstitusional
Apa Itu Rehabilitasi, Dasar Hukum dan Dampaknya Pada Terpidana, Begini Penjelasan Yusril
Menko Kumham Imipas Yusril Heran Fenomena Warga Pilih Lapor Damkar Dibanding Polisi
Menko Yusril Akui Ada Penegakan Hukum Perparah Ketidakadilan Ekonomi
Timor Leste Resmi Gabung ASEAN, DPR: Kerja Sama Regional Makin Kuat, Indonesia di Garis Depan
Yusril Usulkan Pembatasan Status Tersangka Maksimal 1 Tahun dalam Revisi KUHAP
[HOAKS atau FAKTA]: Menko Yusril Mengamuk dan Minta Relawan Jokowi yang Bikin Gaduh Segera Ditangkap dan Dibubarkan Tanpa Ampun
Indonesia Setuju Pulangkan 2 Terpidana Mati dan Seumur Hidup Asal Belanda