Bowo Sidik Angkat Jempol Usai Nyoblos di Gedung Merah Putih KPK
Bowo Sidik Pangarso di Gedung KPK (Foto: antaranews.com)
MerahPutih.com - Tersangka kasus dugaan suap distribusi pupuk, Bowo Sidik Pangarso rampung mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 012 Guntur yang berada di belakang Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.
Usai mencoblos, anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar tersebut tampak mengangkat jempolnya. Bowo memperlihatkan jempolnya saat menuju ke mobil tahanan untuk kembali mendekam di Rutan Gedung KPK lama, Kavling C1, Jalan HR Rasuna Said.
Sekadar informasi, KPK memfasilitasi 63 tahanan yang merupakan tersangka serta terdakwa kasus korupsi untuk mencoblos. KPK berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) 012 Guntur untuk memfasilitasi para tahanan menggunakan hak pilihnya.
Adapun, 63 tahanan yang akan mencoblos di TPS 012 berasal dari para tersangka atau terdakwa yang ditahan di 3 rutan cabang KPK, yaitu di belakang Gedung Merah Putih KPK di Kavling K4; kantor lama KPK di kav. C1 dan Pomdam Jaya Guntur.
Sementara untuk para tersangka yang dititipkan di Rutan luar wilayah Gedung KPK, maka akan mencoblos di wilayah hukum tersebut.
Pemilu 2019 akan digelar secara serentak pada hari ini, Rabu, 17 April 2019. Pemilu tahun ini dilaksanakan untuk memilih presiden dan wakil presiden, anggota DPR, anggota DPRD Kota, dan anggota DPRD provinsi. (Pon)
Baca Juga: Ditanya Siapa Presiden Pilihannya, Ratna: Yang Bisa Selamatkan Indonesia
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Sepanjang 2025, KPK Tangani 48 Perkara Suap dan Lakukan 11 OTT
Perkuat Asset Tracing, KPK Kembalikan Aset Korupsi Rp 1,53 Triliun ke Kas Negara
Komisi III DPR Gelar Raker dengan KPK Bahas Anggaran dan Rencana Kerja 2026
KPK Kembangkan Penyidikan Suap Pajak, PPh dan PPN Ikut Disorot
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Jaksa Soroti Selisih Harga Chromebook di E-Catalog yang Lebih Mahal daripada Marketplace
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Uang Rp 450 Juta dan USD 30 Ribu dari Vendor Chromebook
Gandeng BPK, KPK Mulai Telusuri Kasus Korupsi Kuota Haji Tambahan
Bos Maktour Sebut Kuota Haji Tambahan Tanggung Jawab Kemenag
Saksi Beberkan Pertemuan Pimpinan Google dengan Nadiem di Kantor Kemendikbudristek